![]() |
| Foto: Pembukaan Rektor Cup oleh Rektor UMM |
MALANG, JATIMSATUNEWS.COM - Ribuan sivitas akademika memadati Helipad Universitas Muhammadiyah Malang (UMM), Sabtu (6/6/2026), dalam gelaran Fun Tahes Rector Cup 2026. Tak sekadar ajang olahraga, kegiatan ini menjadi penanda dimulainya kembali tradisi tahunan UMM melalui Rector Cup sekaligus penutupan Student Day yang telah berlangsung selama satu semester penuh.
Sejak pagi, suasana Helipad UMM tampak semarak. Mahasiswa, dosen, tenaga kependidikan, alumni, hingga masyarakat umum hadir mengenakan kaos putih, mengikuti rangkaian kegiatan yang diawali dengan senam sehat bersama dipandu instruktur.
![]() |
| Pengibaran bendera start oleh Rektor UMM |
Antusiasme peserta semakin terasa ketika Rektor UMM, Prof. Dr. Nazaruddin Malik, S.E., M.Si., secara simbolis membuka kegiatan melalui pengibaran bendera start. Cuaca cerah turut mendukung kemeriahan acara yang dipenuhi semangat kebersamaan tersebut.
Dalam wawancara usai kegiatan, Nazaruddin menyebut momentum ini tidak hanya menandai pembukaan Rector Cup 2026, melainkan juga menjadi akhir dari tradisi akademik lain di UMM, yakni Student Day.
Nazaruddin Malik menjelaskan bahwa Student Day telah dijalankan selama satu semester sejak mahasiswa baru memasuki bangku perkuliahan. Program tersebut dirancang untuk membekali mahasiswa dengan pengalaman sosial dan kemasyarakatan agar lebih mudah beradaptasi di tengah masyarakat.
“Kegiatan hari ini menandai dimulainya Rector Cup 2026 sebagai salah satu tradisi di UMM untuk memberi ruang bagi minat dan bakat mahasiswa, baik di bidang seni, olahraga, maupun kreativitas lainnya,” ujarnya.
![]() |
| Wawancara bersama Rektor UMM |
Tak hanya menjadi ruang kompetisi mahasiswa, kegiatan ini juga menghadirkan pelaku usaha kecil dari lingkungan kampus. Sejumlah UMKM mahasiswa serta unit bisnis milik UMM tampak berpartisipasi memeriahkan acara.
Sementara itu, Harina selaku Humas UMM menyebut Rector Cup telah menjadi tradisi khas kampus yang mempertemukan mahasiswa dalam berbagai kompetisi antarfakultas. Tradisi ini sekaligus menjadi ruang pengembangan potensi non-akademik mahasiswa.
Bagi Nazaruddin, penyelenggaraan Fun Tahes Rector Cup tahun ini memiliki makna khusus karena menggabungkan semangat kebugaran, interaksi sosial, serta penguatan karakter mahasiswa dalam satu momentum besar.
Ia menegaskan, Rector Cup dan Student Day merupakan tradisi akademik penting di UMM yang bertujuan meningkatkan kemampuan mahasiswa dalam membangun relasi sosial, baik dengan sesama mahasiswa maupun sivitas akademika lain.
Menariknya, Nazaruddin menyebut tradisi seperti ini tidak umum ditemukan di lingkungan Perguruan Tinggi Muhammadiyah lainnya. Menurutnya, Rector Cup dan Student Day telah berlangsung sejak masa kepemimpinan rektor terdahulu dan terus dipertahankan sebagai identitas khas UMM.
“Ini tradisi yang sudah berlangsung sejak zaman Pak Muhadjir sebagai rektor. Jadi bukan hal baru, tetapi terus dijaga sebagai bagian penting dari pembentukan mahasiswa UMM,” tutupnya. (raf)





Tidak ada komentar:
Posting Komentar
Apa yang Anda pikirkan?