MALANG | JATIMSATUNEWS.COM: Tiga dekade perjalanan SPARTA Malang menjadi momentum penuh makna untuk mengenang sejarah, mempererat kebersamaan, sekaligus meneguhkan komitmen dalam mencetak generasi berkarakter. Mengusung tema "30 Tahun SPARTA Mengabdi (1996–2026): One Journey, One Legacy, One Family", seluruh keluarga besar SPARTA larut dalam suasana hangat dan penuh kebahagiaan pada rangkaian peringatan hari jadi ke-30, Sabtu, 25 Juli 2026.
Perayaan diawali dengan Fun Walk yang diikuti seluruh warga SPARTA, mulai dari guru, tenaga kependidikan, hingga seluruh santri. Langkah demi langkah yang ditempuh bersama menjadi simbol perjalanan panjang SPARTA selama tiga dekade dalam mengabdi di dunia pendidikan. Keceriaan semakin terasa saat seluruh peserta menikmati makan es krim bersama, dilanjutkan dengan pembagian doorprize yang disambut antusias oleh para siswa maupun guru.
Puncak acara ditandai dengan pemotongan tiga tumpeng sebagai simbol perjalanan 30 tahun SPARTA yang telah melahirkan ribuan alumni dengan kiprah di berbagai bidang. Ketiga tumpeng tersebut diserahkan kepada tiga alumni yang dinilai mewakili semangat dan warisan nilai-nilai SPARTA.
Tumpeng pertama diberikan kepada Ustadz Lukman Amin, alumni pertama SPARTA yang kini mengabdikan diri kembali sebagai Wakil Kepala Humas dan PSB. Tumpeng kedua diterima Bayu Nur Alam, alumni SPARTA Angkatan 23 Respector yang saat ini dipercaya sebagai Presiden Angkatan Fakultas Kedokteran Universitas Brawijaya. Sementara tumpeng ketiga diserahkan kepada Muhammad Fahrezi Firdaus lebih dikenal dengan nama Eyzi, alumni Angkatan 26 Salvador yang aktif di organisasi GPH semasa menjadi santri dan kini menempuh pendidikan di Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Brawijaya sekaligus Duta Kota Probolinggo.
Penyerahan tumpeng kepada para alumni menjadi simbol bahwa perjalanan SPARTA tidak berhenti saat para santri lulus. Nilai-nilai yang ditanamkan selama di sekolah terus hidup dan menginspirasi para alumni untuk berkarya, berprestasi, dan memberikan manfaat di tengah masyarakat.
Kepala SPARTA, Ust. Syarif Hidayatullah, M.Pd.I, menyampaikan bahwa usia 30 tahun bukan sekadar angka, melainkan bukti konsistensi SPARTA dalam menjaga amanah pendidikan.
"Tiga puluh tahun adalah perjalanan panjang yang dipenuhi ikhtiar, doa, dan kebersamaan. Tema One Journey, One Legacy, One Family mengingatkan kita bahwa SPARTA bukan hanya sebuah sekolah, tetapi rumah yang menyatukan guru, santri, orang tua, dan alumni dalam satu keluarga besar. Kami berharap warisan nilai yang telah dibangun selama ini terus hidup melalui karya dan pengabdian para lulusan SPARTA."
Senada dengan itu, Wakil Kepala Sekolah Bidang Kurikulum menyampaikan bahwa keberhasilan SPARTA dibangun melalui proses pendidikan yang tidak hanya mengejar prestasi akademik, tetapi juga membentuk karakter.
"Kami percaya bahwa pendidikan terbaik adalah pendidikan yang mampu meninggalkan jejak dalam kehidupan peserta didik. Selama 30 tahun, SPARTA terus berkomitmen membangun generasi yang beriman, berilmu, mandiri, dan siap menjadi pemimpin. Perjalanan ini akan terus berlanjut dengan semangat untuk selalu bertumbuh dan memberikan yang terbaik."
Kemeriahan acara juga dirasakan oleh para santri. M. Gibran IAF, siswa kelas VII, mengaku bangga dapat menjadi bagian dari perayaan 30 tahun SPARTA.
"Ini pengalaman pertama saya merasakan ulang tahun SPARTA. Acaranya seru sekali, apalagi bisa jalan sehat bersama, makan es krim, dan melihat banyak hadiah dibagikan. Saya jadi semakin bangga menjadi bagian dari keluarga SPARTA."
Hal senada disampaikan Elqoss, santri kelas IX, yang telah merasakan proses pendidikan di SPARTA selama beberapa tahun.
"Perayaan ini membuat saya semakin sadar bahwa SPARTA punya sejarah panjang dan keluarga yang besar. Melihat para alumni sukses hadir di sini membuat saya semakin termotivasi untuk terus belajar dan suatu hari nanti bisa membawa nama baik SPARTA dikancah dunia."
Perayaan 30 tahun SPARTA berlangsung dalam suasana penuh kehangatan, canda, dan kebersamaan. Semangat One Journey, One Legacy, One Family tidak hanya menjadi tema peringatan, tetapi juga mencerminkan perjalanan panjang sebuah institusi pendidikan yang terus bertumbuh bersama seluruh keluarga besarnya.
Memasuki usia ke-30, SPARTA meneguhkan langkah untuk terus menjadi sekolah Islam berasrama yang menghadirkan pendidikan berkualitas, membangun karakter, serta melahirkan generasi yang siap berkarya dan mengabdi bagi agama, bangsa, dan kemanusiaan. SPARTA 30th BRAVE! By ZLion



Tidak ada komentar:
Posting Komentar
Apa yang Anda pikirkan?