![]() |
| Dokumentasi Pribadi |
TUBAN | JATIMSATUNEWS.COM: Mahasiswa Universitas Pembangunan Nasional (UPN) "Veteran" Jawa Timur secara resmi memulai program Bina Desa di Desa Ngujuran pada Kamis, 02 April 2026. Kedatangan para mahasiswa ini disambut hangat oleh jajaran perangkat desa setempat dalam sebuah acara pembukaan yang berlangsung dengan penuh keakraban.
Sebagai lokasi pelaksanaan program, Desa Ngujuran memiliki potensi agribisnis yang cukup besar, terutama di sektor pertanian. Namun, potensi tersebut belum dimanfaatkan secara optimal untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Salah satu potensi unggulan desa adalah keberadaan pohon siwalan yang melimpah dan memiliki nilai ekonomis tinggi.
Berdasarkan potensi tersebut, tim mahasiswa Bina Desa berupaya melakukan pengembangan melalui inovasi produk turunan siwalan, seperti pengolahan legen, dodol siwalan, dan kue dumbek, serta pemanfaatan limbah siwalan menjadi produk kreatif yang bernilai guna. Upaya ini juga disertai dengan pendampingan kepada masyarakat, mulai dari proses produksi hingga pengemasan, guna meningkatkan daya saing produk.
Dalam rangka merealisasikan program tersebut, Kegiatan Bina Desa ini melibatkan 12 mahasiswa dari Program Studi Agribisnis. Selama dua bulan ke depan, para mahasiswa akan tinggal dan berbaur dengan masyarakat untuk melaksanakan berbagai program kerja yang telah dirancang. Dalam pelaksanaannya, kegiatan ini juga dilaksanakan di bawah bimbingan Dr. Ir. Nuriah Yuliati M.P., Dr. Ir. Mubarokah, M.T., Yesi Mustika Ningsih, S.P., M.P., Mirza Andrian Syah, S.P., M.P., Mirza Ramadhani, S.P., M.P., sebagai dosen pembimbing.
Acara pembukaan yang diselenggarakan di Balai Desa tersebut turut dihadiri oleh Kepala Desa Ngujuran, jajaran perangkat desa, serta tokoh masyarakat setempat. Dalam kesempatan tersebut, pihak desa menyampaikan sambutan positif atas kehadiran mahasiswa dan berharap program Bina Desa ini mampu memberikan kontribusi nyata bagi kemajuan desa, baik dari aspek ekonomi, sosial, maupun pemanfaatan teknologi.
Ketua Kelompok Mahasiswa Bina Desa Agribisnis UPN “Veteran” Jawa Timur, Rohmat, dalam sambutannya menegaskan bahwa kegiatan ini tidak sekadar menjadi bagian dari kewajiban akademik, melainkan juga sebagai bentuk pengabdian nyata kepada masyarakat. Ia menyampaikan bahwa mahasiswa mengusung tema “Transformasi Lokal: Inovasi Pengolahan Potensi Desa dan Penguatan Branding Digital” sebagai fokus utama yang akan menjadi landasan dalam merancang dan melaksanakan seluruh program kerja selama kegiatan berlangsung.
Tema tersebut dipilih bukan tanpa alasan, program ini dirancang selaras dengan pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya SDG 8 (Pekerjaan Layak dan Pertumbuhan Ekonomi) melalui penguatan potensi lokal, serta SDG 9 (Industri, Inovasi, dan Infrastruktur) melalui digitalisasi dan inovasi produk. Melalui tema tersebut, mahasiswa berupaya menjalin kolaborasi dengan masyarakat Desa Ngujuran dalam menggali potensi lokal sekaligus mencari solusi atas berbagai permasalahan yang ada, guna mendorong peningkatan kesejahteraan bersama.
Sebagai simbol dimulainya kegiatan, dilakukan prosesi pemotongan pita oleh Kepala Desa Ngujuran dan Kepala Dusun yang didampingi oleh perwakilan mahasiswa. Prosesi ini menjadi penanda resmi dibukanya rangkaian program Bina Desa sekaligus wujud harapan akan terjalinnya kerja sama yang baik antara mahasiswa dan masyarakat setempat.
Program Bina Desa ini direncanakan berlangsung selama dua bulan. Selama periode tersebut, para mahasiswa diharapkan mampu mengimplementasikan ilmu yang diperoleh di bangku perkuliahan melalui berbagai program kerja yang inovatif dan solutif, sebagai upaya mendukung percepatan pembangunan desa.
Rangkaian acara pembukaan kemudian ditutup dengan kegiatan ramah tamah antara mahasiswa dan perangkat desa, yang menjadi simbol dimulainya sinergi dan kerja sama antara akademisi dengan masyarakat Desa Ngujuran.
Penulis : Mirza Ramadhani, S.P., M.P.




Tidak ada komentar:
Posting Komentar
Apa yang Anda pikirkan?