![]() |
| Megawati Hangestri dan Thanacha Sooksod saat berduel di SEA V League./Instagram @thanacha.momay |
SEOUL | JATIMSATUNEWS.COM - Bursa transfer pemain di V League Korea Selatan musim 2026/27 memanas.
Khusus pada pemain asing Asia sudah terjadi aktivitas transfer.
Mulai musim 2026/27, pemain asing Asia sudah dapat direkrut dengan sistem bebas transfer alias tanpa perlu pendaftaran uji coba (try out) seperti musim 2023/24 hingga 2025/26.
Berbeda dengan pemain asing general yang masih diberlakukan sistem TO dan akan berubah seperti kuota Asia mulai musim 2027/28.
Perubahan sistem perekrutan pemain asing Asia ini membuat klub kontestan V League Korea terutama kategori putri aktif berburu pemain baru.
Hingga artikel ini dibuat, sudah ada tiga klub yang mengumumkan pemain asing Asia-nya.
Tim pertama yang bergerak cepat adalah Hwaseong IBK Altos dengan mendatangkan outside hitter Jepang, Osanai Miwako pada 15 April.
Kedatangan Miwako tidak lepas dari penujukan pelatih kepala asal Jepang, Masayoshi Manabe yang pernah melatih timnas voli putri Jepang.
Tim kedua adalah Incheon Heungkuk Pink Spiders yang mengangkut Jahstice Yauchi yang sebelumnya membela Suwon Hyundai Hillstate.
Pemain Jepang ini diumumkan pada 17 April dan kembali bekerja sama dengan Pelatih Tomoko Yoshihara setelah pernah berkolaborasi di Osaka Marvelous.
Terbaru, GS Caltex Seoul mengumumkan pemain timnas Thailand, Thanacha Sooksod pada Kamis (23/4).
Ini menjadi musim keempat Thanacha di Liga Korea Selatan dan GS Caltex menjadi tim kedua setelah Gimcheon Korea Expressway Hi Pass.
Artinya, ia pindah dari tim yang juara musim reguler 2025/26 ke tim kampiun babak kejuaraan 2025/26.
![]() |
| Thanacha Sooksod saat meraih juara musim reguler V League Korea 2025/26 bersama Gimcheon Hi Pass./Instagram @thanacha.momay |
Kini, tersisa empat tim yang masih berburu pemain asing Asia untuk musim depan. Hi Pass, Hyundai Hillstate, Gwangju AI Peppers, dan Daejeon Jung Kwan Jang Red Sparks.
Nama terakhir identik dengan Megawati Hangestri Pertiwi, namun potensi reuni antara Red Sparks dengan Megawati Hangestri bisa saja mengecil.
Sebab, menurut media Korea Selatan yang terhimpun di Naver, Red Sparks telah terbang ke China pada Februari untuk menyaksikan pertandingan di Liga Voli China.
Kemudian, menurut Sports Seoul dan Sports Donga pada Kamis (23/4), hanya tinggal Hyundai Hillstate yang masih menaruh minat kepada Megawati karena faktor sudah membuktikan kualitasnya di V League Korea selama dua musim (2023/24–2024/25) saat membela Red Sparks.
Menurut dua media tersebut, Hyundai berencana menggunakan sistem permainan mesin pencetak skor ganda ala Red Sparks ketika menduetkan Mega dengan Giovanna Milana Day dan Vanja Bukilic selama dua musim.
Hanya saja, kesepakatan antara Hyundai Hillstate dengan Mega berpotensi akan ditentukan usai grand final Proliga 2026.
Pada babak ini, pihak Hyundai Hillstate akan menonton pertandingan ini untuk melihat kondisi terbaru Mega.
"Saya mengetahui mereka telah meninjau rekaman video secara menyeluruh dan sedang mempertimbangkan untuk menonton pertandingan akhir pekan–grand final Proliga–secara langsung," ungkap seorang narasumber dari Hyundai Hillstate, yang dimuat Sports Seoul.
Kini, patut dinantikan apakah Mega akan kembali ke V League dan bergabung dengan Hyundai Hillstate, atau kembali ke Red Sparks, atau justru tidak jadi untuk kembali bermain di Korea Selatan musim depan karena faktor cedera lutut yang belum sepenuhnya pulih. ***
Penulis: YAN
• Baca juga: GS Caltex Juara
• Ace Megawati Menangkan Enduro dan Ditonton Yeum Hyeseon
• Popsivo Raih Perunggu dan Grand Final Menyusul




Tidak ada komentar:
Posting Komentar
Apa yang Anda pikirkan?