Banner Iklan

Go Zona KHAS Halal di Kantin & RS UMM mendukung UMM sebagai Kampus Islami

Anis Hidayatie
16 April 2026 | 11.01 WIB Last Updated 2026-04-16T04:10:07Z


Go Zona KHAS Halal di Kantin & RS UMM mendukung UMM sebagai Kampus Islami.(Prof. Elfi Anis saati, MP, Ka PS.P3 Halal-UMM).

ARTIKEL | JATIMSATUNEWS.COM: Zona KHAS (Kuliner Halal, Aman, dan Sehat) memberikan manfaat utama berupa jaminan kehalalan produk, kepastian keamanan pangan (higiene), dan peningkatan kualitas gizi konsumsi masyarakat. Program ini juga dimaksudkan mendorong pengembangan UMKM lokal, meningkatkan daya saing usaha melalui sertifikasi, dan memperkuat ekosistem wisata halal. Melalui peningkatan nilai jual dan reputasi kawasan kuliner (food court) sebagai lokasi yang aman, sehat, dan halal.

Manfaat keberadaan Zona KHAS antara lain : a) Membantu pelaku UMKM dalam mendapatkan sertifikasi halal secara kolektif, b) Peningkatan kualitas/mutu dan standar kebersihan produk UMKM; 3) Membantu memasuk ke dalam jaringan ekosistem wisata halal dan kuliner yang lebih besar; serta 4) Pemberdayaan Lokal, yaitu Mendorong pertumbuhan ekonomi dan inovasi produk halal lokal.

Universitas Muhammadiyah Malang setelah mendapat penghargaan sebagai Kampus Islami ( Perguruan Tinggi Muhammadiyah dan ‘Aisyiyah terbaik se-Indonesia versi Majelis Diktilitbang Pimpinan Pusat Muhammadiyah), bertepatan Milad Muhammadiyah ke-113, menegaskan komitmen peluncuran identitas Kampus Islami tersebut. Diantaranya melalui niat memperoleh Zona KHAS di lingkungan Kampus UMM, hal ini sesuai dengan Visi universitas yaitu berfokus pada pengembangan ilmu pengetahuan, teknologi, dan seni (IPTEKS) berdasarkan nilai-nilai Islam untuk menjadi perguruan tinggi terkemuka, profesional, dan berdaya saing internasional. Oleh karenanya UMM juga ingin menjamin para civitas akadmika dan tamu yang mengunjungi kuliner di sekitar kampus, dari aspek ketenangan batin karena sajian makanan-minuman di kedai/tenant kantin sudah bersertifikasi halal, juga memenuhi standar laik higienitas guna menjaga aspek keamanan dan kesehatannya. 


Survey ke 1 Kantin FT-UMM

Kampus UMM mempunyai beberapa kantin yang menyebar di gedung-gedung kuliah dari GKB I s/d V di dekat RS UMM. Untuk tahapan rintisan pembetukan Zona KHAS awal kali ini, akan meliputi mengawal 3 (tiga) titik, antara lain kantin di Fakultas Teknik GKB III, Kantin Asri dan kantin RS UMM, dekat GKB V. Tahap selanjutnya akan lebih memperluas di kasawan GKB I dan area pemandian/rekreasi Sengkaling. Titik-titik tersebut tersebar pada lokasi yang termasuk wilayah Kotamadya Malang dan Kabupaten Malang. Program ini diketuai oleh Dr. Ir. Asmah Hidayati, M.P, IPM.


Pembukaan FGD Oleh Ka LPH KHT PWM Jatim (Prof. Warkoyo)

Upaya perintisan ini sudah dimulai sejak 6-8 bulan lalu, melalui kegiatan sosialisasi dan workshop pentingnya halal dan sertifikasinya, kepada para UKM yang dikoordinir oleh UPT UMM/ Unit Usaha dan Investasi (Dwi Irawan, S.E., M.Ak.), dan para pengelola hotel-hotel di lingkungan UMM (proses pendampingan sertifikasi Halal 3 dapur Hotel Milik UMM). Kelanjutan perolehan rekognisi sebagai zona KHAS UMM, pada hari Rabu, 15 April 2026 melakukan FGD Zona KHAS menghadirkan Dinas Kesehatan, Puskesmas Karangploso Kabupaten Malang, serta Lembaga/Kantor Perwakilan bank Indonesia Malang, yang turut membantu pendanaan program tersebut. Dimulai pukul 09.00 WIB kegiatan FGD dibuka oleh Prof.Warkoyo, sebagai Ketua LPH KHT PWM Jatim (Dekan Fakultas Pertanian UMM), mewakili Wakil Rektor bidang IV (Muhamad Salis Y., M.Psi., PhD. ) di ruang sidang Wakil rektor V (AIK-Keislaman) Prof. Dr. Tri Sulistyaningsih, M.Si. Dihadiri oleh sekitar 25 orang peserta, termasuk anggota tim/SatGas Zona KHAS UMM, dengan pemateri antara lain 1: Prof Dr. Ir. Elfi Anis Saati, MP, sebagai Kepala PS P3 Halal UMM, 2: Ibu Emilia Ina Jaji, terkait syarat perolehan Sertifikat SLHS/SHS (Dinkes Kab. Malang), serta Bapak Ega Bramiana (Kantor Perwakilan bank Indonesia Malang) materi aspek-aspek yang menjadi bahan yang akan ditinjau oleh kepala KDEK Jawa Timur. FGD berlangsung cukup efektif dan Maraj dengan saling memberi pertanyaan dan masukan yang membangun, agar perintisan Zona KHAS di lingkungan UMM berjalan tanpa banyak hambatan. Simpulan yang diperoleh akan segera dilakukan kegiatan Pelatihan Sertifikasi Laik Higienetias dan Sanitasi (GMP atau CPPOB), bagi para pengelola kantin (penjamah makanan) pada bebeiapa area kampus UMM (prioritas 3 titik yang telah disepakati), kemduaoian juga mendaftrakan program Zona KHAS ini melalui OSS dan melakukan pengujian air yang digunakan (memasak, mencuci) tenant/UKM kantin, serta pengujian sampel mak-min agar bebas dari BTM berbahaya (Boraks, Formalin, Rhodamin B). Target pendampingan para UKM/tenant sekitar 25 kedai/tenant di sekitar kampus UMM (GKB III, Kantin Asri dan kantin RS UMM), akan dapat dilaunching oleh Ibu Gubernur pada 2-4 bulan mendatang. Diharapkan perolehan Zona KHAS UMM ini akan memperbanyak Lembaga dan UKM yang turut mendukung terbentuknya ekosistem halal dan menyediakan kuliner sesuai standar halal (syari’at) dan mutu yang menjamin kesehatan, menjadi branding kampus UMM yang lebih Islami dan penuh Rahmat-Berkahnya Alloh SWT. Amin.



Komentar
komentar yang tampil sepenuhnya tanggung jawab komentator seperti yang diatur UU ITE
  • Go Zona KHAS Halal di Kantin & RS UMM mendukung UMM sebagai Kampus Islami

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Apa yang Anda pikirkan?

Trending Now