Banner Iklan

Rektor Unisma Apresiasi International CEO Talks dan MoU Signing-Startup Innovation Forum, Juga Puji Peserta Cilik Berdaya Saing Global

JSN Admin 2
10 Juli 2026 | 20.31 WIB Last Updated 2026-07-10T13:36:44Z
Rektor Unisma mengapresiasi International CEO Talks dan MoU Signing & Startup Innovation Forum, Prof. Junaidi juga memuji peserta cilik yang berdaya saing global./dok.Unisma

MALANG | JATIMSATUNEWS.COM - Rektor Universitas Islam Malang (Unisma), Prof. Drs. Junaidi, M.Pd., Ph.D., memberikan apresiasi tinggi atas suksesnya penyelenggaraan International CEO Talks, MoU Signing & Startup Innovation Forum 2026.

Agenda internasional ini menghadirkan akademisi, CEO internasional, mahasiswa, hingga puluhan CEO cilik dari Global Kids and Youth for United Nations (GKUN) binaan Sustainable Business Development and Innovation (SBDI) Center bersama Unisma Malang.

Kegiatan ini berlangsung di Hall KH Abdurrahman Wahid, Gedung Ali bin Abi Thalib Lantai 7 Unisma, Jumat (10/7), dan menjadi ajang kolaborasi internasional untuk memperkuat ekosistem kewirausahaan berbasis inovasi, riset, serta pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs).

Melalui sambutannya, Prof. Junaidi mengaku bangga melihat kualitas presentasi para peserta, khususnya para Young CEO dari kalangan pelajar SD dan SMP se-Malang Raya yang mampu menyampaikan gagasan bisnis secara sistematis dan profesional.

"Luar biasa presentasinya. Yang saya kagumi adalah penyampaiannya sangat runtut, mulai dari menemukan ide dasar, menganalisis masalah, menghadirkan solusi, mengembangkan menjadi ide bisnis, hingga menjelaskan kebutuhan startup dan peluang investasi. Ini menunjukkan bahwa semangat kewirausahaan dapat dibangun sejak usia dini," ungkap Prof. Junaidi dalam keterangan resminya.

Menurut Junaidi, forum internasional tersebut menjadi bukti bahwa pendidikan kewirausahaan dan pemahaman mengenai SDGs tidak harus dimulai saat seseorang memasuki perguruan tinggi. Anak-anak pun mampu berpikir kritis, menciptakan solusi, sekaligus menawarkan inovasi yang memberikan manfaat bagi masyarakat.

Rektor Junaidi menegaskan, Unisma akan terus memperkuat ekosistem kewirausahaan melalui Lembaga Pengembangan Kewirausahaan dan Inkubator Bisnis (LPKIB) yang bertugas mendampingi hasil riset agar berkembang menjadi produk inovatif yang siap memasuki dunia usaha. Hal ini sejalan dengan milestone Unisma menuju entrepreneurial world-class university.

Menurut Junaidi, hasil penelitian dosen maupun mahasiswa yang memiliki nilai komersial akan didampingi mulai dari proses pengurusan hak paten, penyusunan rencana bisnis (business plan), hingga pencarian investor dan mitra bisnis internasional.

"Kami ingin riset tidak berhenti menjadi laporan ilmiah, tetapi berkembang menjadi startup dan produk yang memberi manfaat bagi masyarakat. Karena itu, kami terus membangun kolaborasi dengan berbagai mitra luar negeri," bebernya.

Ia menambahkan, Unisma tengah memperluas kerja sama dengan berbagai perusahaan dan institusi di Eropa untuk membuka akses pasar internasional bagi produk-produk inovasi kampus maupun UMKM di Malang Raya.

Pada momen sama, Dr. Imam Wahyudi Karimullah, S.S., M.A., Co-Founder dan Co-Director Global Kids and Youth for United Nations (GKUN) sekaligus Ketua Lembaga Urusan Internasional Unisma Malang, menjelaskan bahwa program Young CEO bertujuan membentuk generasi muda yang tidak hanya bercita-cita mencari pekerjaan, tetapi juga mampu menciptakan lapangan kerja sejak usia dini.

Melalui pendampingan SBDI Center Foundation bersama Unisma, anak-anak dibekali kemampuan kepemimpinan, diplomasi, kewirausahaan, serta pemahaman terhadap isu-isu global dan pembangunan berkelanjutan.

Program tersebut diharapkan mampu melahirkan generasi muda yang inovatif, berdaya saing global, serta memiliki kepedulian terhadap pencapaian SDGs.

Dokumentasi kegiatan (dok.Unisma):




***

Editor: YAN


Komentar
komentar yang tampil sepenuhnya tanggung jawab komentator seperti yang diatur UU ITE
  • Rektor Unisma Apresiasi International CEO Talks dan MoU Signing-Startup Innovation Forum, Juga Puji Peserta Cilik Berdaya Saing Global

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Apa yang Anda pikirkan?

Trending Now