Banner Iklan

Jelang Armuzna, Senator Lia Istifhama Cek Kondisi Jamaah Termasuk Kesiapan Pelaksanaan Murur

Admin JSN
25 Mei 2026 | 15.48 WIB Last Updated 2026-05-25T08:51:27Z
Senator Lia Istifhama mengunjungi jamaah haji Indonesia untuk mengetahui kondisi dan kesiapan jelang Armuzna./dok.istimewa

MAKKAH | JATIMSATUNEWS.COM - Jamaah haji terutama dari Indonesia segera memasuki Armuzna, yaitu Arafah, Muzdalifah, dan Mina yang menjadi pusat pelaksanaan rangkaian ibadah haji.

Fase Armuzna merupakan inti atau puncak ibadah haji yang berlangsung sekitar 5-6 hari mulai dari 8 hingga 13 Zulhijah. 

Pada fase ini, jamaah akan melaksanakan rangkaian ibadah wukuf, mulai dari berdiam diri, berdoa, dan berzikir dari waktu zuhur hingga terbenam matahari. Kemudian singgah (mabit) dan bermalam hingga melontar jumrah (Ula, Wustha, dan Aqabah). Ini membuat fase Armuzna juga dikenal sebagai tahapan yang paling menguras tenaga, fisik, dan mental jemaah haji.

Hal ini pula yang menjadi dasar kunjungan anggota Dewan Perwakilan Daerah (DPD) RI, Dr. Lia Istifhama kepada jamaah haji Indonesia di Tanah Suci. Sebagai senator asal Jawa Timur, ia pun mengunjungi jamaah Jatim yang bersiap memasuki fase Armuzna.

Senator Lia mengunjungi jamaah haji asal Kabupaten Sumenep yang tergabung dalam rombongan 2 Kloter 77. Tepatnya, berlangsung di Hotel Mahd Al Resala, kawasan Ar Raudhah, Makkah, sektor 410.

Kedatangan politisi yang akrab disapa Ning Lia ini disambut hangat oleh para jamaah. Suasana penuh kekeluargaan tampak mewarnai pertemuan tersebut. 

Ning Lia kemudian memberikan motivasi sekaligus pesan penting kepada jamaah agar tetap menjaga kondisi fisik dan kesehatan menjelang rangkaian puncak ibadah haji.

Menurutnya, menjaga stamina menjadi hal yang sangat penting mengingat para jamaah akan segera menjalani rangkaian ibadah wajib haji yang membutuhkan kesiapan fisik maupun mental.

"Armuzna merupakan rangkaian inti ibadah haji yang membutuhkan kesiapan fisik dan mental, sehingga jamaah harus benar-benar menjaga kesehatan dan stamina," ungkap Lia kepada jamaah.

Pada fase tersebut, jamaah dituntut memiliki ketahanan fisik yang baik karena aktivitas ibadah dilakukan dalam kondisi cuaca panas dengan mobilitas yang cukup tinggi.

"Cuaca di Tanah Suci cukup ekstrem, sehingga jamaah harus memperhatikan pola makan, istirahat yang cukup, dan jangan memaksakan diri ketika kondisi tubuh kurang fit," sambungnya.

Selain mengingatkan pentingnya menjaga kesehatan, Lia juga berharap jamaah haji asal Kabupaten Sumenep tetap menjaga kekompakan dan saling membantu antarjamaah selama berada di Tanah Suci. Terlebih, jamaah yang ia kunjungi adalah jamaah haji mandiri non KBIHU.

Senator Lia saat menemui jamaah haji Indonesia di Makkah jelang Armuzna./dok.istimewa

"Saya berharap jamaah haji asal Kabupaten Sumenep tetap kompak, saling membantu, dan menjaga kebersamaan selama menjalankan ibadah di Tanah Suci. Karena terbukti jamaah ini merupakan jamaah mandiri non KBIHU yang saling memberikan support wawasan satu sama lain sehingga jamaah terlihat sangat siap memasuki fase Armuzna," lanjutnya.

"Kebersamaan antarjamaah sangat penting, karena perjalanan haji bukan hanya soal ibadah pribadi, tetapi juga bagaimana saling menjaga dan menguatkan satu sama lain," imbaunya.

Ia juga menekankan pentingnya spirit positif selama berhaji agar ibadah yang dijalani terasa lancar secara fisik dan psikis—tanpa merasa ada beban.

"Alhamdulillah kita di sini memenuhi panggilan Allah SWT. Bahwa takdir berhaji akhirnya kita dapatkan setelah lama kita menunggu panggilan ini. Tentu rasa syukur ini harusnya menguatkan spirit khoirunnas anfauhum linnas. Bagaimana kita bukan hanya berharap kesehatan kita selama berhaji, tapi kita pun berkewajiban mendoakan keluarga kita," tutur Lia.

"Kita berdoa agar kita semua dalam kesehatan dan keberkahan, anak cucu kita pun semoga kelak menjadi anak-anak sukses dan menyusul kita berhaji pada saatnya," ucapnya lagi.

Anggota Komite III ini juga memanfaatkan waktu kunjungannya tersebut untuk berdialog langsung terkait pelayanan haji di era Kementerian Haji, Mochamad Irfan Yusuf, atau yang akrab disapa Gus Irfan.

"Saya senang bisa bertemu langsung dengan jamaah haji asal Sumenep dan mendengarkan berbagai masukan serta harapan mereka terkait pelaksanaan ibadah haji tahun ini. Secara akomodasi kamar, hotel mereka ini sangat bersih dan luas. Namun problem dalam hal makanan yang mana pernah terjadi keterlambatan makanan, yang seharusnya siang tapi datangnya sore," ungkap Lia, mengulang apa yang disampaikan jamaah.

Anggota DPD RI Lia Istifhama berfoto bersama jamaah haji Indonesia di Makkah jelang menuju Armuzna./dok.istimewa

Momen lainnya dalam kunjungan ini, Lia bertemu dengan para tokoh Madura, di antaranya Kiai Robith dan pengusaha Madura Nurul Hidayatullah. Tak lupa, ia pun menyempatkan membaca talbiyah bersama jamaah sebelum mengunjungi jamaah yang sakit, jamaah disabilitas sehingga harus melalui fase murur, hingga jamaah yang sempat demam tinggi beberapa hari.

Sebagai informasi, Murur dalam ibadah haji adalah skema pergerakan jemaah dari Arafah menuju Mina dengan cara melintasi kawasan Muzdalifah tanpa turun atau bermalam (mabit) di dalam tenda.  

"Ada beberapa jamaah yang murur dan sempat sakit, namun semuanya dipastikan mampu memasuki fase Armuzna dengan pendampingan khusus," beber Ning Lia.

Adapun puncak ibadah haji terdiri dari Wukuf di Arafah (9 Zulhijah) yang bertepatan pada Selasa, 26 Mei 2026.

Kemudian melontar jumrah (7 batu) Aqabah pada 10 Zulhijah (27/5) di Mina, yang kemudian melakukan Tahalul Awal. Dilanjut dengan Tawaf Ifadah, Sai, Tahalul Tsani, Mabit dan melontar jumrah (3 batu) pada hari Tasyrik (11-13 Zulhijah) di Mina. Lalu ditutup dengan Tawaf Wada sebagai perpisahan sebelum meninggalkan Makkah.

Sedangkan, bagi yang tidak menjalankan ibadah haji akan menyambut Hari Raya Idul Adha 1447 H pada Rabu, 27 Mei 2026 sesuai dari hasil sidang Isbat Kementerian Agama RI. ***

Editor: YAN

Baca juga: Lia Istifhama Kunjungi Jamaah Haji Sumenep di Makkah


Komentar
komentar yang tampil sepenuhnya tanggung jawab komentator seperti yang diatur UU ITE
  • Jelang Armuzna, Senator Lia Istifhama Cek Kondisi Jamaah Termasuk Kesiapan Pelaksanaan Murur

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Apa yang Anda pikirkan?

Trending Now