Banner Iklan

Harmoni Toleransi jelang Mujahadah Kubro 1 Abad NU, Gereja Kota Malang Buka 24 Jam Support Air Mineral dan Snack

Anis Hidayatie
06 Februari 2026 | 16.03 WIB Last Updated 2026-02-06T09:21:56Z


 Pdt Hendrik (tengah) diapit Wakil Ketua PWNU/Koordinator Mujahadah Kubro H. Mustain dan Ketua 1 LDNU PCNU Kota Malang (Gus Bay) di depan pintu masuk VIP Stadion Gajayana Kota Malang.

MALANG| JATIMSATUNEWS.COM: Semangat toleransi antarumat beragama menampak makin nyata jelang peringatan Harlah 1 Abad Nahdlatul Ulama (NU) di Kota Malang, Jumat/2/2026.

Sejumlah gereja di Kota Malang menyatakan kesiapan membuka layanan selama 24 jam guna mendukung kelancaran kegiatan, termasuk menyediakan air mineral, roti, serta fasilitas umum bagi jamaah dan tamu yang hadir.

Bertemu langsung dengan H. Mustain Koordinator kegiatan sekaligus Wakil Ketua PWNU , Pendeta Hendrik Richard menyatan support Harlah 1 Abad NU. Ditemui di Stadion Gajayana pada Jumat(6/2/2026) atau H-1 pelaksanaan acara Pdt Hendrik menyampaikan bahwa komunitas gereja menyambut hangat perhelatan besar NU tersebut. 

Ia menilai penunjukan Kota Malang sebagai tuan rumah menjadi catatan penting yang menunjukkan kuatnya nilai toleransi di kota ini.

Menurut Hendrik, NU selama satu abad telah berperan menjaga keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI). Karena itu, komunitas gereja merasa terpanggil untuk ikut mendukung, baik melalui doa maupun bantuan logistik sederhana bagi jamaah yang hadir.

“Kami mendoakan agar acara berjalan lancar, penuh berkah, serta seluruh peserta dari berbagai daerah di Jawa Timur bisa datang dan pulang dengan selamat. Dukungan kami sederhana, seperti air mineral, roti, dan akses fasilitas umum, tetapi semoga bermanfaat,” ujarnya.

Ia menjelaskan, gereja-gereja di Kota Malang telah saling berkoordinasi untuk membuka akses bagi masyarakat, terutama jamaah yang melintas dari Stadion Gajayana menuju lokasi kegiatan.

 Beberapa gereja bahkan disiapkan tetap buka hingga malam sampai subuh agar para tamu dapat beristirahat, menggunakan toilet umum, atau sekadar mendapatkan minuman dan makanan ringan.

Hendrik menegaskan bahwa dukungan tersebut bukan sekadar bantuan fisik, tetapi juga simbol persaudaraan dan harmoni antarumat beragama. Ia berharap momentum Harlah 1 Abad NU dapat semakin memperkuat toleransi dan persatuan di Indonesia, khususnya di Kota Malang.

Gus Bay dan Hendrik 

Menanggapi hal tersebut Gus Bay dari LDNU PCNU Kota Malang yang turut mendampingi Hendrik Richard menyebut dukungan komunitas gereja sebagai potret nyata kerukunan di Kota Malang. 

Ia menilai kota Malang sebagai “Indonesia mini” karena dihuni beragam pemeluk agama dan latar belakang budaya.

“Cara memandang Nahdlatul Ulama adalah sebagai bagian dari bangsa Indonesia. Dukungan saudara-saudara Nasrani dalam Harlah NU ini menjadi gambaran harmoni dan toleransi antarumat beragama yang patut dijaga bersama,” ungkapnya.

Dengan semangat kebersamaan tersebut, diharapkan peringatan Harlah 1 Abad NU di Kota Malang tidak hanya menjadi perayaan organisasi keagamaan, tetapi juga momentum memperkuat persatuan, toleransi, dan solidaritas antarwarga bangsa. Ans 


Komentar
komentar yang tampil sepenuhnya tanggung jawab komentator seperti yang diatur UU ITE
  • Harmoni Toleransi jelang Mujahadah Kubro 1 Abad NU, Gereja Kota Malang Buka 24 Jam Support Air Mineral dan Snack

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Apa yang Anda pikirkan?

Trending Now