Banner Iklan

Mahasiswa Bina Desa UPNVJT Dukung SDGs Desa melalui Observasi UMKM dan Inovasi Pemanfaatan Limbah Durian di Desa Galengdowo

Admin JSN
19 Mei 2026 | 08.43 WIB Last Updated 2026-05-19T01:45:53Z

Mahasiswa Bina Desa UPNVJT Dukung SDGs Desa melalui Observasi UMKM dan Inovasi Pemanfaatan Limbah Durian di Desa Galengdowo

Mahasiswa Bina Desa UPN Veteran Jawa Timur saat melakukan survei UMKM di Desa Galengdowo, Jombang, Minggu (11/5/2026). Kegiatan ini dilakukan untuk menggali potensi usaha masyarakat sekaligus mengenalkan inovasi pemanfaatan limbah durian menjadi produk bernilai ekonomi. Dokumentasi Kelompok 1 Bina Desa UPNVJT

JOMBANG | JATIMSATUNEWS.COM :  Kelompok 1 Mahasiswa Bina Desa UPN Veteran Jawa Timur melaksanakan kegiatan survei UMKM di Desa Galengdowo pada 11 Mei 2026. Kegiatan dilakukan sebagai langkah awal untuk mengenali potensi usaha masyarakat setempat. Selain itu, mahasiswa juga mengenalkan inovasi pemanfaatan limbah durian sebagai bagian dari dukungan SDGs Desa.

Observasi dilakukan dengan mendatangi berbagai pelaku UMKM secara langsung dan melakukan wawancara. Tujuannya untuk mengetahui kondisi usaha serta menyesuaikan program kerja mahasiswa agar tepat sasaran. Kehadiran mahasiswa juga disambut baik oleh masyarakat setempat.

Mahasiswa mengunjungi beberapa UMKM, yaitu usaha milik Ibu Ramiati dan Ibu Asih. Mahasiswa memperoleh informasi mengenai proses produksi, pemasaran produk, hingga kendala yang dihadapi dalam menjalankan usaha. Sebagian besar pemasaran produk masih dilakukan melalui pelanggan tetap dan lingkungan sekitar desa sehingga jangkauan penjualan belum terlalu luas.

Ibu Ramiati menyampaikan bahwa pemasaran menjadi salah satu tantangan utama dalam menjalankan usahanya. “Biasanya yang beli warga sekitar atau pelanggan tetap saja, jadi penjualannya kadang naik turun,” ujar Ibu Ramiati.

Selain itu, promosi melalui media sosial juga belum dilakukan secara maksimal karena keterbatasan pengetahuan mengenai pemasaran digital. Meski demikian, usaha dapat tetap dijalankan karena menjadi salah satu sumber penghasilan sehari-hari.

Sementara itu, Ibu Asih menjelaskan bahwa usaha yang dijalankannya dilakukan saat memiliki waktu luang karena harus membagi waktu dengan kegiatan lainnya. Produk yang dibuat biasanya dipasarkan dengan cara dikirim ke beberapa desa di sekitar Wonosalam.

“Kalau jualan online takut pesanannya terlalu banyak, jadi saya menyesuaikan dengan waktu yang ada,” ujar Ibu Asih. Beliu juga menjelaskan bahwa permintaan produk biasanya meningkat menjelang Hari Raya Idul Fitri sehingga produksi menjadi lebih ramai dibanding hari-hari biasa.

Melalui survei UMKM, mahasiswa memperoleh banyak pengalaman dan pemahaman mengenai kondisi usaha masyarakat desa. Mahasiswa dapat melihat secara langsung bagaimana pelaku UMKM mempertahankan usahanya di tengah berbagai kendala yang dihadapi.

Data hasil survei nantinya akan digunakan sebagai dasar penyusunan program kerja Kelompok Bina Desa UPN Veteran Jawa Timur. Mahasiswa berharap kegiatan tersebut dapat membantu mendukung perkembangan UMKM di Desa Galengdowo serta meningkatkan potensi usaha masyarakat setempat.

Dalam kesempatan tersebut, mahasiswa mengenalkan inovasi pemanfaatan limbah durian. Kulit durian dapat diolah menjadi briket sebagai bahan bakar alternatif, sedangkan biji durian dapat dijadikan tepung yang berpotensi menjadi bahan tambahan dalam pengembangan produk UMKM. Tepung biji durian ini diharapkan dapat membuka peluang inovasi produk baru di sektor pangan.

Inovasi tersebut diharapkan dapat membantu mengurangi limbah organik di desa sekaligus meningkatkan nilai ekonomi dari limbah yang sebelumnya belum dimanfaatkan. Hal ini juga membuka peluang pengembangan produk baru bagi UMKM setempat secara berkelanjutan.




Author:

1. Dikyi Setiawan

2. Tiara Nur Fadhilah

3. Medina Adenia Putri

4. Mutiara Rengganis

5. Muhammad Fajar Jaya Ramadhan

6. Suprihatin



Komentar
komentar yang tampil sepenuhnya tanggung jawab komentator seperti yang diatur UU ITE
  • Mahasiswa Bina Desa UPNVJT Dukung SDGs Desa melalui Observasi UMKM dan Inovasi Pemanfaatan Limbah Durian di Desa Galengdowo

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Apa yang Anda pikirkan?

Trending Now