![]() |
| Tapak Suci UMM membawa pulang banyak medali dari Paku Bumi Open Championship 2026 di UGM Yogyakarta./dok. UMM |
MALANG | JATIMSATUNEWS.COM - Prestasi gemilang diraih Universitas Muhammadiyah Malang (UMM) di bidang olahraga, yakni bela diri pencak silat.
Melalui delegasi Tapak Suci UMM, deretan medali diraih di kejuaraan nasional yang berlangsung di Universitas Gadjah Mada (UGM) Yogyakarta.
Teriakan lantang penuh semangat dalam setiap sesi latihan menjadi energi utama bagi tim Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) Tapak Suci Universitas Muhammadiyah Malang (UMM).
Kedisiplinan, kekompakan, dan mental juang yang terus diasah terbukti sukses mengantarkan seluruh delegasi atletnya memborong medali pada kejuaraan nasional Paku Bumi Open Championship yang digelar pada 4-5 April di Universitas Gadjah Mada (UGM) Yogyakarta.
Pada kategori Seni Tunggal IPSI, gelar Juara 1 sukses diamankan oleh Nurmalita Aulia di sektor putri dan M. Abdul Rozzaq Naufal di sektor putra.
Dominasi tersebut berlanjut pada nomor ganda, di mana pasangan M. Azwin Kurniawan dan M. Allam Imaduddin menyabet Juara 1 Ganda Putra, disusul oleh Balqies Al-Mulkiyah dan Rosyidatul Hasanah yang meraih Juara 1 Ganda Putri.
Kemudian, Kelvin Putra Mahendra turut menorehkan prestasi sebagai Juara 2 Tanding Kelas G Putra. Melengkapi pencapaian luar biasa tim ini, medali perunggu masing-masing berhasil dibawa pulang oleh Nurdin Doni Tupen, Jesica Indira Fauzi, Jeryfer Rinda Salsabila, dan Dzakiyah Talita Saki.
Ketua UKM Tapak Suci UMM, Rio Esa Prayoga, menjelaskan bahwa prestasi ini lahir dari persiapan panjang dan terencana. "Latihan dilakukan secara rutin lima kali dalam seminggu. Ritme latihan yang terjaga serta suasana kompetitif di internal tim menjadi faktor penting dalam meningkatkan performa," bebernya, dalam rilis UMM, Kamis (16/4).
Keberhasilan ini juga didukung penuh oleh fasilitas menyeluruh dari pihak kampus. Mulai dari pendanaan operasional, transportasi, hingga penyediaan sarana latihan memadai agar atlet bisa fokus mencetak prestasi.
Meskipun seluruh atlet membawa pulang medali, Rio mengingatkan bahwa hasil ini tetap menjadi bahan evaluasi menuju target yang lebih optimal.
"Tantangan utama dunia olahraga sering kali datang dari dalam diri atlet itu sendiri. Kuncinya adalah membiasakan diri disiplin, menjaga konsistensi, serta memperkuat doa dan ibadah," ungkapnya.
Menanggapi prestasi ini, Kepala Bagian Minat dan Bakat Kemahasiswaan UMM, Ir. Ary Bakhtiar, SP., M.Si., IPM., ASEAN Eng., mengungkapkan rasa bangganya atas capaian gemilang tersebut.
Pihaknya menegaskan bahwa universitas akan selalu hadir mendukung pengembangan potensi mahasiswa.
"Kami sangat mengapresiasi kerja keras, kedisiplinan, dan mental juara yang ditunjukkan oleh tim Tapak Suci. Prestasi di ajang nasional ini membuktikan bahwa mahasiswa UMM tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga tangguh di bidang non-akademik. Jadikan hasil ini sebagai pemacu semangat untuk mendulang lebih banyak emas di The 1st Muhammadiyah Games 2026 mendatang," ujar Ary Bakhtiar.
Melalui rilis resminya, UMM berkomitmen untuk terus menyediakan ekosistem dan fasilitas terbaik guna mencetak generasi berprestasi yang berdaya saing.
Melalui sinergi antara semangat pantang menyerah para atlet dan dukungan penuh kampus, tradisi juara ini diharapkan oleh pihak kampus dapat terus berlanjut dan mampu mengharumkan nama almamater di kancah nasional hingga internasional. ***
Editor: YAN



Tidak ada komentar:
Posting Komentar
Apa yang Anda pikirkan?