Banner Iklan

Gubernur Khofifah Salurkan Bansos Rp3,016 Miliar, Bupati Subandi Pastikan Tepat Sasaran

19 Februari 2026 | 09.44 WIB Last Updated 2026-02-19T02:44:31Z
Jatimsatunews.com,  Sidoarjo– Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa menyalurkan bantuan sosial (bansos) senilai Rp3.016.350.000 kepada warga Sidoarjo. Secara simbolik, bansos itu diserahkan kepada ratusan penerima manfaat di Pendopo Delta 
Wibawa, Rabu (18/2/2026). 

Bantuan tersebut sebagian besar bersumber dari Dinas Sosial Jawa Timur sebesar Rp 1,858 miliar, kontribusi dari BUMD sebesar Rp 25 juta, serta Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (PMD) sebesar Rp 1,132 miliar. 
Total bantuan sebesar Rp3.016.350.000 tersebut dialokasikan untuk berbagai 
program perlindungan sosial. Di antaranya bantuan sosial kepada lansia Program 
Keluarga Harapan (PKH) Plus bagi 533 keluarga, bantuan sosial penyandang 
disabilitas 66 jiwa, dan bantuan kewirausahaan inklusif dan produktif (KIP) putri jawara 100 jiwa. 

KIP bagi Pemerlu Pelayanan Kesejahteraan Sosial Jawa Timur Sejahtera (PPKS) Jawara 9 jiwa, bantuan permakanan Lembaga Kesejahteraan Sosial (LKS) lansia 10 jiwa, bantuan bagi pilar sosial (SDM PKH Plus, pendamping disabilitas, TKSK, danTagana) 77 jiwa, zakat produktif 50 penerima, serta dukungan bagi 5 BUMDesa, 2 Desa Berdaya, dan 3 Desa Jatim Puspa.

Khofifah menegaskan bahwa seluruh penyaluran bansos di Jawa Timur ditargetkan rampung sebelum 1 Maret 2026 sebagai bantalan sosial dan ekonomi menjelang Ramadan.
“Ini bagian dari bantalan sosial dan ekonomi. Harapannya menjelang Ramadan panjenengan semua lebih tenang, karena bantuan ini bisa dimanfaatkan untuk kebutuhan keluarga,” ujarnya.

Menurutnya, program zakat produktif difokuskan bagi pelaku usaha ultra mikro agar mampu meningkatkan pendapatan dan keluar dari kemiskinan ekstrem. Sementara PKH Plus dan bantuan sosial lainnya menyasar kelompok rentan seperti lansia, penyandang disabilitas, dan perempuan kepala keluarga.

Sementara itu, Bupati Sidoarjo Subandi menyampaikan apresiasi atas perhatian dan komitmen Pemerintah Provinsi Jawa Timur dalam membantu masyarakat Sidoarjo. Ia memastikan penyaluran bansos di wilayahnya akan dikawal agar tepat sasaran dan tidak terjadi pengurangan alokasi.
“Penyesuaian bantuan sosial tidak ada pengurangan. Seluruhnya di-cover dan 
dialokasikan sesuai peruntukan. Kami pastikan distribusinya tepat sasaran dan sesuai 
data,” tegas Subandi.

Ia menambahkan, bantuan sosial ini menjadi simbol gotong royong antara pemerintah provinsi dan kabupaten dalam menghadapi tantangan ekonomi dan sosial yang menuntut respons cepat.
“Terima kasih atas perintah Ibu Gubernur. Sabtu dan Minggu kemarin juga telah 
disalurkan bantuan kursi roda dan program bedah rumah. Hari ini bansos untuk Sidoarjo turun. Artinya, kita optimistis angka kemiskinan bisa ditekan dan ekonomi masyarakat meningkat,” ujarnya.

Subandi berharap sinergi antara Pemprov Jatim dan Pemkab Sidoarjo terus diperkuat, termasuk melalui peran pilar sosial seperti TKSK, Tagana, dan pendamping PKH, agar seluruh bantuan benar-benar memberikan dampak nyata bagi kesejahteraan masyarakat.

Komentar
komentar yang tampil sepenuhnya tanggung jawab komentator seperti yang diatur UU ITE
  • Gubernur Khofifah Salurkan Bansos Rp3,016 Miliar, Bupati Subandi Pastikan Tepat Sasaran

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Apa yang Anda pikirkan?

Trending Now