Go Halal-Thoyyib ke Desa Binaan, Kawal UKM halal dan Branding Inovasi Unggulan “Minuman-Isotonik” di Kampung Herbal Sukolelo Prigen Kabupaten Pasuruan, Jatim
(Oleh: Prof Dr.Ir. Elfi Anis Saati, MP., Ketua PS.P3 Halal UMM)
ARTIKEL| JATIMSATUNEWS.COM: Dalam kehidupan sehari-hari memilih dan konsumsi pangan sehat merupakan hal yang sangat penting karena mempengaruhi kesehatan seseorang. Termasuk dalam memilih makanan dan oleh-oleh selama berwisata. Perkembangan pariwisata juga mendorong dan mempercepat pertumbuhan ekonomi. Kegiatan pariwisata menciptakan permintaan, baik konsumsi maupun investasi yang pada gilirannya akan menimbulkan kegiatan produksi barang dan jasa. Desa Sukolilo berada di wilayah administrasi Kecamatan Prigen, Kabupaten Pasuruan Provinsi Jawa Timur, merupakan daerah pengembangan wisata, dengan jargon 'Pasuruan City of Mountain”. Beberapa area wisata yang telah dirintis sejak tahun 2019, termasuk produk UKM di Kampung herbal Sukolelo-Prigen Pasuruan. Untuk persiapan penentuan branding produk ekowisatanya, bisa melalui pemilihan unggulan produk guna mendukung potensi wisata herbal di sana. Oleh karenanya program pengabdian bertujuan meningkatkan mutu produk UKM setempat dengan melakukan kombinasi, reformulasi produk guna meningkatkan mutu inovasi minuman sehat "isotonik", perbaikan kemasan (labelisasi), serta dan meningkatkan daya simpan produk minuman/herbal.
Dalam kegiatan pendampingan Desa Binaan ini, penerapan teknologi tepat guna akan dilaksanakan untuk mempercepat perbaikan mutu produk kampung herbal. Diharapkan diversifikasi produk dapat menambah varian oleh-oleh serta meningkatkan pendapatan dan mengembangkan usaha UKM Mitra inovatif untuk branding unggulan eduwisatanya, sebagai implementasi IPTEKS secara benar. Sesuai Visi Departemen Kesehatan itu adalah "Masyarakat yang Mandiri untuk Hidup Sehat", Salah satu strategi untuk mencapai visi tersebut adalah menggerakan dan memberdayakan masyarakat Desa Sukolelo untuk hidup sehat, termasuk generasi muda, maka peningkatan kesadaran hidup sehat dan life skill utnuk memperbaiki ketahanan hidup, kewirausahaan dan ketrampilan kelola UKM, eduwisata ini menjadi hal yang penting untuk diprioritaskan.
Pengembangan inovasi minuman sehat “Isotonik” merupakan luaran/hasil riset pengusul, yaitu ketua Prof Elfi Anis Saati, diantaranya Paten Granted, invensi : Produk sari minuman antioksidan tinggi dari ekstrak antosianin bunga mawar merah (Rosa sp) dan proses pembuatannya, IDP 000071786, dan HaKI : Teh Celup Mawar Plus Daun Tinggi Antioksidan, No EC00202408787, menjadi teknologi yang dapat diimplementasikan pada Desa Binaan ini. Produk pengusul pernah mendukung terpilihnya menjadi dosen inovatif terpuji 2020 LLDIKTI VII, https://republika.co.id/berita/qy9ge2484/profesor-umm-raih-penghargaan-dosen-inovatif-terpuji. Menjadi produk UKM kreatif/invoatif di kabupaten Pasuruan (awal tahun 2023: https://umm.ac.id/minuman-mawar-karya-dosen-umm-sukses-menangi-kompetisi-produk-kreatif/
Kegiatan Workshop pendampingan perecapatan perbaikan produk UKM menuju branding minuman isotonic dilaksanakan pada hari Seini, 16 Pebruari 2026, di Balaidesa Sukolelo Prigen Pasuruan. Dihadiri oleh peserta sekitar 40 orang, yang terdiri dari para anggota UKM (yang diketua Bu Irul) dan para petani, staf/aparat Desa serta 5 orang siswa dan guru SMAN 1 Bangil Pasuruan. 30 UKM merupakan binaan sejak pendampingan sertifikasi halal tahun 2022 (https://timesindonesia.co.id/kopi-times/422822/pendampingan-ukm-dan-kolaborasi-kegiatan-inisiasi-eduwisata-bersama-kampus-umm), sedangkan siswa SMAN Bangil merupakan kelanjutan kegiatan sosialisasi peningkatan life skill pada Januari 2026 lalu agar siswa bertmabah pemahaman tentang pentingnya pariwisata dan potensinya bagi peluang ekonomi pembangunan suatu desa atau wilayah.
Dok. Workshop Minuman isotonik dan pentingnya branding produk
Pemateri kegiatan Workshop ada 2 dosen dan tim mahassiwa yang memandu kegiatan demo pembuatan meinuman isotonik berbasis bunga lokal (mawar, rosella) plu air kepala dan rempah/bahan sumber bioaktif yang bermanfaat bagi Kesehatan/kebuthah tertentu (khusu, msialnya untuk penderita stroke, kekurangan asam folat, atau menambah imunitas atau kalori). Pemateri ke1, Prof Elfi Anis Saati, MP, sebagai Gubes THP/Teknologi Pangan UMM dan Kepala PS.P3-Halal UMM. Sebagai pemateri ke2 yaitu Jamroji,S.Sos, MSc. juga mempunyai keahlian dalam melakukan Branding suatu produk atau karya, seperti yang telah banyak dilakukan, antara lain kampung warna-warni, Pesmaba UMM menyala (2025);lnk: https://www.umm.ac.id/id/arsip-koran/malang-pagi/andhakara-siap-perkuat-branding-kaliandra-batu-adventure.html; serta Dr.Ir. Dian Indratmi (dosen Agroteknologi, ahli membuat biopestisida alami) membantu mengkoordinir kegiatan serta demo/praktek pembuatan minuman isotonik berasama mahasiswa Teknokogi Pangan UMM bernama Annisa Zulfia W. dkk.
Dok. Praktek membuat minuman isotonik
Para peserta sangat antusias dalam mengikuti kegiatan ini hingga mengikuti kegiatan praktek selsai. Mendengarkan dengan seksama, memfoto bahkan melakukan pengambilan video agar resep yang diberikan dipahami dengan baik. Hasilnya juga dilakukan pengujian sensoris, banyak yang berharap produk tersebut dapat dibuat selama musim bulan puasa, membuat takjil dan dapat membantu meningnaktakn kesehatan masyarakat sekitar, disamping tentunya kedepan bsia menjadi produk varian baru yang bisa menjadi produk unggulan oleh-oleh kampung herbal mereka. Bersama dengan mitra sekolah SMAN 1 Bangil akan menambah sharing dan kerjasama dalam aspek pemasaran produk bersama, syukur jika dapat diangkat menjadi produk yang bisa diterima pada sajian menu MBG/ Makan Bergizi Gratis di beberapa dapur Gizi wilayah Prigen Pasuruan, mendukung program dan anjuran BGN/Badan Gizi nasional yang berharap dapat menyerap produk dari olahan UKM lokal dengan meningkatkan pemanfaatan pangan bahan baku lokal. Juga mengajarkan generasi muda untuk lebih respek dan peduli terhadap potensi sekitarnya dan menumbuhkan jiwa pemimpin memberi peran dalam menjaga ekosistem alam, serta mengenalkan pentingnya implmentasi UU no 33/2014 tentang SJH/ Jaminan produk halal. Sesuai Amanah QS. surat Al-Anbiya ayat 107 menegaskan bahwa Nabi Muhammad SAW diutus oleh Allah SWT sebagai rahmat bagi seluruh alam (rahmatan lil ‘alamin). Ayat ini menunjukkan bahwa ajaran Islam membawa kasih sayang, kedamaian, dan kemaslahatan bagi manusia, hewan, dan lingkungan semesta
.







Tidak ada komentar:
Posting Komentar
Apa yang Anda pikirkan?