Banner Iklan

Ketua Umum LPKAN Indonesia Serukan Gerakan Integritas Nasional: “Jangan Takut Berdiri di Jalan Kebenaran”

Anis Hidayatie
13 April 2026 | 14.51 WIB Last Updated 2026-04-13T07:54:38Z

 


Ketua Umum LPKAN Indonesia  R. Mohammad Ali (tengah celana coksu), Serukan Gerakan Integritas Nasional: “Jangan Takut Berdiri di Jalan Kebenaran

SURABAYA | JATIMSATUNEWS.COM: Ketua Umum LPKAN Indonesia, R. Mohammad Ali, menegaskan pentingnya keberanian, integritas, dan independensi dalam menjalankan fungsi pengawasan terhadap kinerja aparatur negara.

 Hal tersebut disampaikan dalam sambutan resmi yang dirilis pada Senin, 13 April 2026, sebagai bagian dari acara pelantikan Pengurus DPD LPKAN INDONESIA Provinsi Jawa Timur Masa Bakti 2026-2031 yang di Nahkodai oleh Mohammad S.Abdillah, SH, MH dan Sekretaris Ketut Surya Putra, SH, MH, C.Me serta Bendahara Aning Wijayanti, SH, MH.

Dalam sambutannya, R. Mohammad Ali menegaskan bahwa pelantikan bukan sekadar seremoni, melainkan deklarasi sikap dan komitmen moral untuk memperjuangkan kejujuran dan keadilan di tengah tantangan bangsa yang semakin kompleks.

“Pelantikan ini bukan hanya sekedar seremonial saja. Ini adalah deklarasi sikap. Kita hidup di zaman yang tidak biasa, kepercayaan publik menurun, integritas sering diperdagangkan, dan keberanian menjadi barang langka,” tegasnya.

Ia juga menyoroti kondisi bangsa yang menurutnya membutuhkan pengawasan independen dan berani. Ia menegaskan bahwa kebenaran tidak boleh dianggap sebagai ancaman dan kejujuran tidak boleh dipandang sebagai sesuatu yang berbahaya.


“Berani jujur dan bertanggung jawab itu hebat. Lalu pertanyaannya, kita mau diam? Atau kita berdiri tegak?” lanjutnya.

LPKAN Indonesia Harus Berdiri Tegak

Dalam pidatonya, Ketua Umum LPKAN Indonesia menegaskan bahwa organisasinya tidak boleh menjadi penonton dalam berbagai persoalan bangsa.

 Ia juga menolak jika lembaga tersebut dijadikan alat kepentingan kelompok tertentu.

“LPKAN Indonesia tidak boleh jadi penonton. Tidak boleh jadi alat kepentingan kelompok. Tidak boleh jadi alat kompromi.

 Pengawasan tanpa keberanian adalah kepalsuan. Integritas tanpa tindakan adalah omong kosong,” tegasnya.

Ia juga mengingatkan para pengurus yang baru dilantik agar tidak cepat berbangga diri, karena tantangan yang dihadapi ke depan tidak ringan.

“Saudara-saudara yang hari ini dilantik, jangan bangga dulu. Ini bukan sekadar kehormatan. Ini adalah beban catatan sejarah. Anda akan diuji, ditekan, bahkan mungkin diserang,” ujarnya.

Tujuh Prinsip Fundamental LPKAN Indonesia

Dalam sambutannya, R. Mohammad Ali juga menegaskan tujuh prinsip fundamental yang harus dijalankan oleh seluruh jajaran LPKAN Indonesia, yaitu:

1. Independen dan tidak memihak

2. Audit, investigasi, dan pengawasan berbasis data dan fakta.

3. Tegakkan disiplin dan tanggung jawab organisasi

4. Membuka saluran pengaduan resmi masyarakat

5. Koordinasi lintas lembaga dan penegak hukum

6. Menjaga organisasi dari kepentingan politik

7. Konsisten dan terus beradaptasi dengan perkembangan zaman

Ia juga menekankan bahwa LPKAN Indonesia harus menjadi kekuatan moral dan intelektual dalam menjaga integritas bangsa.

“Saya tidak ingin LPKAN Indonesia besar karena nama. Saya ingin LPKAN Indonesia besar karena keberanian dan kepercayaan,” tegasnya.

Seruan Menjaga Integritas Bangsa

Di akhir sambutannya, Ketua Umum LPKAN Indonesia mengajak seluruh jajaran untuk menjaga marwah organisasi dan tidak takut memperjuangkan kebenaran.

“Sejarah tidak mencatat orang yang aman. Sejarah mencatat orang yang berani. Jangan takut. Jangan ragu. Dan jangan pernah mundur dari kebenaran,” tutupnya.

Sambutan tersebut ditutup dengan seruan nasionalisme dan komitmen kebangsaan:

"LPKAN Indonesia mengabdi dan bergerak untuk Indonesia, menjaga persatuan dalam Bhinneka Tunggal Ika berlandaskan Pancasila. Rawe-rawe rantas, malang-malang putung. Sekali merdeka tetap merdeka."


Komentar
komentar yang tampil sepenuhnya tanggung jawab komentator seperti yang diatur UU ITE
  • Ketua Umum LPKAN Indonesia Serukan Gerakan Integritas Nasional: “Jangan Takut Berdiri di Jalan Kebenaran”

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Apa yang Anda pikirkan?

Trending Now