Banner Iklan

Dramatic Reading: Mari Temukan Keindahan Lewat Landak du Hérisson

Admin JSN
14 April 2026 | 11.56 WIB Last Updated 2026-04-14T05:00:49Z
Pentas di Surabaya, Dramatic Reading 'Landak du Hérisson' adaptasi dari Novel L'Élégance du Hérisson karya Muriel Barbery yang disutradarai Harwi Mardianto./dok. The9atre

SURABAYA | JATIMSATUNEWS.COM - Sebuah pertunjukan dramatic reading berjudul Landak du Hérisson yang merupakan adaptasi dari Novel L'Élégance du Hérisson karya Muriel Barbery, bakal dipentaskan pada 23 April 2026, pukul 18.30 WIB di Auditorium IFI Surabaya, Kompleks AJBS.

Harwi Mardianto, sebagai sutradara pertunjukan ini merasa penting mengangkat kisah ini karena di dalamnya bertutur hal-hal yang tidak terucapkan.

"Kita akan mengeksplorasi bagaimana sebuah bau (melati), sebuah suara (piano Satie), dan sebuah rasa (cokelat) dapat meruntuhkan tembok pertahanan yang dibangun manusia selama berpuluh-puluh tahun," ujarnya.

Menurut Harwi, Renée Michel adalah personifikasi dari Landak, makhluk yang tampak berduri dan sulit didekati, namun memiliki interior yang sangat lembut dan elegan. Ia adalah peringatan bagi kita bahwa kecerdasan tidak mengenal kasta.

Ki Yagami (adaptasi Kakuro Ozu) hadir sebagai katalisator. Ia membawa kebijaksanaan Jawa-Jepang yang tenang untuk melihat menembus kabut prasangka Paris. Ia menunjukkan bahwa cinta sejati dimulai dari kemampuan untuk 'melihat' jiwa orang lain.

Paloma Josse adalah suara masa depan yang hampir menyerah. Melalui Paloma, kita belajar bahwa hidup yang absurd ini layak dijalani jika kita mampu menemukan "momen keabadian" di tengah ketiadaan.

Pertunjukan berdurasi 45 menit ini, menurut pensiunan guru teater SMKN 12 bukan sekadar pembacaan naskah, melainkan sebuah undangan untuk refleksi.

"Saya berharap, setelah lampu panggung padam, penonton tidak hanya pulang membawa cerita tentang kecelakaan tragis di jalanan Paris, tetapi membawa pulang sebuah pertanyaan: Siapakah landak di sekitar saya yang belum sempat saya selami jiwanya?" katanya.

Bagi Harwi, dunia yang kita tinggali hari ini seringkali terlalu berisik oleh label sosial. Kita terbiasa menilai buku dari sampulnya, dan manusia dari strata ekonominya.

"Melalui pementasan dramatic reading ini, saya ingin mengajak penonton untuk masuk ke dalam sebuah gedung di Rue de Grenelle No. 7, Paris; sebuah tempat yang menjadi mikrokosmos dari prasangka manusia," ajaknya.

"Mari kita temukan keindahan di dunia ini, di tengah segala ketidakhadiran," pungkasnya sembari menginformasikan bahwa lakon ini dimainkan oleh alumnus SMKN12 Surabaya.

Dramatic Reading 'Landak du Hérisson', adaptasi dari Novel L'Élégance du Hérisson karya Muriel Barbery yang disutradarai Harwi Mardianto./dok. The9atre

***

Editor: YAN


Komentar
komentar yang tampil sepenuhnya tanggung jawab komentator seperti yang diatur UU ITE
  • Dramatic Reading: Mari Temukan Keindahan Lewat Landak du Hérisson

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Apa yang Anda pikirkan?

Trending Now