Foto: Sesi Peresmian MoU Pembangunan Kawasan Berlafadz Iqro'
MALANG | JATIMSATUNEWS.COM - Universitas Islam Negeri (UIN) Maulana Malik Ibrahim Malang terus memperkuat reputasi Internasional serta langkah strategis dalam pengembangan keilmuan berbasis Al-Qur’an dan bahasa Arab. Hal ini ditandai dengan penandatanganan nota kesepahaman (MoU) bersama salah satu yayasan dari Mesir pada Senin, 27 April 2026, serta peresmian Markaz Dirosatul Qur’an wal ‘Arabiyyah pada Selasa, 28 April 2026.
Kerja sama ini menjadi bagian penting dalam memantapkan rencana pembangunan Kawasan berlafadz “IQRO’” yang direncanakan seluas 9 hektar dan berlokasi di Kampus 3 UIN Maliki Malang. Kawasan ini dirancang sebagai pusat kajian Al-Qur’an dan Bahasa Arab yang terintegrasi dan modern.
Dalam masterplan yang telah disusun, Kawasan “IQRO’” akan dilengkapi dengan berbagai fasilitas penunjang, seperti pusat-pusat kajian, laboratorium-laboratorium, asrama mahasiswa, pusat bisnis, hingga fasilitas kebugaran dan apartemen. Seluruh fasilitas ini diharapkan mampu menciptakan ekosistem akademik yang unggul dan berdaya saing internasional.
Foto: Sesi diskusi
Rektor UIN Maulana Malik Ibrahim Malang, Prof. Dr. Hj. Ilfi Nur Diana, M.Si., menegaskan bahwa pembangunan kawasan ini merupakan bagian dari visi besar institusi dalam mengembangkan pendidikan berbasis nilai-nilai Al-Qur’an.
Lebih lanjut, Prof. Ilfi menyampaikan bahwa realisasi pembangunan kawasan tersebut membutuhkan dukungan lembaga pembiayaan baik dari dalam maupun luar negeri yang memiliki keterkaitan dengan rencana tersebut.
“Oleh karenanya, perlu dilakukan kerja sama dengan berbagai pihak, termasuk lembaga funding, baik dari dalam maupun luar negeri, yang memiliki perhatian dan komitmen dalam pengembangan kajian Al-Qur’an dan bahasa Arab.” tambah beliau.



Tidak ada komentar:
Posting Komentar
Apa yang Anda pikirkan?