Foto: Dokumentasi bersama
MALANG | JATIMSATUNEWS.COM: Di tengah perkembangan ilmu pengetahuan yang semakin dinamis, seorang dosen dituntut tidak hanya menjadi pendidik di ruang kelas, tetapi juga menjadi peneliti yang mampu melahirkan karya ilmiah berkualitas dan memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat. Menjawab tantangan tersebut, Unit Riset dan Pengabdian kepada Masyarakat (RPM) Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan (FITK) kembali menghadirkan Sekolah Metodologi Penelitian Kualitatif #Chapter 4, sebuah forum akademik yang dirancang untuk memperkuat kompetensi penelitian para dosen.
Kegiatan yang diselenggarakan pada Kamis, 30 Juli 2026, bertempat di Ruang Meeting Megawati Lantai 1, menghadirkan Prof. Dr. Mudjia Rahardjo, M.Si., CIQnR., CISHR. sebagai narasumber utama. Beliau dikenal sebagai akademisi dan pakar metodologi penelitian kualitatif yang telah memberikan kontribusi besar dalam pengembangan tradisi riset di Indonesia.
Mengusung semangat belajar sepanjang hayat, kegiatan ini diikuti oleh dosen-dosen FITK yang memiliki komitmen penuh untuk mengikuti seluruh rangkaian pertemuan hingga selesai. Program ini bukan sekadar pelatihan metodologi, tetapi juga menjadi ruang kolaborasi akademik yang mendorong peserta untuk memperdalam pemahaman tentang penelitian kualitatif sekaligus mengembangkan laporan penelitian yang sistematis, ilmiah, dan berdampak.
Pada kesempatan yang sama, peserta juga melaksanakan Review Pedoman Karya Tulis FITK sebagai bagian dari upaya penyempurnaan standar penulisan karya ilmiah di lingkungan fakultas. Kegiatan ini menjadi langkah strategis untuk memastikan bahwa setiap karya ilmiah yang dihasilkan memiliki kualitas akademik yang tinggi, sesuai dengan perkembangan metodologi penelitian dan standar publikasi ilmiah.
Melalui kegiatan ini, para peserta memperoleh berbagai manfaat, mulai dari peningkatan keterampilan metodologi penelitian, pendampingan progres laporan penelitian, hingga sertifikat yang diberikan setelah menyelesaikan seluruh delapan pertemuan. Lebih dari itu, kegiatan ini menjadi bukti nyata komitmen FITK dalam membangun budaya akademik yang produktif, inovatif, dan berorientasi pada mutu.
Semangat yang ditanamkan dalam Sekolah Metodologi Penelitian Kualitatif tidak hanya berhenti pada kemampuan menyusun penelitian, tetapi juga menumbuhkan keberanian untuk terus menggali ilmu, berpikir kritis, dan menghasilkan karya yang mampu memberikan solusi bagi berbagai persoalan pendidikan dan masyarakat.

Tidak ada komentar:
Posting Komentar
Apa yang Anda pikirkan?