Banner Iklan

Dekan FSTeM UB Prof. Sukir Libatkan 19 Prodi Persiapan Akreditasi LAMSAMA 3.1

Anis Hidayatie
19 Juni 2026 | 10.24 WIB Last Updated 2026-06-19T03:24:59Z

 


Dekan Prof. Sukir, buka Workshop Persiapan Dokumen LED untuk LAMSAMA 3.1 di MIPA Centre 1.1 FSTeM UB

MALANG | JATIMSATUNEWS.COM: Fakultas Sains, Teknologi, dan Matematika (FSTeM) Universitas Brawijaya (UB) terus memperkuat komitmennya dalam meningkatkan mutu pendidikan tinggi dengan mematangkan persiapan akreditasi Lembaga Akreditasi Mandiri Sains Alam dan Ilmu Formal (LAMSAMA) versi 3.1. Salah satu langkah strategis yang ditempuh adalah melalui workshop penyusunan dokumen Laporan Evaluasi Diri (LED) yang melibatkan seluruh unsur akademik di lingkungan fakultas.

 Workshop tersebut digelar pada Jumat (19/6/2026) di MIPA Centre 1.1 dan dibuka langsung oleh Dekan FSTeM UB, Prof. Sukir Maryanto, S.Si., M.Si., Ph.D. Kegiatan yang dimulai pukul 09.00 WIB itu dihadiri jajaran dekanat, ketua jurusan, serta perwakilan dari 19 program studi di lingkungan FSTeM.

Untuk memperkuat pemahaman peserta terhadap instrumen akreditasi terbaru, FSTeM UB menghadirkan Wakil Direktur Bidang Akreditasi Dewan Eksekutif LAMSAMA sekaligus perwakilan Himpunan Kimia Indonesia, Prof. Drs. Roto, M.Eng., Ph.D., sebagai narasumber utama. Melalui pemaparan secara daring, Prof. Roto menjelaskan bahwa dokumen Laporan Evaluasi Diri tidak hanya berfungsi sebagai pemenuhan administrasi, tetapi juga menjadi cerminan kualitas tata kelola, proses akademik, sumber daya, hingga capaian luaran setiap program studi.

Menurutnya, dokumen evaluasi diri memiliki peran strategis karena mampu menunjukkan sejauh mana program studi melakukan refleksi terhadap kondisi aktual, mengenali kekuatan dan kelemahan yang dimiliki, sekaligus menyusun strategi pengembangan yang berkelanjutan.

Dekan FSTeM UB, Prof. Sukir, menegaskan bahwa workshop ini menjadi momentum penting untuk menyamakan persepsi seluruh unit akademik dalam menghadapi proses akreditasi LAMSAMA versi 3.1. Dengan jumlah 19 program studi yang akan mengikuti proses tersebut, koordinasi dan pemahaman yang seragam dinilai menjadi faktor utama agar penyusunan dokumen berjalan efektif dan sesuai standar yang ditetapkan.

"Melalui kegiatan ini kami ingin memastikan seluruh program studi memahami instrumen dan kriteria terbaru LAMSAMA sehingga dokumen yang disusun dapat menggambarkan kualitas pendidikan, penelitian, dan pengabdian yang telah dijalankan," ujar Prof. Sukir.

Ia menambahkan bahwa akreditasi bukan sekadar memenuhi persyaratan administratif, melainkan bagian dari budaya peningkatan mutu yang harus terus dibangun di lingkungan FSTeM UB.

"Akreditasi merupakan proses evaluasi yang mendorong kami untuk terus melakukan perbaikan secara berkelanjutan. Ini adalah komitmen FSTeM UB dalam menghadirkan layanan pendidikan tinggi yang berkualitas, adaptif terhadap perkembangan ilmu pengetahuan, dan mampu menghasilkan lulusan yang berdaya saing," tambahnya.

Selama workshop berlangsung, peserta juga mengikuti sesi diskusi dan pendampingan teknis mengenai penyusunan dokumen LED. Berbagai pertanyaan terkait implementasi instrumen LAMSAMA 3.1 dibahas secara mendalam agar setiap program studi memiliki pemahaman yang sama dalam menyusun laporan evaluasi diri.


 FSTeM UB berharap seluruh program studi semakin siap menghadapi tahapan akreditasi LAMSAMA 3.1 serta mampu memperoleh hasil terbaik sebagai wujud komitmen fakultas dalam menjaga dan meningkatkan standar mutu pendidikan, penelitian, serta pengabdian kepada masyarakat.


Komentar
komentar yang tampil sepenuhnya tanggung jawab komentator seperti yang diatur UU ITE
  • Dekan FSTeM UB Prof. Sukir Libatkan 19 Prodi Persiapan Akreditasi LAMSAMA 3.1

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Apa yang Anda pikirkan?

Trending Now