PUSPAGA Sehati Kelurahan Jodipan Gelar Bimbingan Teknis Konseling Keluarga
MALANG | JATIMSATUNEWS.COM: PUSPAGA (Pusat Pembelajaran Keluarga) Sehati Kelurahan Jodipan menggelar kegiatan Bimbingan Teknis Konseling Keluarga di Kantor Kelurahan Jodipan, Jalan Ir. H. Juanda No.11, Kecamatan Blimbing, Kota Malang, Jawa Timur, Rabu (28/1/2026). Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya penguatan kapasitas kader dalam memberikan pelayanan dan pendampingan keluarga di tingkat kelurahan.
Bimbingan teknis tersebut merupakan hasil kerja sama antara KKM PSGA (Pusat Studi Gender dan Anak) Universitas Islam Negeri Maulana Malik Ibrahim Malang dengan PUSPAGA Sehati Kelurahan Jodipan sebagai bentuk sinergi antara dunia akademik dan masyarakat dalam memperkuat ketahanan dan keharmonisan keluarga.
Kegiatan ini bertujuan untuk membina para kader dan petugas PUSPAGA agar lebih peka, responsif, serta memiliki empati terhadap berbagai permasalahan keluarga yang terjadi di lingkungan sekitar. Selain itu, para kader juga dibekali pemahaman mengenai langkah-langkah pertolongan pertama dalam menangani permasalahan keluarga sebelum dilakukan pendampingan lanjutan.
Bimbingan teknis diikuti oleh Ketua PUSPAGA Jodipan, Retno Susanti, bersama para kader PUSPAGA. Hadir sebagai pemateri, Rika Fuaturrosida, M.A., dosen Psikologi UIN Maulana Malik Ibrahim Malang, yang menyampaikan materi terkait konseling keluarga, kepekaan sosial, perspektif gender dan anak, serta pentingnya komunikasi empatik dalam menangani persoalan keluarga.
Ketua PUSPAGA Jodipan, Retno Susanti, menyampaikan bahwa kegiatan ini memberikan manfaat besar bagi para kader. “Kami mendapatkan wawasan baru, terutama kiat-kiat dalam penyelesaian masalah keluarga yang sangat dibutuhkan oleh masyarakat Kelurahan Jodipan,” ujarnya.
Sementara itu, Ketua PSGA UIN Maulana Malik Ibrahim Malang, Aprilia Mega Rosdiana, menegaskan pentingnya pelaksanaan bimbingan teknis konseling keluarga sebagai bekal awal bagi para kader PUSPAGA dalam menjalankan peran pelayanan kepada masyarakat. “Bimbingan teknis ini menjadi penguatan kapasitas kader agar siap melayani dan membantu masyarakat yang membutuhkan pendampingan serta layanan dari PUSPAGA,” ungkapnya.
Di sisi lain, pemateri Rika Fuaturrosida, M.A. berharap para kader dapat semakin meningkatkan kepedulian sosial di lingkungan masing-masing. Menurutnya, sikap empati menjadi kunci utama dalam proses pendampingan keluarga. “Dalam membantu permasalahan keluarga, para kader diharapkan lebih banyak mendengar daripada berbicara agar dapat memahami permasalahan secara utuh,” jelasnya.
Di tempat terpisah, DPL KKM PSGA UIN Maulana Malik Ibrahim Malang, Sheila Kusuma Wardani Amnesti, M.H., menyampaikan apresiasinya atas terselenggaranya kegiatan tersebut. Ia berharap kerja sama antara PSGA UIN Malang dan PUSPAGA Sehati Kelurahan Jodipan dapat terus terjalin dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.
“Kerja sama ini diharapkan mampu semakin mengoptimalkan pelayanan PUSPAGA, khususnya dalam pendampingan keluarga, serta kegiatan yang dilakukan dapat berkelanjutan,” tuturnya.
Melalui kolaborasi ini, PUSPAGA Sehati Kelurahan Jodipan bersama KKM PSGA UIN Maulana Malik Ibrahim Malang berkomitmen untuk terus meningkatkan kapasitas kader dalam mendampingi masyarakat, guna mewujudkan ketahanan dan keharmonisan keluarga di lingkungan Kelurahan Jodipan. ANS



Tidak ada komentar:
Posting Komentar
Apa yang Anda pikirkan?