H. Rokhmad, S.Sos (peci hitam) menyambut tamu Silaturahmi Lebaran Ketupat Penuh Keakraban,
MALANG | JATIMSATUNEWS.COM: 29 Maret 2026 — Suasana penuh kehangatan dan kebersamaan terasa di kediaman Wakil Rakyat DPRD Kota Malang, H. Rokhmad, S.Sos., di Perumahan Gadang Regency Blok E-18, Kota Malang, Ahad (29/3/2026). Acara silaturahmi Lebaran Ketupat yang digelar mulai pukul 11.30 hingga 15.30 WIB itu berlangsung sederhana namun penuh kebahagiaan.
Meski bukan acara open house resmi, kegiatan yang dikhususkan untuk warga sekitar, sahabat, serta para tokoh masyarakat ini justru dipadati tamu yang datang berbondong-bondong. Bahkan, 150 lontong dan 25 ketupat yang disiapkan tuan rumah habis dinikmati para tamu, menjadi berkah tersendiri bagi keluarga Rokhmad.
“Ini bukan open house, hanya terima tamu untuk warga tetangga dan sahabat. Namun kami tidak menyangka begitu banyak yang hadir untuk bersilaturahmi,” ujar Rokhmad penuh syukur.
Acara silaturahmi tersebut semakin meriah dengan hiburan electone bantuan dari Bapak Taufik Qurrotaayun. Sementara sound system disiapkan oleh Pak Jamrani, tetangga satu RT, dan terop acara berasal dari shadaqah Pak Topan, yang membuat suasana semakin nyaman dan penuh kebahagiaan.
Tamu yang hadir pun berasal dari berbagai kalangan, mulai dari Ketua Takmir, para ustadz, tokoh partai, hingga para ketua RT dan RW di wilayah Kecamatan Sukun. Beberapa tokoh agama yang hadir di antaranya Ustadz Joko, Ustadz Anton, dan Ustadz Agus bersama istri masing-masing. Selain itu, hadir pula para guru, sahabat dewan, serta juru kisah PPMI yang turut memeriahkan suasana.
Yang tak kalah membahagiakan, warga sekitar perumahan, baik tetangga kanan maupun kiri, turut hadir dan membaur dalam suasana kekeluargaan. Bahkan, beberapa tamu turut menyumbangkan lagu yang menambah semarak silaturahmi. π€
Dalam kesempatan tersebut, Rokhmad bersama istrinya Fatmawati menyampaikan rasa terima kasih kepada seluruh tamu yang hadir. Ia juga menyampaikan filosofi Lebaran Ketupat sebagai momentum untuk saling memaafkan.
“Lebaran ketupat pada hakikatnya adalah kita merasa salah, ngaku lepat (ketupat), sehingga kita saling bermaafan. Semoga yang hadir dipanjangkan umurnya, ditambah rezekinya, dan yang belum bisa hadir kami maklumi,” ungkapnya.
Ia juga menyampaikan permohonan maaf apabila dalam penyambutan dan jamuan masih terdapat kekurangan, mengingat acara tersebut digelar secara sederhana.
“Terima kasih atas kehadiran bapak ibu semua. Mohon maaf atas pelayanan yang sangat sederhana. Semoga kita dipertemukan kembali dengan Ramadhan yang akan datang, terus tersambung silaturahmi, bahagia di dunia, dan kelak reuni di surga,” tutup Rokhmad penuh harap.
Acara silaturahmi Lebaran Ketupat ini menjadi bukti bahwa kebersamaan dan kekeluargaan dapat terjalin kuat meskipun dalam kegiatan sederhana, namun sarat makna dan kebahagiaan.



Tidak ada komentar:
Posting Komentar
Apa yang Anda pikirkan?