PASURUAN | JATIMSATUNEWS.COM
Dalam rangka tasyakuran sepulang ibadah umroh sekaligus menyambut datangnya Bulan Suci Ramadhan 1447 Hijriah, Gus Muk memberangkatkan ratusan jamaah muslimat dan masyarakat untuk mengikuti ziarah Wali Lima di wilayah Jawa Timur, Minggu (15/2/2026).
Sekitar 180 jamaah diberangkatkan menggunakan tiga armada bus, masing-masing berkapasitas 60 penumpang. Jamaah berasal dari tiga rombongan, yakni Ranting Muslimat Kepel Krajan, Kepel Bintingan, serta Kelurahan Bakalan. Rombongan berangkat sejak pukul 06.00 WIB dan kembali ke Pasuruan sekitar pukul 02.00 WIB dini hari.
Kegiatan ziarah ini meliputi kunjungan ke makam para wali besar yang dikenal luas sebagai Wali Lima Jawa Timur, di antaranya makam Sunan Ampel, Sunan Giri, Sunan Bonang, Sunan Drajat, serta Asmorokondi, dan sejumlah makam wali lainnya.
Ziarah dipimpin oleh Ustadz Imron dari Kelurahan Kepel Krajan, didampingi panitia ziarah di antaranya Mas Rizal, Mas Sonhaji, Mas Faruq, Bapak Rohman selaku Ketua RW 02 Kelurahan Kepel, serta panitia dari kalangan ibu-ibu Muslimat.
Salah satu jamaah mengaku sangat bersyukur dapat mengikuti ziarah tersebut. Menurutnya, kegiatan ini menjadi sarana mengambil berkah dan memperkuat spiritualitas menjelang Ramadhan.
Di antara jamaah yang turut serta adalah Ibu Nur Faizah dan Ibu Dewi, Ketua dan Sekretaris Ranting Muslimat Kelurahan Kepel. Keduanya menggerakkan sekitar 60 anggota Muslimat untuk mengisi satu armada bus dari Kelurahan Kepel.
“Kami sangat berterima kasih kepada Gus Muk atas perhatian dan kepeduliannya kepada jamaah Muslimat. Semoga beliau dan keluarga selalu diberi kesehatan, umur panjang, kelancaran dalam segala urusan, serta dikabulkan seluruh hajatnya,” ujar Ibu Faizah.
Gus Muk sendiri dikenal luas sebagai tokoh pengobatan alternatif dan spiritual dari Yayasan Bolo Sewu. Selain aktif membantu pengobatan masyarakat, ia juga dikenal dermawan serta sering mendukung berbagai kegiatan sosial dan keagamaan, khususnya di wilayah Kota Pasuruan dan Kecamatan Bugul Kidul. Gus Muk juga merupakan ayah kandung dari Saudari Lailatul Karomah, anggota DPRD Kota Pasuruan dari Fraksi Hanura.
Dalam keterangannya, Gus Muk menyampaikan bahwa kegiatan ziarah ini merupakan wujud rasa syukur sekaligus ikhtiar spiritual bersama masyarakat.
“Pemberangkatan ziarah ini adalah bentuk tasyakuran saya setelah melaksanakan ibadah umroh bersama keluarga dengan selamat dan lancar. Tujuan utamanya adalah menggapai ridho Allah SWT, mempererat kebersamaan, serta bersama-sama mendekatkan diri kepada Allah dalam menyambut Bulan Suci Ramadhan,” tutur Gus Muk.
Ia menambahkan, kebahagiaan masyarakat menjadi salah satu niat utama dalam pelaksanaan kegiatan tersebut.
“Saya ingin masyarakat ikut merasakan kebahagiaan dan keberkahan menjelang Ramadhan. Semoga ziarah ini membawa manfaat, menambah keimanan, dan menjadi bekal spiritual bagi kita semua,” pungkasnya.
Kegiatan ziarah yang digagas Gus Muk tidak hanya menjadi agenda religius semata, tetapi juga mencerminkan keteladanan sosial dan kepedulian terhadap masyarakat. Melalui pendekatan spiritual, kebersamaan, dan keikhlasan berbagi, Gus Muk menghadirkan teladan bahwa syukur tidak cukup diucapkan, melainkan diwujudkan dalam aksi nyata yang membawa manfaat luas bagi umat, khususnya dalam menyambut bulan penuh berkah, Ramadhan 1447 Hijriah. (Amin)






Tidak ada komentar:
Posting Komentar
Apa yang Anda pikirkan?