Gubernur Khofifah Terima penghargaan, Jatim Sabet 11 Penghargaan EPPD 2025
JAKARTA | JATIMSATUNEWS.COM: Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa, kembali menorehkan prestasi di tingkat nasional. Ia menerima penghargaan atas capaian kinerja tinggi dalam Penyelenggaraan Pemerintahan Daerah pada peringatan Hari Otonomi Daerah XXX Tahun 2026 yang digelar di Kantor Kementerian Dalam Negeri RI, Jakarta, Senin (27/4/2026).
Penghargaan tersebut diberikan berdasarkan hasil Evaluasi Penyelenggaraan Pemerintahan Daerah (EPPD) Tahun 2025, sebagaimana tertuang dalam Surat Keputusan Menteri Dalam Negeri Nomor 100.2.7_739 Tahun 2026. Pemerintah Provinsi Jawa Timur berhasil meraih skor 3,4695 dengan status kinerja tinggi.
Tak hanya di tingkat provinsi, capaian Jawa Timur juga terbilang istimewa. Dari total 29 penghargaan nasional, Jawa Timur berhasil membawa pulang 11 penghargaan, menjadikannya sebagai provinsi dengan perolehan terbanyak. Rinciannya, delapan kabupaten masuk dalam 15 besar kabupaten berkinerja terbaik nasional, serta dua kota masuk dalam sembilan besar kota terbaik.
Usai menerima penghargaan yang diserahkan oleh Wakil Menteri Dalam Negeri Bima Arya Sugiarto, Gubernur Khofifah menyampaikan rasa syukur dan bangganya atas capaian tersebut.
“Ini bukan kali pertama Jawa Timur menerima penghargaan EPPD, dan Alhamdulillah kita kembali menjadi yang terbanyak di antara provinsi lain. Ini buah kerja keras dan sinergi semua pihak,” ujarnya.
Khofifah menegaskan bahwa keberhasilan tersebut tidak lepas dari komitmen Pemprov Jatim dalam mengimplementasikan otonomi daerah secara optimal. Ia menyebut, arah pembangunan daerah selaras dengan tema nasional “Dengan Otonomi Daerah Kita Wujudkan Asta Cita”.
Di tingkat provinsi, implementasi tersebut diwujudkan melalui program pembangunan lima tahunan bertajuk Nawa Bhakti Satya, yang mencakup sembilan prioritas, di antaranya Jatim Sejahtera, Jatim Kerja, Jatim Cerdas, hingga Jatim Lestari.
“Program pusat akan selalu kami dukung dan kami kuatkan melalui implementasi di daerah, baik di tingkat provinsi maupun kabupaten/kota,” tegasnya.
Sejumlah daerah di Jawa Timur yang turut menerima penghargaan EPPD 2025 antara lain Kabupaten Banyuwangi, Bojonegoro, Gresik, Jombang, Malang, Nganjuk, Ngawi, Sidoarjo, serta Kota Blitar dan Surabaya.
Khofifah pun menyampaikan apresiasi kepada seluruh kepala daerah di Jawa Timur atas capaian tersebut.
“Ini adalah hasil sinergi luar biasa. Dari total penerima penghargaan nasional, Jawa Timur menjadi yang paling banyak. Terima kasih atas kinerja luar biasa seluruh kabupaten/kota,” imbuhnya.
Sementara itu, Wamendagri Bima Arya dalam amanatnya menekankan pentingnya pemaknaan otonomi daerah sebagai kewenangan yang harus dijalankan dengan penuh tanggung jawab dan integritas.
“Kewenangan tanpa integritas hanya akan melahirkan penyimpangan. Otonomi daerah bukan hanya soal kekuasaan, tetapi juga bagaimana menghadirkan pelayanan publik yang adil dan merata,” tegasnya.
Peringatan Hari Otonomi Daerah tahun ini menjadi momentum refleksi bagi seluruh pemerintah daerah untuk terus meningkatkan kualitas tata kelola pemerintahan demi kesejahteraan masyarakat. Yous



Tidak ada komentar:
Posting Komentar
Apa yang Anda pikirkan?