PASURUAN | JATIMSATUNEWS.COM
DPC PDI Perjuangan Kabupaten Pasuruan mulai memanaskan mesin politik partai sebagai langkah awal menghadapi Pemilu 2029. Setelah melaksanakan pelantikan Pengurus Anak Cabang (PAC), partai berlambang banteng moncong putih tersebut langsung bergerak cepat dengan menggelar Rapat Koordinasi (Rakor) Musyawarah Ranting (Musran) dan Musyawarah Anak Ranting (Musanran).
Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya konsolidasi organisasi untuk memperkuat struktur partai hingga tingkat paling bawah. PDI Perjuangan menilai bahwa ranting dan anak ranting merupakan ujung tombak perjuangan partai sekaligus kekuatan utama dalam memenangkan setiap kontestasi politik.
Rakor wilayah barat tersebut dilaksanakan di Hotel Senyum, Kecamatan Prigen, Kabupaten Pasuruan, pada Minggu (28/6/2026). Kegiatan ini diikuti oleh jajaran fungsionaris DPC PDI Perjuangan Kabupaten Pasuruan serta perwakilan dari 12 Pengurus Anak Cabang (PAC) yang berada di wilayah barat Kabupaten Pasuruan.
Pelaksanaan rakor mengacu pada Surat Undangan Nomor 051/IN/DPC/VI/2026 yang diterbitkan pada 18 Juni 2026. Agenda utama kegiatan ini adalah memberikan arahan teknis sekaligus menyamakan persepsi terkait pelaksanaan Musyawarah Ranting dan Musyawarah Anak Ranting yang akan segera digelar di seluruh wilayah Kabupaten Pasuruan.
Sejumlah tokoh penting PDI Perjuangan Kabupaten Pasuruan turut hadir dalam kegiatan tersebut. Di antaranya Ketua DPC PDI Perjuangan Kabupaten Pasuruan H. Arifin, S.Sos, Anggota DPRD Provinsi Jawa Timur Drs. H. Eddy Paripurna, M.Si, Sekretaris DPC PDI Perjuangan Kabupaten Pasuruan Muhammad Zaini, M.AP, serta Anggota Fraksi PDI Perjuangan DPRD Kabupaten Pasuruan H. Munawir Abdul Salam, S.E.
Dalam sambutannya, Drs. H. Eddy Paripurna, M.Si menyampaikan keyakinannya bahwa semangat konsolidasi yang terus dibangun oleh seluruh kader dan pengurus partai akan menjadi modal besar untuk kembali meraih kemenangan pada Pemilu 2029.
Ia menegaskan bahwa keberhasilan PDI Perjuangan memenangkan Pemilu Legislatif selama tiga periode berturut-turut, yakni pada tahun 2014, 2019, dan 2024, tidak terlepas dari soliditas kader di tingkat akar rumput yang selama ini menjadi ujung tombak perjuangan partai.
“PDI Perjuangan menang pemilu secara tiga kali berturut-turut karena akar rumput sebagai ujung tombak pemenangan kita tetap solid. Kekuatan partai sesungguhnya berada di ranting dan anak ranting yang selalu hadir bersama masyarakat,” ujar Eddy Paripurna.
Menurutnya, kemenangan yang diraih selama ini harus dijadikan motivasi untuk terus memperkuat struktur organisasi partai. Oleh karena itu, Musran dan Musanran harus menjadi momentum untuk melahirkan kepengurusan yang solid, militan, dan mampu menjalankan tugas-tugas partai di tengah masyarakat.
Lebih lanjut, Eddy Paripurna menekankan bahwa PDI Perjuangan sebagai partai yang berideologi nasionalis-marhaenis harus mampu merangkul seluruh lapisan masyarakat tanpa membedakan latar belakang apa pun. Semangat kebersamaan dan gotong royong harus terus dijaga sebagai bagian dari perjuangan politik yang berpihak kepada rakyat.
“Sebagai partai nasionalis-marhaenis, kita harus merangkul semua kalangan masyarakat yang ada di Kabupaten Pasuruan. Dengan kebersamaan dan kerja gotong royong, kita optimistis dapat kembali memenangkan Pemilu 2029,” imbuhnya.
Sementara itu, pelaksanaan Rakor Musran dan Musanran ini diharapkan mampu memperkuat komunikasi serta koordinasi antara DPC, PAC, ranting, hingga anak ranting. Dengan struktur partai yang semakin solid dan terorganisir, PDI Perjuangan Kabupaten Pasuruan optimistis dapat mempertahankan kepercayaan masyarakat sekaligus mengulang kemenangan pada Pemilu 2029 mendatang.
Melalui konsolidasi yang berkelanjutan dan penguatan basis massa hingga tingkat akar rumput, PDI Perjuangan Kabupaten Pasuruan menunjukkan kesiapannya dalam menghadapi dinamika politik ke depan serta terus berkomitmen memperjuangkan aspirasi masyarakat.(WK)



Tidak ada komentar:
Posting Komentar
Apa yang Anda pikirkan?