Banner Iklan

Pertamina dan Komisi XII DPR RI Pastikan Satgas Ramadan–Idul Fitri 2026 Siap Amankan Pasokan Energi di Jatimbalinus

Anis Hidayatie
12 Maret 2026 | 07.32 WIB Last Updated 2026-03-12T00:32:38Z


Pertamina dan Komisi XII DPR RI bersama Satgas Ramadan–Idul Fitri 2026 

SURABAYA| JATIMSATUNEWS.COM: Menjelang momentum Ramadan dan Idul Fitri 2026, PT Pertamina Patra Niaga Regional Jawa Timur, Bali, dan Nusa Tenggara (Jatimbalinus) memastikan kesiapan pasokan energi bagi masyarakat. Kesiapan tersebut dipaparkan dalam kunjungan kerja spesifik Komisi XII DPR RI pada Rabu (11/3) di Kantor PLN UID Jawa Timur.

Pertamina Patra Niaga telah membentuk Satuan Tugas (Satgas) Ramadan dan Idul Fitri (RAFI) yang bertugas menjaga kelancaran distribusi energi selama periode 9 Maret hingga 1 April 2026. Satgas ini diharapkan mampu memastikan kebutuhan energi masyarakat tetap terpenuhi, terutama saat mobilitas meningkat pada musim mudik Lebaran.

Dalam kunjungan tersebut, anggota Komisi XII DPR RI dari daerah pemilihan Jawa Timur, Meitri Citra Wardani, mengapresiasi kesiapan yang telah dilakukan oleh Pertamina dan PLN dalam mengantisipasi lonjakan kebutuhan energi selama Ramadan dan Idul Fitri.

“Strategi yang telah ditetapkan semoga dapat menjaga kestabilan energi dengan menjaga pasokan dan tidak lalai,” ujar Meitri.

Pertamina memproyeksikan puncak mobilitas masyarakat selama musim mudik Lebaran terjadi dalam empat fase, yakni dua puncak arus mudik dan dua puncak arus balik. Arus mudik diperkirakan terjadi pada 14–15 Maret 2026 dan 18–19 Maret 2026, sedangkan arus balik diprediksi berlangsung pada 24–25 Maret 2026 dan 28–29 Maret 2026.

Area Manager Communication, Relations & CSR Jatimbalinus Pertamina Patra Niaga, Ahad Rahedi, menjelaskan bahwa peningkatan mobilitas masyarakat akan berdampak pada kenaikan konsumsi energi, khususnya BBM jenis gasoline dan LPG.

“Peningkatan ini seiring dengan meningkatnya mobilitas masyarakat yang melakukan perjalanan,” jelas Ahad.

Selama periode Satgas RAFI, konsumsi gasoline diproyeksikan meningkat sekitar 11,9 persen dari rata-rata normal 18.430 kiloliter per hari. Sebaliknya, konsumsi gasoil diperkirakan turun sekitar 9,8 persen dari konsumsi normal 8.805 kiloliter per hari seiring berkurangnya aktivitas industri selama libur panjang.

Sementara itu, kebutuhan minyak tanah diprediksi meningkat 7,3 persen dari konsumsi normal 375 kiloliter per hari, sedangkan LPG diperkirakan naik 3,5 persen dari rata-rata konsumsi harian 6.567 metrik ton.

Selain BBM dan LPG, Pertamina Patra Niaga Regional Jatimbalinus juga memastikan pasokan Avtur untuk kebutuhan penerbangan di 15 bandara yang tersebar di Jawa Timur, Bali, dan Nusa Tenggara.

“Untuk sektor aviasi, kami telah menyiapkan pasokan Avtur dengan kapasitas yang memadai, terutama mengingat tingginya volume penerbangan selama arus mudik dan arus balik,” kata Ahad.

Meski demikian, konsumsi Avtur di wilayah Jatimbalinus diprediksi turun sekitar 6,1 persen dari rata-rata normal 3.316 kiloliter per hari. Penurunan ini dipengaruhi tidak adanya penerbangan komersial saat Hari Raya Nyepi di Bandara I Gusti Ngurah Rai serta adanya pembatalan beberapa penerbangan rute Timur Tengah.

Untuk memastikan kelancaran distribusi energi, Pertamina mengoptimalkan seluruh infrastruktur yang dimiliki di wilayah Jatimbalinus, meliputi 1.482 SPBU, 900 Pertashop, dan 1.296 agen LPG.

Selain itu, berbagai layanan tambahan juga disiapkan selama periode Satgas RAFI, di antaranya 644 SPBU siaga 24 jam serta 1.040 agen LPG siaga. Pertamina juga menyiapkan sembilan titik layanan BBM dan Kiosk Pertamina Siaga serta 36 unit motorist atau Pertamina Delivery Service (PDS) yang bersifat mobile untuk menjangkau permukiman dan jalur wisata.

Sebagai langkah antisipasi lonjakan kebutuhan, Pertamina menyiagakan 17 unit mobil tangki sebagai kantong suplai di jalur padat perjalanan. Tak hanya itu, tiga unit Serambi MyPertamina juga disediakan di rest area dan pusat keramaian dengan fasilitas ruang istirahat, nursery room, barbershop, mini klinik, hingga area bermain anak.

Dukungan layanan keselamatan juga diberikan melalui ambulans di beberapa titik strategis serta layanan porter gratis di sejumlah bandara untuk membantu mobilitas penumpang.

Pertamina juga mengoperasikan sistem monitoring real-time melalui command center Satgas untuk memastikan distribusi energi tetap terpantau dan suplai dapat segera ditambah jika terjadi lonjakan permintaan.

“Kami mengimbau masyarakat mengisi BBM sejak awal sebelum memasuki jalur padat dan memanfaatkan aplikasi MyPertamina untuk mendapatkan informasi titik layanan serta promo yang tersedia. Kami siap melayani sepenuh hati agar masyarakat dapat menikmati liburan dengan tenang bersama keluarga,” ucap Ahad.


Komentar
komentar yang tampil sepenuhnya tanggung jawab komentator seperti yang diatur UU ITE
  • Pertamina dan Komisi XII DPR RI Pastikan Satgas Ramadan–Idul Fitri 2026 Siap Amankan Pasokan Energi di Jatimbalinus

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Apa yang Anda pikirkan?

Trending Now