![]() |
| Hasil Proliga 2026 (24/4), Megawati Hangestri dan Pertamina Enduro menang leg 1 grand final atas Gresik Phonska, laga ini juga dipantau Hyundai Hillstate./Instagram @jpevolley |
YOGYAKARTA | JATIMSATUNEWS.COM - Hasil Proliga 2026 pada babak grand final putri antara Gresik Phonska Plus Pupuk Indonesia vs Jakarta Pertamina Enduro hari ini (24/4) di GOR Amongrogo, Yogyakarta.
Hasilnya, Megawati Hangestri Pertiwi dan Pertamina Enduro menang 3-1 atas Gresik Phonska dengan skor per set 19-25, 25-19, 25-19, dan 25-21.
Phonska asuhan Alessandro Lodi sempat unggul pada set pertama dalam durasi 31 menit.
Namun, Enduro asuhan Bulent Karslioglu juga menang dengan skor dan bahkan durasi identik (31 menit) pada set kedua. Sehingga, kedudukan set imbang, 1-1.
Pada set ketiga, skor identik 25-19 namun durasinya lebih panjang dan Enduro berbalik unggul 2-1.
Set keempat yang menjadi penentuan sempat berjalan ketat sejak awal laga. Namun, momentum kembali diraih Enduro setelah menyamakan kedudukan dan berbalik unggul.
Hingga, poin penutup dihasilkan oleh pukulan keras Wilma Salas yang gagal diantisipasi oleh pertahanan depan dan belakang Phonska.
Kemenangan ini membuat Enduro hanya butuh satu pertandingan lagi untuk mengunci gelar juara Proliga 2026. Jika berhasil, maka ini akan menjadi gelar keempat secara keseluruhan dan kedua secara beruntun.
Gelar pertama Enduro diraih pada 2014 ketika masih bernama Jakarta Pertamina Energi. Lalu, gelar ketiga diraih pada 2025.
Artinya, jika Enduro juara musim ini, mereka akan back to back menjadi kampiun Proliga putri dan bareng pelatih yang sama, Bulent Karslioglu.
Sebaliknya, jika Phonska gagal juara, mereka akan kembali menjadi spesialis runner-up di Proliga sejak 2002.
Sejak edisi perdana Proliga, tim yang sebelumnya dikenal sebagai Gresik Petrokimia belum pernah juara meski mereka sudah langsung masuk final pada edisi pembuka, 2002.
Padahal, mereka sudah masuk ke grand final enam kali dan ketujuh kali pada tahun ini.
Warganet pun mulai mengaitkan Phonska seperti Arsenal--klub sepak bola di Inggris--yang identik sebagai peringkat kedua, meski Arsenal sudah mengoleksi total 13 gelar kasta utama Liga Inggris.
Kepastian nasib Phonska pun akan ditentukan pada laga kedua yang digelar Sabtu (25/4) besok sore pukul 15.00 WIB, jika tidak ada perubahan jadwal.
![]() |
| Bulent Karslioglu dan Megawati Hangestri dalam laga pertama grand final Proliga 2026 putri melawan Gresik Phonska di Amongrogo, Yogyakarta (24/4)./Instagram @jpevolley |
Sisi menarik lainnya, pertandingan grand final putri ini dikabarkan menjadi pantauan tim V League Korea, Suwon Hyundai Hillstate yang dikaitkan dengan Megawati Hangestri.
Mereka dikabarkan oleh media Korsel, Sports Seoul (23/4) akan memantau performa Mega selama grand final sebagai bagian dari pertimbangan mereka untuk merekrut Mega atau tidak.
Mega pun dipastikan tidak akan kembali ke Red Sparks karena tim asal Daejeon telah mengumumkan pemain asing Asia barunya asal China, Zhong Hui.
![]() |
| Zhong Hui menjadi pemain asing Asia baru Red Sparks untuk musim 2026/27 di V League Korea./Instagram @red__sparks |
Zhong Hui merupakan outside hitter kelahiran 8 Desember 1997 yang sempat menjadi rekan setim Irina Voronkova di Shanghai Bright Ubest pada Liga Voli China (CVL) 2025/26.
Red Sparks pun menjadi tim luar negeri pertamanya sekaligus klub kedua sepanjang kariernya sejak debut profesional pada 2018/19.
Dengan pengumuman tersebut, maka Mega dipastikan tidak akan kembali ke Daejeon sebagai pemain Red Sparks musim depan. Namun, masih ada peluang untuk kembali ke V League jika Hyundai Hillstate memilih untuk merekrutnya atau tim lain yang mempertimbangkannya.
Artinya, selain menantikan siapa yang bakal juara Proliga 2026, penggemar bola voli nasional juga sedang menunggu apakah Mega akan kembali bermain di Korea Selatan musim depan atau tidak. ***
Penulis: YAN
Baca juga: Bursa Transfer Pemain Asia V League Korea Memanas





Tidak ada komentar:
Posting Komentar
Apa yang Anda pikirkan?