Membangun Fondasi Karakter Anak Usia Dini Melalui Pembelajaran Mendalam Berbasis ASWAJA oleh Muslimat NU Kabupaten Malang
MALANG | JATIMSATUNEWS.COM: Bimtek Pembelajaran Mendalam Berbasis ASWAJA telah digelar oleh Yayasan Pendidikan Muslimat NU (YPMNU) dan Ikatan Guru PAUD Kabupaten Malang pada hari Senin dan Selasa, 9 dan 10 Februari 2025 yang bekerja sama denganYPMNU Jawa Timur, bertempat di Singosari Kab. Malang. Acara ini diikuti oleh 132 orang pengurus IGPAUD dan Guru Paud Muslimat se- kabupaten Malang. Melalui bimtek ini, diharapkan para guru PAUD Muslimat NU dapat memperoleh pemahaman yang utuh, keterampilan yang aplikatif, serta inspirasi untuk mengintegrasikan nilai-nilai Aswaja secara kontekstual, menyenangkan, dan sesuai dengan kebutuhan peserta didik. Dari sinilah nilai-nilai Aswaja menemukan relevansinya sebagai fondasi dalam membentuk peserta didik yang berilmu, beradab, dan berkepribadian rahmatan lil ‘alamin
Sebagai pemateri dalam acara tersebut adalah Tim Pengurus Wilayah Muslimat NU Jawa Timur yang telah memberikan banyak pengetahuan terkait dengan kurikulum mendalam berbasis Aswaja yang diharapkan tidak berhenti pada dokumen atau administrasi pembelajaran semata, tetapi benar-benar hidup dalam proses belajar mengajar, tercermin dalam sikap pendidik, budaya satuan pendidikan, serta interaksi sehari-hari antara guru dan peserta didik. Acara tersebut juga dihadiri oleh Dinas Pendidikan Kabupaten Malang dan juga Kepala Kemenag Kabupaten Malang yakni Drs. H. Sahid,MM yang telah memberikan apresiasi luar biasa kepada Muslimat Kabupaten Malang Bersama IGPAUD-nya karena telah ikut serta membantu mensukseskan program pemerintah terkait penerapan kurikulum pembelajaran mendalam dengan semua perangkat pembelajarannya.
Kurikulum Ahlussunnah wal Jama'ah atau Aswaja sebagai salah satu muatan lokal di lembaga-lembaga PAUD Muslimat NU se-Kabupaten Malang, dalam konteks Nahdlatul Ulama (NU) telah merujuk pada pandangan keagamaan yang mengedepankan kesatuan umat, keserasian, dan pemahaman yang luas terhadap ajaran Islam. Pembelajaran mendalam berbasis Aswaja bukan hanya tentang menguasai teori, tetapi juga menerapkannya dalam kehidupan sehari-hari baik oleh pendidik maupun peserta didiknya. Manfaat mempelajari ASWAJA secara mendalam antara lain adalah; 1)Membangun pemahaman agama yang kokoh dan seimbang, 2)Menumbuhkan sikap toleransi dan penghargaan terhadap perbedaan,3) Berkontribusi pada terciptanya kedamaian dan kesatuan masyarakat dan 4) Mengembangkan karakter yang baik berdasarkan nilai-nilai Islam yang luhur.
Nilai-nilai inti yang ditekankan dalam pembelajaran mendalam berbasis ASWAJA adalah; 1) Tasamuh (Toleransi): Menghargai kesetaraan hak dan kewajiban antar umat manusia tanpa memandang suku, golongan, atau status sosial, 2)Tawassuth (Moderat): Menghindari ekstremisme dalam beragama dan kehidupan bermasyarakat, 3) Tawazun (Keseimbangan): Menyeimbangkan antara ibadah spiritual dan aktivitas duniawi, 4)I'tidal (Kesederhanaan dan Keadilan): Berperilaku adil dan tidak menyimpang dari jalan yang benar, dan 5) Amar Makruf Nahi Munkar (Menjalankan kebaikan dan mencegah kemungkaran). Nilai-nilai inti inilah yang harus ditanamkan dan diinternalisasikan oleh guru dalam setiap kegiatan pembelajaran baik di dalam maupun di luar kelas dengan berbagai pendekatan agar peserta didik memiliki karakter yang unggul dan mampu menerapkannya dalam kehidupan sehari, berangkat dari sinilah maka pembelajaran mendalam berbasis ASWAJA untuk membangun fondasi karakter anak usia dini menjadi sangat penting untuk dilakukan. (NR)



Tidak ada komentar:
Posting Komentar
Apa yang Anda pikirkan?