Kamad Samsudin Luncurkan Program Unggulan Umroh dan Studi Kampus ke Arab Saudi
MALANG | JATIMSATUNEWS.COM: MAN 2 Kota Malang kembali menghadirkan inovasi dalam dunia pendidikan dengan meluncurkan program unggulan Umroh Study dan Studi Kampus ke Arab Saudi. Program ini digagas sebagai solusi atas meningkatnya permohonan izin siswa untuk melaksanakan ibadah umroh yang seringkali bertepatan dengan kegiatan pembelajaran di sekolah.
Kepala MAN 2 Kota Malang, Samsudin, menjelaskan bahwa program tersebut dirancang untuk mengintegrasikan kegiatan ibadah dengan proses pembelajaran madrasah sehingga siswa tetap dapat belajar secara optimal tanpa harus meninggalkan kegiatan akademik.
“Selama ini cukup banyak siswa yang melaksanakan umroh bersama orang tua, tetapi waktunya sering bersamaan dengan kegiatan belajar di madrasah. Program ini kami hadirkan agar kegiatan ibadah tetap berjalan sekaligus menjadi bagian dari proses pembelajaran,” ujar Samsudin dalam wawancara pada Selasa (17/3/2026).
Menurutnya, konsep Umroh Study tidak hanya sebatas perjalanan ibadah, tetapi juga menjadi sarana pembelajaran tentang sejarah peradaban Islam secara langsung. Melalui program tersebut, siswa akan diajak mengunjungi berbagai lokasi bersejarah yang berkaitan dengan perjalanan dakwah Nabi Muhammad SAW.
Dengan pendekatan tersebut, siswa diharapkan tidak hanya memahami teori yang dipelajari di kelas, tetapi juga mampu merasakan langsung konteks sejarah dan spiritualitas dari tempat-tempat penting dalam perkembangan Islam.
“Anak-anak tidak hanya belajar tentang sejarah peradaban Islam di kelas, tetapi juga melihat langsung tempat-tempat bersejarah tersebut. Ini tentu akan membuat pembelajaran lebih bermakna sekaligus memperkuat nilai-nilai spiritual mereka,” jelasnya.
Selain kegiatan umroh, program ini juga dilengkapi dengan agenda studi kampus ke sejumlah perguruan tinggi di Arab Saudi, khususnya di wilayah Madinah. Agenda ini bertujuan membuka wawasan siswa mengenai peluang pendidikan tinggi di luar negeri, terutama di kawasan Timur Tengah.
Samsudin mengungkapkan bahwa selama ini banyak lulusan madrasah yang berhasil melanjutkan pendidikan ke berbagai perguruan tinggi, baik di dalam maupun luar negeri. Oleh karena itu, pengenalan langsung terhadap lingkungan kampus internasional dinilai penting untuk memotivasi para siswa.
“Melalui studi kampus ini, anak-anak dapat mengenal secara langsung lingkungan perguruan tinggi di Timur Tengah. Harapannya, mereka memiliki gambaran yang lebih luas tentang peluang studi lanjut di tingkat internasional,” tambahnya.
Program ini juga dirancang agar dapat diikuti tidak hanya oleh siswa, tetapi juga oleh orang tua. Dengan demikian, kegiatan ibadah dan pembelajaran dapat menjadi pengalaman bersama yang memperkuat nilai-nilai keagamaan sekaligus hubungan keluarga.
Menurut H. Samsudin, konsep program ini dibuat agar dalam satu kegiatan siswa memperoleh berbagai manfaat sekaligus, mulai dari pembelajaran sejarah Islam, penguatan praktik ibadah, hingga wawasan global mengenai pendidikan tinggi.
Dengan terobosan tersebut, MAN 2 Kota Malang berharap dapat terus menghadirkan model pendidikan madrasah yang inovatif, tidak hanya unggul secara akademik tetapi juga kuat dalam pembentukan karakter dan spiritualitas siswa.
“Harapan kami, anak-anak tidak hanya berprestasi secara akademik, tetapi juga memiliki pemahaman keagamaan yang kuat serta wawasan global untuk masa depan mereka,” pungkas Samsudin.



Tidak ada komentar:
Posting Komentar
Apa yang Anda pikirkan?