Banner Iklan

Dari Kampus ke Kementerian, Alumnus UMM Ini Dedikasikan Diri untuk Pendidikan Negeri

Admin JSN
17 Maret 2026 | 17.34 WIB Last Updated 2026-03-17T10:34:36Z

Dari Kampus ke Kementerian, Alumnus UMM Ini Dedikasikan Diri untuk Pendidikan Negeri

SAPA TOKOH | JATIMSATUNEWS.COM: Berangkat dari latar belakang keluarga sederhana dan perjalanan kuliah yang penuh tantangan, Ramdhanor Putra Wira Utama, alumni Program Studi Biologi Universitas Muhammadiyah Malang (UMM), membuktikan bahwa keterbatasan bukan penghalang untuk bermimpi ke tingkat nasional. Melalui proses panjang yang ditempa oleh pengalaman akademik, organisasi, dan pengabdian di berbagai daerah, Putra sapaan akrabnya kini dipercaya menjadi bagian dari Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) di Direktorat Jenderal Pendidikan Vokasi, Pendidikan Khusus, dan Pendidikan Layanan Khusus. 

Kini, alumnus UMM itu berperan dalam Tim Kebijakan dan Komunikasi (Social Media Specialist). Ia bertanggungjawab mengelola kanal digital kementerian sekaligus menjembatani komunikasi kebijakan kepada publik. Perjalanan Putra menuju kementerian berangkat dari proses panjang sejak masa kuliah. Selama menempuh pendidikan di UMM, ia aktif di Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (IMM), Senat Mahasiswa Universitas, serta menjadi asisten Laboratorium Biologi. Lingkungan akademik UMM menjadi ruang awal pembentukan karakter profesionalnya.

“UMM tidak hanya mengajarkan teori, tetapi juga membentuk cara berpikir dan etos kerja. Saya belajar disiplin, bertanggung jawab, dan bekerja berbasis sistem sejak menjadi asisten laboratorium. Nilai-nilai itu sangat saya rasakan manfaatnya ketika sudah masuk dunia kerja,” ungkap Putra jelasnya 28 Januari lalu pada Tim Humas UMM.

Kesempatan internasional juga ia peroleh saat mengikuti program pertukaran mahasiswa ke Thailand. Pengalaman tersebut memperkaya perspektifnya sebagai calon pendidik sekaligus pembuat kebijakan. “Ketika mengajar di luar negeri, saya menyadari bahwa pendidikan sangat kontekstual. Apa yang diterapkan di satu negara tidak bisa dilepas dari budaya dan kebutuhan masyarakatnya. Pengalaman itu membuka cara pandang saya tentang pendidikan secara global,” tuturnya.

Di balik prestasinya, Putra melewati masa kuliah yang tidak mudah. Berasal dari keluarga menengah ke bawah, ia harus mandiri membiayai hidup dan pendidikan di Malang dengan berbagai pekerjaan sambilan. “Saya pernah berada di fase kesulitan membayar kuliah dan harus benar-benar bertahan. Dukungan dosen dan kampus saat itu sangat berarti bagi saya. Dari UMM, saya belajar bahwa pendidikan juga tentang empati dan keberpihakan,” kenangnya.

Setelah lulus pada 2020, Putra memilih jalur pengabdian. Ia mengajar di pesantren internasional di Sumbawa, Nusa Tenggara Barat, lalu menjadi relawan Indonesia Mengajar di Kabupaten Sabu Raijua, Nusa Tenggara Timur. Pengalaman tersebut mempertemukannya langsung dengan realitas ketimpangan pendidikan.

“Di daerah terpencil, kehadiran guru bukan sekadar mengajar, tetapi memberi harapan. Saya melihat sendiri bagaimana pendidikan bisa mengubah masa depan anak-anak. Pengalaman itu menguatkan komitmen saya untuk tetap berada di sektor pendidikan,” ujarnya.

Jejak pengabdian tersebut mengantarkannya bergabung sebagai officer di Indonesia Mengajar. Ia terlibat dalam berbagai kolaborasi dengan Kemendikbudristek, mulai dari penyusunan modul hingga fasilitasi pembelajaran. Meski sempat gagal pada seleksi awal tenaga ahli kementerian, Putra tidak berhenti mencoba.

“Kegagalan pertama justru menjadi bahan refleksi bagi saya. Saya belajar memperbaiki diri dan memahami kebutuhan institusi dengan lebih matang. Proses itu akhirnya mengantarkan saya bergabung di kementerian,” katanya.

Bagi Putra, kiprahnya di kementerian merupakan kelanjutan dari proses panjang yang dimulai di UMM. Ia berharap kisahnya dapat memotivasi mahasiswa untuk aktif dan berani bermimpi.

“UMM memberi saya ruang untuk tumbuh dan mencoba. Mahasiswa harus berani memanfaatkan organisasi, laboratorium, dan pengabdian sebagai bekal masa depan. Dari kampus, jalan menuju kontribusi nasional itu benar-benar terbuka,” pungkasnya.(*)


Komentar
komentar yang tampil sepenuhnya tanggung jawab komentator seperti yang diatur UU ITE
  • Dari Kampus ke Kementerian, Alumnus UMM Ini Dedikasikan Diri untuk Pendidikan Negeri

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Apa yang Anda pikirkan?

Trending Now