Banner Iklan

Empat Bulan Jalani Program Asistensi Mengajar, Mahasiswa FITK UIN Malang Ukir Jejak Emas di SMP Laboratorium UM

M. Kholilur Rohman
12 Mei 2026 | 12.16 WIB Last Updated 2026-05-12T05:16:26Z

 

Foto: Dokumentasi bersama

MALANG | JATIMSATUNEWS.COM – Suasana haru dan bangga menyelimuti Aula SMP Laboratorium Universitas Negeri Malang, Senin siang. Tepat pada Senin (11) kemarin, sembilan mahasiswa Asistensi Mengajar AM-KKM 59 Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan UIN Maulana Malik Ibrahim Malang menggelar diseminasi spektakuler sebagai laporan pertanggung jawaban program 4 bulan pengabdian mereka.

Tim solid yang terdiri dari Frendi Shofiatul, Nadliyatul Ilmiyah, Luthfin Nadhiroh, Ahmad Jauhari (PAI), Abdullah Shofa, Adinda Dian Istiqomah, Auliya Zuhrin (PIPS), Amalia Mufidah (TM), dan Tasriatul Chusniawati (TBI) sukses memukau hadirin. Acara dihadiri langsung oleh Kepala Sekolah Dra. Yayuk Prihatnawati, M.Pd., beserta jajaran Wakil Kepala Sekolah dan guru pamong.

Acara dibuka hangat dengan sambutan Ketua Tim AM-KKM, dilanjutkan sambutan apresiatif dari Ibu Yayuk. Puncak acara terjadi saat tim mahasiswa memaparkan deretan program inovatif yang telah dijalankan selama 4 bulan, baik di bidang akademik maupun non-akademik. Mulai dari pendampingan pembelajaran kreatif, pengembangan media ajar digital, hingga program karakter dan literasi yang terbukti menyalakan semangat baru di kalangan siswa.

Sesi tanya jawab menjadi momen paling hidup. Para guru tak henti-hentinya melontarkan pertanyaan kritis sekaligus apresiasi.

“Kami melihat dedikasi dan inovasi luar biasa dari adik-adik mahasiswa. Programnya tidak hanya berjalan, tapi membekas,” ujar salah satu guru pamong.

Pujian tertinggi datang langsung dari Kepala Sekolah. Dalam pesannya, Dra. Yayuk Prihatnawati, M.Pd. menegaskan bahwa ia sangat terbuka dalam menerima mahasiswa asistensi mengajar di SMP Laboratorium UM.

“Kami akan bersenang hati jika melanjutkan kerjasama bersama UIN Malang untuk mengirimkan mahasiswa asistensi mengajar di SMP Laboratorium UM. Adik-adik mahasiswa sudah memberikan inovasi-inovasi yang sangat dapat dikembangkan di sekolah kami selanjutnya”.

Pernyataan ini menjadi bukti nyata bahwa kehadiran Tim AM-KKM 59 UIN Malang bukan sekadar memenuhi tugas, melainkan telah memberi dampak dan warisan program yang berkelanjutan.

Diseminasi AM-KKM 59 FITK UIN Maulana Malik Ibrahim Malang di SMP Laboratorium UM bukan hanya menjadi ajang laporan formal, melainkan perayaan atas sinergi dan inovasi. Keberhasilan 9 mahasiswa lintas jurusan dalam menghadirkan program bermakna selama 4 bulan telah membuka gerbang kerjasama yang lebih luas. Janji Kepala Sekolah untuk melanjutkan kolaborasi adalah bukti emas bahwa mahasiswa UIN Malang mampu menjadi agent of change di dunia pendidikan.

Komentar
komentar yang tampil sepenuhnya tanggung jawab komentator seperti yang diatur UU ITE
  • Empat Bulan Jalani Program Asistensi Mengajar, Mahasiswa FITK UIN Malang Ukir Jejak Emas di SMP Laboratorium UM

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Apa yang Anda pikirkan?

Trending Now