BPJS Kesehatan Pastikan Layanan JKN Tetap Tersedia Selama Mudik Idulfitri 2026
MALANG | JATIMSATUNEWS.COM: Menjelang arus mudik Lebaran 2026, BPJS Kesehatan memastikan seluruh peserta Program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) tetap dapat mengakses layanan kesehatan di berbagai daerah selama periode libur Idulfitri. Langkah ini dilakukan untuk menjamin perlindungan kesehatan masyarakat di tengah meningkatnya mobilitas pemudik di seluruh Indonesia.
Direktur Utama BPJS Kesehatan, Prihati Pujowaskito, menegaskan bahwa peserta JKN tidak perlu khawatir apabila membutuhkan layanan kesehatan saat melakukan perjalanan mudik. BPJS Kesehatan telah menyiapkan berbagai skema pelayanan agar peserta tetap mendapatkan akses kesehatan secara optimal, baik di daerah asal maupun tujuan mudik.
Menurutnya, momentum mudik Lebaran selalu diikuti peningkatan aktivitas perjalanan masyarakat yang berpotensi menimbulkan kelelahan ataupun gangguan kesehatan. Karena itu, BPJS Kesehatan memastikan layanan kesehatan tetap berjalan dengan dukungan fasilitas kesehatan mitra di seluruh Indonesia.
Saat ini, BPJS Kesehatan telah bekerja sama dengan sekitar 23.532 fasilitas kesehatan tingkat pertama (FKTP), 3.189 rumah sakit dan klinik utama, serta 5.025 apotek Program Rujuk Balik (PRB) yang siap memberikan pelayanan kepada peserta JKN selama masa libur Lebaran.
Peserta Tetap Bisa Berobat di Luar Domisili
BPJS Kesehatan menerapkan prinsip portabilitas, sehingga peserta JKN tetap dapat memperoleh pelayanan kesehatan meskipun berada di luar wilayah fasilitas kesehatan tempat mereka terdaftar. Peserta dapat berobat di FKTP mitra BPJS Kesehatan yang sedang buka hingga tiga kali kunjungan dalam satu bulan.
Jika terjadi kondisi kegawatdaruratan medis, peserta JKN juga dapat langsung menuju rumah sakit terdekat tanpa harus melalui rujukan dari fasilitas kesehatan tingkat pertama.
Posko Mudik dan Layanan Digital
Untuk mendukung pelayanan selama arus mudik, BPJS Kesehatan juga menyiapkan sejumlah posko mudik di titik-titik strategis seperti terminal, pelabuhan, dan rest area jalan tol. Posko tersebut menyediakan layanan informasi kesehatan, konsultasi hingga penanganan medis dasar bagi para pemudik.
Selain itu, peserta dapat memanfaatkan berbagai layanan digital yang tetap beroperasi selama 24 jam, seperti:
Aplikasi Mobile JKN untuk mengecek status kepesertaan, lokasi fasilitas kesehatan, hingga ketersediaan kamar rumah sakit.
Layanan PANDAWA melalui WhatsApp di nomor 0811-8165-165.
Care Center 165 untuk informasi dan pengaduan layanan.
Kantor Cabang Tetap Buka Piket
Selama masa libur Lebaran, BPJS Kesehatan juga tetap membuka layanan administrasi secara terbatas melalui sistem piket di 126 kantor cabang di seluruh Indonesia. Layanan tersebut dijadwalkan buka pada 18, 20, 23, dan 24 Maret 2026 mulai pukul 08.00 hingga 13.30 waktu setempat.
Selain itu, peserta dengan penyakit kronis juga diberikan kemudahan untuk mengambil obat lebih awal, maksimal tujuh hari sebelum persediaan obat habis, termasuk melalui apotek yang melayani Program Rujuk Balik.
Dengan berbagai kesiapan tersebut, BPJS Kesehatan berharap masyarakat dapat menjalani perjalanan mudik Lebaran dengan lebih tenang karena akses terhadap layanan kesehatan tetap terjamin kapan pun dan di mana pun. ANS



Tidak ada komentar:
Posting Komentar
Apa yang Anda pikirkan?