Jatimsatunews.com, Sidoarjo – Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) serentak di Kabupaten Sidoarjo berlangsung hari ini, Minggu (24/5/2026). Sebanyak 80 desa dengan 230 Calon Kepala Desa (Cakades) ikut dalam pesta demokrasi di tingkat desa tersebut. Pelaksanaan Pilkades Serentak Kabupaten Sidoarjo 2026 sendiri tersebar di 17 kecamatan.
Pagi tadi, Bupati Sidoarjo H. Subandi meninjau langsung pelaksanaan Pilkades serentak. Dua desa yang dikunjungi yakni Desa Trompoasri, Kecamatan Jabon dan Desa Pabean, Kecamatan Sedati. Ia mendatangi beberapa Tempat Pemungutan Suara (TPS) di dua desa tersebut untuk memantau langsung jalannya pelaksanaan Pilkades bersama Kapolresta Sidoarjo Kombes Pol Christian Tobing dan Sekda Sidoarjo Fenny Apridawati.
Bupati H. Subandi berharap pelaksanaan Pilkades serentak di Kabupaten Sidoarjo berjalan kondusif. Ia memastikan pelaksanaannya berlangsung aman dan lancar tanpa adanya gejolak antar Cakades maupun relawannya. Oleh karena itu, ia meminta seluruh Cakades bersama relawannya dapat mewujudkan Pilkades damai di Kabupaten Sidoarjo. Seluruh Cakades juga diharapkan mampu memimpin relawannya dengan bijak.
“Hari ini kita sidak bersama Forkopimda, ada Pak Kapolres dan teman-teman OPD untuk melihat kondisi riil yang ada di lapangan. Alhamdulillah, hari ini kita sudah sidak di dua TPS dan semua berjalan dengan baik,” ujar Bupati H. Subandi usai sidak di TPS 02 Desa Trompoasri.
Bupati H. Subandi mengatakan, pada Pilkades serentak tahun ini digunakan sistem pembagian wilayah TPS. Oleh karenanya, pelaksanaan pemungutan suara tidak dipusatkan di satu titik saja, melainkan dilaksanakan di beberapa TPS. Sistem tersebut dinilai mampu mengurangi potensi konflik atau gesekan antar pendukung.
“Alhamdulillah sistem per TPS ini, pengurangan konflik internal sangat terasa sekali. Berbeda dengan sistem yang dulu dipusatkan di desa, Alhamdulillah kita lihat semuanya berjalan dengan baik,” jelasnya.
Ia juga meminta kepada masing-masing pendukung untuk tidak mencederai demokrasi pada pelaksanaan Pilkades kali ini. Seluruh relawan diharapkan dapat memberikan dukungan terbaiknya dengan tetap menjaga situasi tetap dingin dan kondusif. Jangan sampai karena Pilkades, hubungan pertemanan berubah menjadi permusuhan, apalagi sampai terjadi tindakan anarkis.
Siapapun Cakades yang terpilih nantinya wajib didukung seluruh warga. Pasalnya, seluruh Cakades berangkat dengan visi dan misi untuk membangun desa agar lebih maju dan sejahtera.
“Harapan kita Pilkades ini harus sukses, tidak ada yang bersitegang. Semua relawan memberikan dukungan terbaiknya dengan menjaga situasi tetap adem ayem. Siapapun yang terpilih nantinya, ya itulah kepala desa kita yang harus didukung bersama,” pungkasnya.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar
Apa yang Anda pikirkan?