Banner Iklan

Bina Desa Agribisnis Hadirkan Inovasi GALAKSI (Galon Airlock Siwalan) untuk Mengolah Limbah Siwalan Menjadi Pupuk Organik Cair

Admin JSN
08 Juni 2026 | 16.43 WIB Last Updated 2026-06-08T10:17:23Z

Gambar 1. Penyampaian Materi dan Demonstrasi Pembuatan Pupuk Organik Cair

 

TUBAN | JATIMSATUNEWS.COM – Di balik melimpahnya produksi siwalan yang menjadi salah satu potensi unggulan Desa Ngujuran, Kecamatan Bancar, Kabupaten Tuban, terdapat permasalahan yang selama ini belum banyak mendapat perhatian, yaitu penumpukan limbah kulit dan sabut siwalan hasil pengolahan buah. Limbah tersebut umumnya hanya dibuang atau dibiarkan menumpuk di sekitar lokasi pengolahan sehingga berpotensi mengganggu kebersihan lingkungan dan belum memberikan nilai tambah bagi masyarakat. Melihat kondisi tersebut, Tim Bina Desa Agribisnis Universitas Pembangunan Nasional “Veteran” Jawa Timur menggelar sosialisasi pemanfaatan limbah siwalan menjadi pupuk organik cair (POC) sebagai upaya mendukung pertanian berkelanjutan sekaligus meningkatkan pemanfaatan sumber daya lokal. 

Gambar 2. Audiens Kegiatan Sosialisasi

Kegiatan tidak hanya berisi penyampaian materi, tetapi juga demonstrasi langsung mengenai pemanfaatan limbah siwalan menjadi pupuk organik cair. Melalui demonstrasi tersebut, peserta dapat melihat secara langsung bagaimana limbah yang sebelumnya dianggap tidak bernilai dapat diolah menjadi produk yang bermanfaat bagi sektor pertanian. Selain itu, Tim Bina Desa turut memperkenalkan penggunaan EM4 sebagai bioaktivator yang membantu mempercepat proses penguraian bahan organik. Penggunaan teknologi sederhana ini diharapkan dapat memudahkan masyarakat dalam mengelola limbah organik secara mandiri di lingkungan sekitar.
Gambar 3. GALAKSI(Galon Airlock Kulit Siwalan)

Kehadiran GALAKSI mendapat perhatian besar dari peserta karena menawarkan solusi yang mudah diaplikasikan dengan memanfaatkan bahan yang relatif sederhana dan terjangkau. Para peserta terlihat aktif mengajukan pertanyaan mengenai proses fermentasi, penggunaan pupuk organik cair, hingga peluang penerapannya pada berbagai komoditas pertanian yang mereka budidayakan. Salah satu peserta kegiatan mengungkapkan bahwa pelatihan tersebut memberikan wawasan baru mengenai pemanfaatan limbah siwalan yang selama ini belum pernah dicoba oleh masyarakat. Menurutnya, pengolahan limbah menjadi pupuk organik cair dapat membantu mengurangi limbah sekaligus memberikan manfaat bagi kegiatan pertanian sehari-hari.

Gambar 4. Dokumentasi Foto Bersama

Selain memberikan solusi terhadap permasalahan limbah organik, program ini juga mendukung pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya SDGs 12 tentang konsumsi dan produksi yang bertanggung jawab serta SDGs 15 tentang menjaga ekosistem daratan melalui pemanfaatan sumber daya secara berkelanjutan.


Penulis: Mirza Andrian Syah, S.P., M.P.


Komentar
komentar yang tampil sepenuhnya tanggung jawab komentator seperti yang diatur UU ITE
  • Bina Desa Agribisnis Hadirkan Inovasi GALAKSI (Galon Airlock Siwalan) untuk Mengolah Limbah Siwalan Menjadi Pupuk Organik Cair

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Apa yang Anda pikirkan?

Trending Now