Foto: Dokumentasi bersama
MALANG | JATIMSATUNEWS.COM: Komitmen Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan (FITK) UIN Maulana Malik Ibrahim Malang dalam menghadirkan pendidikan yang inovatif dan berdampak kembali diwujudkan melalui Program Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) yang diselenggarakan oleh Program Studi Tadris Bahasa Inggris (TBI) di MAN 1 Blitar pada 27–28 Juli 2026.
Mengusung tema “Mendesain Pembelajaran Deep Learning yang Menyenangkan dan Berdampak”, kegiatan ini menjadi langkah strategis dalam memperkuat kompetensi guru untuk menjawab tantangan pendidikan abad ke-21.
Kegiatan diawali dengan seremoni pembukaan yang dihadiri oleh Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Blitar, Kepala Seksi Pendidikan Madrasah Kementerian Agama Kabupaten Blitar, Kepala MAN 1 Blitar, serta para Pengawas Madrasah.
Kehadiran para pemangku kepentingan tersebut menjadi bukti nyata sinergi antara perguruan tinggi, pemerintah, dan satuan pendidikan dalam membangun ekosistem pembelajaran yang adaptif, inovatif, dan berorientasi pada masa depan.
Sebagai pelaksana kegiatan, Program Studi Tadris Bahasa Inggris menghadirkan dua narasumber berpengalaman, yaitu Prima Purbasari, M.Hum. dan Septia Dwi Jayanti, M.Pd.
Melalui sesi pelatihan yang interaktif, keduanya membimbing para guru dalam memahami konsep Deep Learning sebagai pendekatan pembelajaran yang menempatkan peserta didik sebagai subjek aktif dalam membangun pengetahuan, mengembangkan keterampilan berpikir tingkat tinggi, serta menciptakan pengalaman belajar yang lebih bermakna.
Selama dua hari pelaksanaan, para peserta tidak hanya memperoleh penguatan konsep, tetapi juga mengikuti pendampingan intensif dalam menyusun dan mengimplementasikan desain pembelajaran berbasis Deep Learning yang kontekstual, kreatif, dan sesuai dengan kebutuhan pembelajaran abad ke-21.
Berbagai strategi pembelajaran inovatif diperkenalkan untuk membantu guru menghadirkan proses belajar yang mampu meningkatkan partisipasi, kolaborasi, kreativitas, komunikasi, serta kemampuan pemecahan masalah peserta didik.
Melalui forum ini, guru-guru MAN 1 Blitar memperoleh wawasan baru mengenai transformasi pembelajaran yang tidak lagi sekadar berorientasi pada penyampaian materi, tetapi juga pada pembentukan kompetensi masa depan. Pendekatan Deep Learning diharapkan mampu menjadi katalisator perubahan dalam menciptakan ruang belajar yang menyenangkan, adaptif terhadap perkembangan teknologi, dan relevan dengan kebutuhan dunia pendidikan yang terus berkembang.
Kegiatan ini juga menjadi implementasi nyata Tri Dharma Perguruan Tinggi, khususnya pada aspek pengabdian kepada masyarakat. Kolaborasi antara dosen, mahasiswa, dan mitra sekolah memperlihatkan bahwa inovasi pendidikan akan tumbuh lebih kuat ketika dibangun melalui kemitraan yang saling mendukung dan berkelanjutan.
Selain memberikan manfaat bagi para guru, kegiatan ini turut menjadi ruang belajar bagi Mahasiswa untuk mengaplikasikan keilmuan sekaligus memperkuat pengalaman pengabdian di tengah masyarakat.
Sebagai penutup, Tim Pengabdian kepada Masyarakat Program Studi Tadris Bahasa Inggris menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada seluruh keluarga besar MAN 1 Blitar atas sambutan hangat, kerja sama, serta komitmen dalam menyukseskan kegiatan ini.
Diharapkan kolaborasi yang telah terjalin menjadi awal dari berbagai program strategis lainnya dalam meningkatkan mutu pendidikan, memperkuat profesionalisme guru, serta melahirkan inovasi pembelajaran yang memberikan dampak nyata bagi kemajuan madrasah dan kualitas generasi masa depan.
Pengabdian kepada masyarakat bukan sekadar menjalankan amanat Tri Dharma Perguruan Tinggi, melainkan menghadirkan solusi nyata bagi dunia pendidikan. Melalui kolaborasi antara FITK UIN Maulana Malik Ibrahim Malang dan MAN 1 Blitar, semangat inovasi terus dihidupkan untuk menciptakan pembelajaran yang lebih bermakna, humanis, dan berorientasi pada masa depan.

Tidak ada komentar:
Posting Komentar
Apa yang Anda pikirkan?