Banner Iklan

KAI Daop 7 Madiun Gelar Medical Check Up Serentak

Admin JSN
21 April 2026 | 21.14 WIB Last Updated 2026-04-21T14:15:09Z
PT KAI Daop 7 Madiun menggelar medical check up kepada pegawainya (21/4)./dok. Istimewa

MADIUN | JATIMSATUNEWS.COM - PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi 7 Madiun berkomitmen penuh dalam menjaga kesehatan dan kebugaran para pekerjanya.

Sebagai langkah nyata, Daop 7 Madiun resmi memulai kegiatan Medical Check Up (MCU) rutin bagi seluruh jajaran pekerja pada Selasa (21/4).

Manager Humas Daop 7 Madiun, Tohari, menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari upaya preventif perusahaan untuk memastikan setiap insan KAI dalam kondisi fisik dan mental yang prima.

"Kesehatan pekerja adalah aset utama perusahaan. Dengan tubuh yang sehat, para pekerja dapat menjalankan tugas dengan produktif, fokus, dan yang terpenting, memberikan pelayanan terbaik serta menjamin keselamatan perjalanan kereta api. MCU ini tidak hanya diikuti oleh para pekerja namun level manajemen hingga Kepala Daerah Operasi pun wajib mengikuti MCU," ujar Tohari.

Lokasi dan Alur Pemeriksaan

Untuk memudahkan aksesibilitas, pelaksanaan MCU kali ini tersebar di beberapa titik strategis di wilayah kerja Daop 7 Madiun, antara lain Klinik Mediska Madiun (Lokasi Lama), Klinik Mediska Blitar, Klinik Mediska Kertosono dan Laboratorium Sima Kediri.

Pemeriksaan dilakukan secara komprehensif melalui alur pelayanan yang terstruktur, dimulai dari pendaftaran, pengambilan sampel darah dan urin, pemeriksaan tanda-tanda vital, hingga pemeriksaan penunjang seperti EKG (jantung), visus (mata), radiologi, serta konsultasi langsung dengan dokter.

Bahkan untuk para Awak Sarana Perkeretaapian seperti Masinis, Asisten Masinis, Kondektur, Teknisi KA, Polsuska, Petugas Pengatur Perjalanan (PPKA), hingga Kepala Stasiun mendapatkan pemeriksaan audiometri dan narkoba.

Maksud dan Tujuan MCU

Tohari menjelaskan bahwa MCU bukan sekadar formalitas, melainkan alat deteksi dini (preventif) yang sangat krusial. Berikut adalah tujuan utama dari kegiatan ini:

1. Deteksi Dini Penyakit: Menemukan potensi penyakit kronis seperti diabetes, hipertensi, atau kolesterol tinggi sebelum gejala muncul, sehingga penanganan medis dapat dilakukan lebih cepat dengan biaya yang lebih efisien.

2. Evaluasi Menyeluruh: Memantau fungsi organ vital seperti jantung, paru-paru, hati, dan ginjal secara berkala.

3. Kesehatan dan Produktivitas: Memastikan pekerja dalam kondisi fit guna mengurangi risiko absen akibat sakit serta menilai pengaruh lingkungan kerja terhadap kesehatan karyawan.

4. Data Medis Akurat: Memberikan kepastian kesehatan berdasarkan data ilmiah, bukan sekadar perasaan sehat, sehingga pekerja lebih bijak dalam memilih gaya hidup sehat.

Pentingnya Pemeriksaan Rutin

Medical Check Up disarankan dilakukan secara rutin setiap 6 hingga 12 bulan sekali saat tubuh dalam kondisi stabil agar hasil yang didapat mencerminkan kondisi kesehatan yang sebenarnya.

"Hasil dari pemeriksaan ini akan menjadi panduan bagi perusahaan dan pekerja untuk melakukan tindakan pencegahan atau pengobatan yang sesuai. Kami ingin menciptakan lingkungan kerja yang sehat, sehingga standar keamanan dan kenyamanan bagi pelanggan tetap terjaga di level tertinggi," tutup Tohari. (Dny/Hum)

Editor: YAN


Komentar
komentar yang tampil sepenuhnya tanggung jawab komentator seperti yang diatur UU ITE
  • KAI Daop 7 Madiun Gelar Medical Check Up Serentak

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Apa yang Anda pikirkan?

Trending Now