Banner Iklan

Revitalisasi Alun-alun Jadi Kado Spesial, Sidoarjo Tunjukkan Capaian Nyata di Usia ke-167

31 Januari 2026 | 21.49 WIB Last Updated 2026-01-31T14:49:55Z



Jatimsatunews.com, Sidoarjo, 31 Januari 2026 —
Peringatan Hari Jadi Kabupaten Sidoarjo ke-167 tahun 2026 menjadi momentum refleksi sekaligus penegasan atas berbagai capaian pembangunan yang berhasil diraih Pemerintah Kabupaten Sidoarjo sepanjang tahun 2025. Dengan mengusung semangat kolaborasi dan sinergi lintas sektor, Pemkab Sidoarjo terus menunjukkan komitmen menghadirkan pembangunan yang berdampak langsung bagi masyarakat.

Salah satu capaian yang menjadi sorotan utama sekaligus kado spesial Hari Jadi ke-167 adalah revitalisasi Alun-alun Sidoarjo. Ruang publik kebanggaan masyarakat ini ditata ulang agar lebih representatif, inklusif, dan fungsional sebagai pusat interaksi sosial, ruang ekspresi budaya, serta ikon wajah baru Kota Sidoarjo. Revitalisasi tersebut mencerminkan komitmen pemerintah daerah dalam menghadirkan ruang publik yang humanis dan ramah bagi seluruh lapisan masyarakat.

Penguatan SDM melalui Program Beasiswa

Di sektor pendidikan, Pemkab Sidoarjo terus memperkuat pembangunan sumber daya manusia melalui Program Beasiswa Kabupaten Sidoarjo yang menjadi bagian dari 14 Program Prioritas Bupati dan Wakil Bupati sebagaimana tertuang dalam RPJMD.

Sepanjang tahun 2025, sebanyak 2.010 penerima manfaat memperoleh Beasiswa Pendidikan Tinggi dan Keagamaan melalui lima kategori, meliputi prestasi akademik dalam dan luar negeri, prestasi non-akademik, mahasiswa kurang mampu, serta bidang keagamaan. Program ini dilaksanakan melalui kolaborasi lintas OPD, yakni Bagian Kesra Setda, Dinas Sosial, serta Disporapar Kabupaten Sidoarjo.

Pada tahun 2026, cakupan program beasiswa akan diperluas melalui Beasiswa Pendidikan Tinggi dan Beasiswa Yatim untuk jenjang SD, SMP, dan SMA negeri maupun swasta dengan total kuota 4.000 penerima manfaat.

Infrastruktur Diperkuat sebagai Penopang Ekonomi

Di bidang infrastruktur, Pemkab Sidoarjo mencatat kemajuan signifikan melalui program betonisasi jalan. Hingga akhir 2025, sebanyak 13 ruas jalan sepanjang 12,67 kilometer telah dibetonisasi, disertai rehabilitasi dua jembatan guna meningkatkan kualitas dan daya tahan infrastruktur jalan.

Memasuki tahun 2026, penguatan infrastruktur dilanjutkan melalui Program Pagu Indikatif Wilayah Kecamatan (PIWK) yang menyasar percepatan perbaikan jalan dan infrastruktur skala kecil di 18 kecamatan. Setiap kecamatan juga dilengkapi satu unit mobil pickup dan stamper untuk mempercepat penanganan jalan rusak.

Upaya penanganan banjir turut dilakukan secara berkelanjutan melalui normalisasi 10 sungai, optimalisasi drainase, serta percepatan pembangunan rumah pompa di wilayah rawan genangan.

Perlindungan Sosial dan Kesehatan Berkelanjutan

Pada sektor sosial, sinergi Pemkab Sidoarjo bersama Baznas berhasil merehabilitasi 450 unit Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) di 18 kecamatan. Selain itu, pemerintah daerah juga membangun kembali 33 rumah pasca atap ambruk dan 17 rumah pasca kebakaran.

Di sektor kesehatan, sepanjang 2025 dibangun 1.004 jamban sehat sebagai bagian dari upaya pengentasan kemiskinan ekstrem dan pencegahan stunting. Atas capaian tersebut, Kabupaten Sidoarjo meraih Penghargaan STBM Kategori Madya Tingkat Nasional.

Komitmen penurunan stunting juga diwujudkan melalui kenaikan 100 persen insentif kader posyandu serta pemberian perlindungan jaminan sosial ketenagakerjaan. Hingga akhir 2025, Sidoarjo berhasil mempertahankan Universal Health Coverage (UHC) dengan tingkat keaktifan peserta JKN sebesar 80,87 persen atau sekitar 1,7 juta jiwa, serta kembali meraih UHC Award Kategori Madya pada awal 2026.

Iklim Investasi Terjaga Positif

Pada sektor perekonomian, realisasi investasi Kabupaten Sidoarjo tahun 2025 mencapai Rp18,89 triliun atau 155,84 persen dari target, tumbuh 10,8 persen dibandingkan tahun sebelumnya. Tujuh sektor usaha menjadi penyumbang terbesar, antara lain industri kimia dan farmasi, logam dasar, kertas dan percetakan, serta transportasi dan pergudangan.

Capaian tersebut mencerminkan iklim investasi daerah yang kondusif, didukung optimalisasi layanan perizinan digital OSS, percepatan proses perizinan, koordinasi lintas OPD, serta kepastian regulasi.
Pelayanan Publik Masuk Top 7 Nasional
Di sektor pelayanan publik, Pemkab Sidoarjo meraih Opini Kualitas Tertinggi dalam Penilaian Maladministrasi Pelayanan Publik Tahun 2025 oleh Ombudsman RI. Prestasi tersebut sekaligus mengantarkan Kabupaten Sidoarjo masuk Top 7 Kualitas Tertinggi Pemerintah Kabupaten secara nasional.

Capaian ini menjadi bukti komitmen pemerintah daerah dalam menghadirkan pelayanan publik yang prima, transparan, dan berorientasi pada kepentingan masyarakat.

Dengan semangat “Inklusif Berkelanjutan, Sidoarjo Tangguh”, peringatan Hari Jadi Kabupaten Sidoarjo ke-167 menegaskan arah pembangunan daerah yang berpihak pada seluruh lapisan masyarakat, berorientasi jangka panjang, dan adaptif terhadap tantangan zaman.

Berbagai capaian di sektor pendidikan, infrastruktur, sosial, kesehatan, pelayanan publik, dan perekonomian menjadi bukti bahwa kolaborasi dan sinergi merupakan kunci utama mewujudkan Sidoarjo yang semakin kuat, berdaya saing, dan sejahtera.

Komentar
komentar yang tampil sepenuhnya tanggung jawab komentator seperti yang diatur UU ITE
  • Revitalisasi Alun-alun Jadi Kado Spesial, Sidoarjo Tunjukkan Capaian Nyata di Usia ke-167

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Apa yang Anda pikirkan?

Trending Now