Banner Iklan

Perkuat Ekonomi Keluarga, Sri Untari Gandeng Disnaker Latih Ibu-Ibu Malang Raya Berbasis Koperasi

Anis Hidayatie
19 Mei 2026 | 05.27 WIB Last Updated 2026-05-18T22:28:06Z

 


Sri Untari Gandeng Disnaker Latih Ibu-Ibu Malang Raya Berbasis Koperasi

MALANG RAYA | JATIMSATUNEWS.COM — Komitmen nyata dalam menekan Tingkat Pengangguran Terbuka (TPT) sekaligus memperkuat ekonomi keluarga terus digencarkan oleh Sri Untari Bisowarno. Melalui realisasi anggaran Pokok-Pokok Pikiran (Pokir), legislator perempuan Jawa Timur tersebut menggandeng Dinas Tenaga Kerja Provinsi Jawa Timur untuk menggelar pelatihan kerja berbasis komunitas bagi kaum perempuan di wilayah Malang Raya.

Program pemberdayaan tersebut dikemas melalui sistem Mobile Training Unit (MTU) dan menyasar ibu-ibu rumah tangga agar memiliki keterampilan produktif yang dapat langsung diterapkan untuk menopang perekonomian keluarga. Kegiatan pelatihan itu resmi ditutup usai berlangsung intensif selama satu bulan penuh.

Empat program pelatihan digelar di sejumlah titik strategis, yakni pelatihan Make Up Artist (MUA) di Koperasi Setia Budi Wanita, pelatihan MUA di Koperasi Mekarsari Ngantang, pelatihan menjahit di Kopwan Cempaka Turen, serta pelatihan pembuatan kue atau bakery yang dipusatkan di Balai Latihan Kerja.

Sri Untari yang juga menjabat sebagai Ketua Koperasi SBW Malang menegaskan bahwa program tersebut tidak hanya berhenti pada pelatihan, melainkan juga dirancang secara komprehensif agar para peserta dapat langsung mandiri setelah lulus.

“Pelatihan ini berjalan selama satu bulan penuh. Setelah lulus, masing-masing koperasi tempat mereka bernaung akan memberikan dukungan fasilitas kerja. Misalnya, untuk lulusan pelatihan menjahit yang belum memiliki modal, pihak koperasi akan meminjamkan mesin jahit. Begitu juga untuk lulusan pelatihan MUA, akan langsung difasilitasi kotak kosmetik oleh koperasi agar bisa langsung membuka jasa,” ujar Sri Untari, Senin (18/5).

Dalam skema kolaborasi tersebut, Disnaker bertanggung jawab menyediakan alat, bahan, modul pelatihan, konsumsi, hingga uang transportasi peserta. Sementara koperasi bertugas menyiapkan peserta sekaligus mengawal keberlanjutan usaha mereka pascapelatihan.

Menurut Sri Untari, program tersebut menjadi langkah konkret untuk mendorong kemandirian ekonomi perempuan dari rumah tanpa harus meninggalkan peran domestiknya sebagai ibu rumah tangga. Dengan keterampilan yang dimiliki, para peserta diharapkan mampu memanfaatkan waktu luang menjadi peluang usaha produktif.

“Sebagai aspirator di Malang Raya, saya akan terus mengawal dan mengucurkan program pelatihan seperti ini. Konstituen saya sebagian besar adalah ibu-ibu. Melalui pembekalan keterampilan ini, kita optimistis dapat menurunkan Tingkat Pengangguran Terbuka sekaligus memastikan urusan domestik keluarga tetap terurus, namun dapur mereka tetap bisa ngepul,” pungkasnya. (Ans)


Komentar
komentar yang tampil sepenuhnya tanggung jawab komentator seperti yang diatur UU ITE
  • Perkuat Ekonomi Keluarga, Sri Untari Gandeng Disnaker Latih Ibu-Ibu Malang Raya Berbasis Koperasi

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Apa yang Anda pikirkan?

Trending Now