Banner Iklan

FITK UIN Malang Menuju Pengembangan Diri Melalui Launching Qur’anic Academic Talk

M. Kholilur Rohman
12 Maret 2026 | 07.50 WIB Last Updated 2026-03-12T00:50:50Z

 

Foto: Dokumentasi bersama

MALANG | JATIMSATUNEWS.COM – Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan (FITK) UIN Maulana Malik Ibrahim Malang secara resmi meluncurkan program Qur’anic Academic Talk di Gedung Megawati pada Rabu (11) kemarin. Berbeda dengan seremoni pada umumnya, acara ini menjadi ajang evaluasi kritis terhadap sistem pembelajaran di fakultas dengan melibatkan perspektif global dari para mahasiswa internasional.

Acara inti ini menghadirkan Wakil Rektor Bidang Akademik, Associate Professor Drs. H. Basri, MA, Ph.D., yang secara spesifik membedah urgensi rekayasa kurikulum yang dalam hal ini berkerjasama dengan unit Qurani Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan (FITK).

Sebelum launching Wakil Dekan Bidang Akademik dan Pengembangan Lembaga, Dr. Muh. Yunus, M.Si menyampaikan Laporan Kegiatan yang digagas hari ini. Setelah itu disambung dengan sambutan oleh Dekan FITK, Prof. Dr. H. Muhammad Walid, MA.

“Kita harus menciptakan atmosfir pendidikan. Dalam manajemen atmosfer ketika terbentuk akan membentuk budaya, itulah yang disebut atmosfer, untuk itu saya sangat bangga ketika tarbiyah rame dengan ide-ide bagus” ujarnya.

Kegiatan Grand Opening ini tidak hanya menjadi simbol peresmian, namun langsung diisi dengan sesi bedah sistem pembelajaran. Beberapa agenda utama dalam diskusi akademik tersebut:

Refleksi Sistem Pembelajaran: Prof. Basri menekankan pentingnya civitas akademika FITK untuk keluar dari zona nyaman (beyond our tradition). Fokus utamanya adalah mengevaluasi kelemahan instruksional dan mengadopsi kelebihan sistem pendidikan luar yang relevan.

Ke depan, kegiatan itu akan menghadirkan tokoh-tokoh yang sudah layak diundang, kegiatan ini tidak hanya dinikmati civitas akademika saja tapi semua mampu merasakan kebaikan dari program ini.

Sejalan dengan visi evaluatif tersebut, rangkaian acara dilanjutkan dengan Khotmil Qur’an. Kegiatan ini diposisikan sebagai manifestasi spiritual dari komitmen akademik yang baru saja dibahas. Kehadiran jajaran dosen dari setiap Program Studi (Prodi) bertujuan untuk memastikan bahwa semangat evaluasi ini meresap ke seluruh lini departemen di bawah naungan FITK.

“Evaluasi pembelajaran dilakukan agar kita menyadari kelemahan diri dan mampu mengakui kelebihan sistem lain untuk perbaikan mutu,” tegas Prof. Basri dalam pidato kuncinya.

Sebagai penutup yang khidmat, rangkaian acara beralih pada prosesi Khotmil Qur’an yang diikuti secara kolektif oleh seluruh elemen civitas akademika. Momen ini menjadi sangat istimewa karena mempertemukan mahasiswa lokal, mahasiswa internasional, serta jajaran dosen dari seluruh program studi dalam satu majelis yang sama.

Komentar
komentar yang tampil sepenuhnya tanggung jawab komentator seperti yang diatur UU ITE
  • FITK UIN Malang Menuju Pengembangan Diri Melalui Launching Qur’anic Academic Talk

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Apa yang Anda pikirkan?

Trending Now