Banner Iklan

Aksi Pencuri di Kedawung Lumajang Digagalkan Warga,Pelaku Diduga Sudah Dikenali

Admin Cyber
31 Maret 2026 | 14.19 WIB Last Updated 2026-03-31T07:20:11Z

Aksi pencurian di Desa Kedawung Kecamatan Padang Kabupaten Lumajang kembali meresahkan warga Kali ini pelaku kepergok saat mencoba membobol rumah milik keluarga Seneli pada dini hari


LUMAJANG | JATIMSATUNEWS.COM

Lumajang – Aksi pencurian yang selama ini meresahkan warga Desa Kedawung, Kecamatan Padang, Kabupaten Lumajang, kembali terjadi. Namun kali ini, upaya pelaku berhasil digagalkan oleh pemilik rumah setelah aksinya kepergok saat beraksi pada Senin (30/03/2026) sekitar pukul 02.00 WIB dini hari.

Peristiwa tersebut terjadi di Dusun Ndarungan, RT 36 RW 08, tepatnya di rumah milik Seneli bersama istrinya, Puput (50). Saat kejadian, Puput tengah terlelap tidur, namun tiba-tiba terbangun karena mendengar suara mencurigakan dari dalam rumahnya.

“Saya waktu itu sebenarnya sedang tidur, tapi kaget mendengar suara seperti ada yang menyeret sepeda. Perasaan saya langsung tidak enak,” ungkap Puput saat ditemui.

Karena curiga, ia kemudian berusaha mengecek sumber suara tersebut. Betapa terkejutnya ia saat mendapati seseorang sudah berada di dalam area rumahnya setelah diduga mencongkel pintu bagian belakang dan tengah.

“Saya lihat ternyata ada orang, dan orang itu saya mengenalnya. Spontan saya langsung teriak ‘maling… maling…’,” lanjutnya.

Teriakan tersebut sontak membangunkan warga sekitar. Sejumlah tetangga pun berdatangan ke lokasi untuk membantu, sehingga pelaku tidak sempat melanjutkan aksinya dan akhirnya melarikan diri.

Puput mengaku wajah pelaku bukanlah orang asing baginya. Bahkan, menurutnya, sosok tersebut sudah lama menjadi perbincangan warga karena diduga terlibat dalam sejumlah aksi pencurian di wilayah tersebut.

“Wajahnya tidak asing, saya tahu dia. Memang selama ini juga sering dibicarakan warga karena aksinya,” imbuhnya.

Dalam beberapa bulan terakhir, Desa Kedawung memang tengah dilanda maraknya tindak pencurian. Warga menyebut, dalam kurun waktu sekitar dua bulan saja, sudah ada sedikitnya delapan kasus pencurian yang terjadi. Rinciannya, enam unit sepeda motor dan dua ekor sapi dilaporkan hilang.

Situasi ini membuat masyarakat diliputi rasa was-was. Banyak warga mengaku tidak lagi merasa aman, terutama saat malam hari.

Salah satu tokoh agama setempat, Ustad Ridho (46), mengungkapkan bahwa dirinya juga pernah menjadi korban pencurian. Ia mengaku trauma atas kejadian tersebut.

“Kami sekarang merasa kurang tenang. Saya sendiri pernah jadi korban, sepeda motor Scoopy saya hilang pada tahun 2020,” ujarnya dengan raut wajah sedih.

Menurutnya, kejadian demi kejadian yang terus berulang tanpa adanya pengungkapan pelaku membuat warga semakin khawatir akan keamanan lingkungan mereka.

Kasus percobaan pencurian yang dialami keluarga Seneli ini pun telah dilaporkan ke pihak kepolisian, yakni ke Mapolsek Padang, untuk ditindaklanjuti.

Sohib (40), yang dikenal sebagai “kampung polisi” di wilayah tersebut, menyampaikan bahwa pihaknya terus mendorong masyarakat agar berani melaporkan setiap kejadian yang terjadi.

“Kami menyarankan korban untuk melapor. Karena selama ini setiap kejadian, pelaku meminta tebusan. Banyak korban tidak berani melapor, kemungkinan karena ada ancaman dari pelaku,” jelasnya.

Ia berharap, dengan adanya laporan resmi yang masuk, pihak kepolisian dapat segera mengusut tuntas kasus ini, terlebih beberapa korban mengaku telah mengetahui identitas pelaku.

“Untuk kelanjutan laporan ini, semoga bisa terungkap semuanya sampai tuntas,” pungkasnya.

Sementara itu, saat dikonfirmasi terkait maraknya aksi pencurian di wilayah tersebut, kepala desa setempat belum berhasil ditemui di kediamannya.(Puj)


Komentar
komentar yang tampil sepenuhnya tanggung jawab komentator seperti yang diatur UU ITE
  • Aksi Pencuri di Kedawung Lumajang Digagalkan Warga,Pelaku Diduga Sudah Dikenali

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Apa yang Anda pikirkan?

Trending Now