Banner Iklan

Kejurcab IV Pagar Nusa 2026 Resmi Digelar, Bupati Malang Tekankan Akhlaqul Karimah sebagai Jati Diri Pesilat

JSN Admin 2
10 Juli 2026 | 20.13 WIB Last Updated 2026-07-10T13:13:46Z
Kejurcab IV Pagar Nusa Kabupaten Malang 2026 digelar dan dibuka oleh Bupati Malang Sanusi (ketiga dari kanan-depan), yang didampingi Ketua Pagar Nusa Kab. Malang Saiful Anam (bersarung-depan)./dok.istimewa

MALANG | JATIMSATUNEWS.COM - Semangat persaudaraan dan sportivitas mewarnai pembukaan Kejuaraan Cabang (Kejurcab) IV Pagar Nusa Kabupaten Malang di MIFTADA, Kecamatan Jabung, Jumat (10/7/2026).

Sebanyak 270 santri pesilat dari berbagai Pimpinan Anak Cabang (PAC) berkumpul bukan hanya untuk memperebutkan prestasi, melainkan juga meneguhkan identitas Pagar Nusa sebagai perguruan pencak silat yang berakar pada nilai-nilai Ahlussunnah wal Jamaah (Aswaja).

Kejuaraan yang berlangsung selama 10–12 Juli 2026 ini diselenggarakan oleh Pengurus Cabang (PC) Pagar Nusa Kabupaten Malang. Selain menjadi ajang kompetisi, kegiatan ini menjadi sarana menjaring atlet-atlet terbaik yang akan dipersiapkan menghadapi Kejuaraan Wilayah (Kejurwil) dan Kejuaraan Nasional (Kejurnas), sekaligus mempererat silaturahmi serta meningkatkan pembinaan prestasi pencak silat di Kabupaten Malang.

Bupati Malang HM Sanusi, yang membuka secara resmi kejuaraan tersebut, mengingatkan bahwa pencak silat tidak boleh dilepaskan dari pembentukan karakter. Menurutnya, ilmu dan kemampuan hanya akan membawa manfaat apabila dibingkai dengan akhlak yang mulia.

"Allah mengangkat derajat orang-orang yang beriman dan berilmu. Namun di atas ilmu ada akhlak. Karena itu, seluruh pesilat Pagar Nusa harus menjaga akhlaqul karimah serta tetap istiqamah mempertahankan ajaran Ahlussunnah wal Jamaah," ujar Sanusi di hadapan ratusan peserta.

Pesan itu disambut tepuk tangan para peserta yang memenuhi arena pertandingan. Bagi keluarga besar Pagar Nusa, kemenangan bukan sekadar berdiri di podium juara, melainkan juga keberhasilan menjaga adab, menghormati guru, serta mengamalkan nilai-nilai keislaman dalam kehidupan sehari-hari.

Ketua Pelaksana Agus Tatok mengatakan pelaksanaan Kejurcab IV berjalan lancar dengan partisipasi 270 atlet. Tingginya antusiasme peserta, menurutnya, menjadi pertanda semakin berkembangnya pembinaan pencak silat Pagar Nusa di Kabupaten Malang.

"Kami berharap Kejurcab ini menjadi awal lahirnya atlet-atlet berprestasi yang mampu bersaing di Kejurwil hingga Kejurnas. Lebih dari itu, kegiatan ini memperkuat persaudaraan di antara keluarga besar Pagar Nusa," ujarnya.

Ketua PC Pagar Nusa Kabupaten Malang Saiful Anam menegaskan bahwa prestasi dan akhlak merupakan dua hal yang tidak dapat dipisahkan. Menurutnya, Pagar Nusa memikul amanah Nahdlatul Ulama untuk melahirkan pendekar yang tangguh sekaligus santun.

"Santri Pagar Nusa harus menjadi teladan. Kehebatan seorang pesilat bukan hanya diukur dari teknik bertarungnya, tetapi juga dari akhlaknya. Itulah ciri khas Pagar Nusa sebagai badan otonom Nahdlatul Ulama yang mengemban nilai-nilai Ahlussunnah wal Jamaah," tegasnya.

Pembukaan Kejurcab IV turut dihadiri Ketua Harian IPSI Kabupaten Malang Muhammad Santosa, SH, Camat Jabung Franky Sukandari, unsur Muspika Kecamatan Jabung, Kepala MIFTADA Sofiul Huda, Danramil, serta sejumlah tokoh masyarakat dan tokoh pencak silat.

Kejurcab IV Pagar Nusa Kabupaten Malang dihadiri langsung Bupati Malang Sanusi (10/7)./dok.istimewa

Bupati Sanusi (memukul gong) didampingi Ketua Pagar Nusa Kabupaten Malang Saiful Anam (kedua dari kanan) beserta Forkopimda Kab. Malang membuka Kejurcab IV 2026./dok.istimewa

Di tengah riuh sorak dukungan dan semangat bertanding, tersimpan pesan yang lebih besar daripada sekadar mengejar medali. Kejurcab IV Pagar Nusa menjadi ruang pendidikan karakter, tempat para santri belajar bahwa seorang pendekar sejati tidak hanya kuat dalam jurus, tetapi juga kokoh dalam akhlak, rendah hati dalam kemenangan, dan lapang dada dalam menerima kekalahan.

Dari arena inilah Kabupaten Malang diharapkan tidak hanya melahirkan atlet-atlet yang mampu mengharumkan nama daerah di tingkat Kejurwil dan Kejurnas, tetapi juga melahirkan generasi pendekar yang menjadikan akhlaqul karimah sebagai jati diri dan pengabdian kepada agama, bangsa, dan Nahdlatul Ulama. (Rof)

Editor: YAN


Komentar
komentar yang tampil sepenuhnya tanggung jawab komentator seperti yang diatur UU ITE
  • Kejurcab IV Pagar Nusa 2026 Resmi Digelar, Bupati Malang Tekankan Akhlaqul Karimah sebagai Jati Diri Pesilat

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Apa yang Anda pikirkan?

Trending Now