PUISI | JATIMSATUNEWS.COM:
Tentang Haikal
Haikal, permata yang terukir di dalam sanubari,
karena hadirmu, Bunda mampu berdiri teguh dan berani.
Di saat dunia terasa berat dan riuh,
namamu adalah kekuatan, penawar segala kepayahan.
Engkau alasan di balik setiap langkah yang pasti,
segala daya dan upaya, karenamu terasa berarti.
Kau adalah bagian yang tak terpisahkan dari napasku,
berdenyut bersamaan, terikat dalam kasih yang tak terputus.
Tak ada hari yang berlalu tanpa namamu terucap,
tak ada detik yang hilang tanpa bayangmu tersimpan rapat.
Jika jarak memisahkan atau waktu berjalan cepat,
jiwa kita tetap satu, dalam ikatan yang takkan pernah patah.
Keinginanku padamu tak pernah yang muluk-muluk,
bukan harta, bukan kedudukan, atau pujian yang ramai didengar.
Cukup sederhana saja, yang paling tulus dan dalam,
hanya doamu yang selalu aku tunggu, aku harap, dan aku dambakan.
Sebuah doa kecil yang terucap dari hati yang ikhlas,
itulah harta terbesar, anugerah yang paling berharga bagiku.
Tetaplah menjadi jiwa yang rendah hati dan sederhana,
biar kebaikan yang bicara.
Hiduplah dengan tulus, apa adanya, dan penuh kehangatan,
karena kesederhanaanmu adalah cahaya yang menyinari jalan.
Tak perlu mengejar apa yang dunia anggap hebat,
jadilah dirimu sendiri, itu sudah cukup dan sangat istimewa.
Engkau adalah kendali yang menyeimbangkan segala rasa,
penengah saat emosi bergelombang, penenang saat hati gelisah.
Seperti cakram yang memutar dan mengatur arah,
kau bantu aku menata pikiran, menuntun ke arah yang terarah.
Kau ajarkan aku sabar, mengerti, dan makin bijaksana,
segala pikiran dan perasaanku, ada kau yang mengatur damai di hati.
Haikal, buah hati yang menjadi alasan segala hal indah,
tetaplah ada, tetaplah bersinar, di sisa waktu yang masih panjang.
Teruslah tumbuh menjadi manusia yang baik dan bermanfaat,
ingatlah selalu, di manapun kau berada, Bunda ada di sini.
Dalam setiap helaan napas, dalam setiap detak jantungku,
kau selamanya menjadi bagian terindah, permata hati yang tak terganti.
Malang, 6 Juni 2026
Iyeth



Tidak ada komentar:
Posting Komentar
Apa yang Anda pikirkan?