Banner Iklan

FPKS: Perempuan Hebat Surabaya Membaca Surat-Surat Kartini di Surabaya Hari Ini 09

Admin JSN
25 April 2026 | 19.15 WIB Last Updated 2026-04-25T12:16:26Z
Deretan perempuan hebat Surabaya akan tampil pada Surabaya Hari Ini #09 (27/4)./dok. FPKS

SURABAYA | JATIMSATUNEWS.COM - Perempuan Surabaya dari berbagai kalangan bakal tampil memeriahkan perayaan Hari Kartini yang digelar oleh Forum Pegiat Kesenian Surabaya (FPKS) dalam program Surabaya Hari Ini #09.

Para perempuan tersebut bakal membaca Surat-Surat Kartini yang terhimpun dalam buku Door Duisternis tot Licht (Habis Gelap Terbitlah Terang) pada Senin malam, 27 April 2026, pukul 19.00 WIB, di Gedung Merah Putih, Kompleks Balai Pemuda Surabaya.

Surat-surat Raden Ajeng Kartini bukan sekadar kumpulan korespondensi pribadi. Tulisan-tulisan tersebut merupakan manifesto awal pemikiran modern di Indonesia yang menggugat tatanan sosial kolonial dan patriarki pada masanya.

Makna terdalam dari surat-surat Kartini terletak pada aspirasi kebebasan intelektual. Bagi Kartini, pendidikan bukan hanya soal bangku sekolah, melainkan alat untuk memanusiakan manusia.

Kartini juga mengkritik keras tradisi pingitan yang membatasi ruang gerak perempuan, memandangnya sebagai belenggu yang menghambat potensi kemajuan bangsa. Lewat surat-suratnya, ia menegaskan bahwa perempuan yang cerdas akan melahirkan peradaban yang juga cerdas.

Meskipun ditulis dalam bahasa Belanda kepada teman-temannya di Eropa, jiwa dari tulisan Kartini sangatlah nasionalis.

Ia tidak hanya bicara tentang hak perempuan, tetapi juga tentang penderitaan rakyat Jawa di bawah sistem kolonial, kritik terhadap feodalisme yang kaku dan sering kali menindas rakyat kecil.

Kemudian, juga tentang pencarian identitas di tengah persimpangan budaya Barat yang maju secara ilmu pengetahuan dan budaya Timur yang kaya akan etika.

Lalu bagaimana relevansinya dengan masa kini?

Makna surat-surat tersebut tetap hidup hingga sekarang sebagai pengingat bahwa emansipasi adalah proses yang berkelanjutan.

Kartini mengajarkan bahwa keberanian untuk menuangkan pikiran ke dalam tulisan dapat menjadi senjata yang lebih kuat daripada fisik.

Surat-suratnya adalah bukti bahwa perubahan besar sering kali dimulai dari keresahan individu yang berani menyuarakan kebenaran di tengah kesunyian.

Deretan perempuan hebat Surabaya akan tampil pada Surabaya Hari Ini #09 (27/4)./dok. FPKS

Para perempuan Surabaya yang bakal tampil adalah; Endah Triwijati dari Fakultas Psikologi Universitas Surabaya, Herlina Yoka Roida, Dosen dan Peneliti Fakultas Bisnis Universitas Katolik Widya Mandala Surabaya, Kandi Aryani Suwito, Peneliti dan dosen senior di Departemen Komunikasi Universitas Airlangga.

Juga ada seorang Guru SMA, Nuri Maria Ulfa, Deny Tri Aryanti, Dosen Teater STKW, Vira Lovenia Inoki, alumnus FBSJ Unesa, Denting Kemuning, penyair, Lini Natali Widhiasi, pelukis, Ghenes Gentha Pramesthi, sinden dari siswi SMA 9 Surabaya, Ica Nurul Hidayah, Aktivis Buruh, ⁠Atik Purwati, manajer akunting Quds Royal Hotel Surabaya, ⁠Merry Tri Radmani, Ketua Paguyuban Budaya Surabaya dan POSS Ensemble pimpinan Heru Prasetyono.

Pihak penyelenggara berharap acara ini bisa menginspirasi para perempuan untuk lebih berani menyatakan sikapnya terhadap apapun yang melanggar akal sehat, seperti yang telah diteladani oleh R.A. Kartini.

Jil Kalaran

Koordinator FPKS

***

Editor: YAN


Komentar
komentar yang tampil sepenuhnya tanggung jawab komentator seperti yang diatur UU ITE
  • FPKS: Perempuan Hebat Surabaya Membaca Surat-Surat Kartini di Surabaya Hari Ini 09

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Apa yang Anda pikirkan?

Trending Now