![]() |
| Optimalisasi potensi desa, puluhan anak TK-SD dapat pendampingan belajar interaktif./dok.UIBU |
MALANG | JATIMSATUNEWS.COM - Empat mahasiswa Universitas Insan Budi Utomo (Uibu) Malang dari Program Studi Pendidikan Bahasa Inggris menggelar Pengabdian Masyarakat Berbasis Potensi (PMBP) di Desa Tawangsari, Kecamatan Pujon, Kabupaten Malang.
Kegiatan ini berlangsung selama dua bulan, sejak 1 April hingga 31 Mei 2026, dan mengusung tema 'Sinergi Mahasiswa dan Potensi Desa Menuju Tawangsari Maju' serta fokus pada tiga sektor utama yaitu sosialisasi pendidikan tinggi, pendampingan belajar anak, serta penguatan kelembagaan desa.
Ketua pelaksana kegiatan, Muhammad Mahfud Irkhamni, menjelaskan bahwa program ini bertujuan untuk menjawab sejumlah tantangan yang dihadapi masyarakat Desa Tawangsari, terutama dalam akses informasi pendidikan dan metode belajar anak.
"Hasil observasi kami menunjukkan, masyarakat masih terbatas akses informasinya soal pendidikan tinggi, termasuk beasiswa. Sementara itu, kegiatan belajar di Bimbel Ceria dan PAUD juga butuh variasi metode agar lebih menarik," ujar Mahfud saat ditemui di sela-sela kegiatan, Senin (25/5).
Salah satu program unggulan yang mendapat sambutan hangat adalah Bimbel Ceria. Belasan anak usia Taman Kanak-Kanak (TK) hingga Sekolah Dasar (SD) diberikan pendampingan membaca, berhitung, dan pengenalan Bahasa Inggris dasar dengan metode kreatif seperti belajar sambil bermain dan menyanyi. Antusiasme anak-anak terlihat tinggi saat diajak berinteraksi menggunakan media gambar dan permainan edukatif.
Tim PMBP juga melakukan terobosan dengan menjadikan ibu-ibu PKK dan kader Posyandu sebagai ujung tombak penyebaran informasi pendidikan. Melalui pertemuan rutin warga, mahasiswa memberikan sosialisasi mengenai jalur masuk perguruan tinggi, program studi unggulan, serta peluang beasiswa.
"Saya jadi lebih paham soal beasiswa. Selama ini cuma dengar kabar saja, sekarang tahu bentuknya seperti apa. Anak saya juga jadi semangat belajar," tutur Ainun Jariyah, salah satu kader Posyandu di Desa Tawangsari.
Selain di bidang pendidikan, mahasiswa juga terjun langsung membantu pengelolaan Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) dan PAUD setempat. Mereka mendampingi kegiatan administrasi dan layanan informasi BUMDes, serta membantu para guru PAUD dalam menyediakan aktivitas edukatif seperti mewarnai, bernyanyi, dan permainan kelompok.
Faiqotul Fuada, selaku penanggung jawab kegiatan, menambahkan bahwa program ini dirancang untuk memberikan dampak berkelanjutan. "Kami tidak hanya datang lalu pergi. Kami serahkan rekomendasi program kepada pengelola Bimbel, guru PAUD, dan kader desa agar kegiatan ini bisa dilanjutkan secara mandiri. Semua ini demi kemajuan Desa Tawangsari," jelasnya.
Pemerintah Desa Tawangsari sendiri menyambut baik inisiatif mahasiswa Ubhi. Perangkat desa menilai bahwa kolaborasi antara mahasiswa dan warga mampu mengoptimalkan potensi lokal yang selama ini belum tergarap maksimal. Dengan adanya program ini, diharapkan angka putus sekolah dapat ditekan dan motivasi melanjutkan studi ke jenjang perguruan tinggi semakin meningkat.
Kegiatan PMBP yang dibagi dalam beberapa tahap, mulai dari koordinasi, penyusunan program, hingga evaluasi, ditutup dengan penyerahan laporan kegiatan kepada pemerintah desa. Seluruh rangkaian kegiatan juga didokumentasikan dalam bentuk foto dan video sebagai bentuk pertanggungjawaban sekaligus publikasi untuk memotivasi desa-desa lain di Kabupaten Malang. ***
Editor: YAN



Tidak ada komentar:
Posting Komentar
Apa yang Anda pikirkan?