Musywil Pemuda Hidayatullah Jatim Resmi Dibuka di Pasuruan,
PASURUAN| JATIMSATUNEWS.COM: 7 Februari 2026 — Musyawarah Wilayah (Musywil) Pemuda Hidayatullah Jawa Timur resmi dibuka pada Jumat (7/2/2026) di Aula Kantor Bupati Pasuruan, Jawa Timur. Kegiatan yang diikuti ratusan peserta dari berbagai daerah di Jawa Timur ini berlangsung khidmat dan penuh semangat kebersamaan.
Pembukaan Musywil secara resmi dilakukan oleh Bupati Pasuruan H. Mochamad Rusdi Sutejo yang diwakili Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Bakesbangpol) Kabupaten Pasuruan, Nurul Huda. Hadir pula jajaran Pemerintah Kabupaten Pasuruan, SAR Hidayatullah, Satuan Komunitas (Sako) Pramuka Hidayatullah, serta unsur pimpinan dan kader Pemuda Hidayatullah se-Jawa Timur.
Dalam sambutannya, Ketua Dewan Pengurus Wilayah (DPW) Hidayatullah Jawa Timur, Amun Rowi, M.Pd, menegaskan bahwa pemuda merupakan pemilik ide-ide cemerlang dan progresif dengan idealisme tinggi yang sangat dibutuhkan dalam menyongsong Indonesia Emas 2045.
“Apa yang dimiliki pemuda untuk mencapai Indonesia 2045 adalah kemampuan dan keterampilan. Indonesia akan memperoleh bonus demografi yang sangat besar karena jumlah generasi mudanya melimpah,” ujarnya.
Ia menambahkan, perbedaan mendasar antara pemuda dan generasi tua terletak pada idealisme. Menurutnya, pemuda cenderung lebih berani memperjuangkan apa yang diyakini sebagai kebenaran, sementara generasi tua lebih mempertimbangkan berbagai aspek kehidupan sosial dan keluarga.
“Karena idealisme itulah, banyak perubahan besar dalam sejarah digerakkan oleh pemuda,” tambahnya.
Amun Rowi juga menyinggung sejarah lahirnya Hidayatullah yang menurutnya berangkat dari semangat persatuan di tengah perbedaan pandangan keagamaan.
“Hidayatullah hadir untuk menghindari perselisihan dan lebih mengedepankan persatuan daripada perpecahan. Di dalamnya dapat berhimpun berbagai latar belakang, baik dari NU maupun Muhammadiyah,” jelasnya.
Sementara itu, Kepala Bakesbangpol Kabupaten Pasuruan, Nurul Huda, berharap Pemuda Hidayatullah dapat terus bersinergi dan berkolaborasi dengan pemerintah daerah dalam pembangunan daerah maupun nasional.
“Banyak tantangan di depan mata yang membutuhkan sentuhan para pemuda. Sinergi dan kolaborasi menjadi kunci untuk menjawab berbagai persoalan tersebut,” ujarnya.
Ketua Umum Pemuda Hidayatullah, Abangda Hanifuddin Chaniago, dalam arahannya mengajak peserta Musywil untuk mengambil peran aktif dalam arus besar pembangunan menuju Indonesia Emas 2045.
“Dalam arus gerakan menuju Indonesia Emas 2045, apakah kita hanya puas sebagai penonton atau berani mengambil risiko dan tampil sebagai pemain? Atau justru menjadi beban dalam arus gerakan ini?” tegasnya.
Ia juga menekankan bahwa perjuangan Pemuda Hidayatullah tidak boleh terbatas pada pengelolaan amal usaha semata.
“Jangan cukupkan perjuangan hanya pada amal usaha. Perjuangan kita harus lebih luas untuk kemajuan umat dan bangsa,” katanya.
Ketua Pengurus Wilayah Pemuda Hidayatullah Jawa Timur turut mengapresiasi tingginya antusiasme peserta dalam menyambut Musywil ini. Ia menyebut forum tersebut sebagai momentum penting untuk evaluasi gerakan sekaligus peneguhan arah organisasi ke depan.
“Musyawarah ini menjadi ajang evaluasi gerakan dan peneguhan arah organisasi agar tetap relevan dengan tantangan zaman,” ujarnya.
Musyawarah Wilayah Pemuda Hidayatullah Jawa Timur 2026 dijadwalkan berlangsung selama beberapa hari dengan agenda utama laporan pertanggungjawaban pengurus, perumusan program kerja, serta pemilihan kepengurusan baru untuk periode berikutnya.
(Basitul Yadain / PW Pemuda Hidayatullah Jatim 2023–2026)



Tidak ada komentar:
Posting Komentar
Apa yang Anda pikirkan?