Banner Iklan

Menata Standar dan Menjaga Tradisi Pagar Nusa Kabupaten Malang

Admin JSN
24 April 2026 | 21.48 WIB Last Updated 2026-04-24T14:53:43Z
Pagar Nusa Kabupaten Malang menggelar coaching clinic untuk menata standar dan menjaga tradisi./dok. Istimewa

MALANG | JATIMSATUNEWS.COM - Para pelatih Pagar Nusa dari berbagai unit di Kabupaten Malang berkumpul dalam satu forum pembelajaran bersama.

Mereka tidak sekadar berlatih, tetapi membedah arah dan metode latihan, dalam coaching clinic bertajuk 'Penyusunan Program Latihan Pencak Silat' yang digelar UKM Pagar Nusa Unira, Selasa malam, di Aula Kantor PCNU Kabupaten Malang, (21/4).

Pertemuan yang dimulai pukul 18.30 WIB itu menjadi ruang refleksi sekaligus konsolidasi metodologi kepelatihan.

Di tengah tuntutan prestasi yang semakin tinggi, para pelatih dihadapkan pada kebutuhan mendesak menyusun program latihan yang tidak lagi berbasis kebiasaan semata, melainkan bertumpu pada perencanaan yang sistematis dan terukur.

Ahmad Bashori, S.Pd., pelatih berlisensi IPSI Jawa Timur, hadir sebagai narasumber utama. Ia menekankan bahwa kualitas atlet sangat ditentukan oleh kualitas perencanaan latihan yang dibuat oleh pelatihnya.

"Program latihan yang tepat adalah kunci mencetak atlet berprestasi sekaligus menjaga kelestarian teknik pencak silat sesuai standar operasional kepelatihan," ujarnya.

Dalam forum itu, pembahasan tidak berhenti pada aspek teknis gerakan. Para pelatih juga diajak memahami dimensi manajerial dalam menyusun kurikulum latihan mulai dari perencanaan jangka pendek, periodisasi latihan, hingga evaluasi capaian atlet.

Pandangan tersebut diperkuat oleh Nur Ridwan, M.Pd., Wakil Sekretaris PW Pagar Nusa Jawa Timur. Ia menilai keseragaman visi dan metodologi menjadi fondasi penting agar pembinaan disetiap unit berjalan dalam satu arah.

"Kita butuh standar bersama, agar kualitas latihan tidak bergantung pada subjektivitas masing-masing pelatih, tetapi berdiri di atas sistem yang sama," katanya.

Pemilihan Kantor PCNU Kabupaten Malang sebagai lokasi kegiatan mengandung makna tersendiri.

Selain sebagai pusat koordinasi organisasi, tempat ini menjadi simbol bahwa pembinaan Pagar Nusa tidak terlepas dari nilai-nilai ke-NU-an yang menekankan keseimbangan antara tradisi dan pembaruan.

Klinik kepelatihan digelar Pagar Nusa Kabupaten Malang untuk menata standar dan menjaga tradisi./dok. Istimewa

Melalui kegiatan ini, Pagar Nusa Kabupaten Malang menegaskan langkahnya menuju standardisasi program latihan. Bukan sekadar untuk mengejar prestasi, tetapi juga untuk menjaga kesinambungan ilmu, disiplin, dan karakter dalam setiap proses pembinaan.

Di tengah perubahan zaman, langkah ini menjadi penanda bahwa pencak silat tidak hanya diwariskan, tetapi juga dikelola dengan kesadaran, dengan sistem, dan dengan visi yang sama. (Rof)

***

Editor: YAN


Komentar
komentar yang tampil sepenuhnya tanggung jawab komentator seperti yang diatur UU ITE
  • Menata Standar dan Menjaga Tradisi Pagar Nusa Kabupaten Malang

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Apa yang Anda pikirkan?

Trending Now