Banner Iklan

Pramita Arga: Pahlawan Kemanusiaan Berhati Lembut

Muh. Rahmani Hafidzi
02 Januari 2026 | 15.47 WIB Last Updated 2026-01-02T08:47:00Z

Pramita Arga, Salah satu Co Founder Hero Human

Berawal dari kegemarannya berbagi dan kepedulian terhadap sesama dan berlatar belakang sarjana psikologi, Pramita Arga Ayu Pramesti, S. Psi, menumbuhkan keyakinan bahwa hal-hal kecil yang dilakukan dengan tulus dapat membawa dampak besar bagi orang lain. Dengan hati yang lembut dan empati yang besar, Pramita memilih jalan kemanusiaan sebagai bentuk pengabdian kepada sesama. Ia percaya bahwa menjadi pahlawan tidak selalu tentang hal besar, melainkan tentang keberanian untuk peduli, mendengar, dan hadir bagi orang lain. Sejak lama, Pramita aktif terlibat dalam berbagai kegiatan sosial, khususnya yang menyentuh isu kemanusiaan dan kesehatan mental. Dari sanalah tumbuh kesadaran bahwa banyak orang membutuhkan ruang aman untuk didengar, dipahami, dan didukung secara emosional.

Perjalanan tersebut kemudian mengantarkannya pada sebuah langkah nyata: mendirikan komunitas sosial Hero Human. Pramita tidak berjalan sendiri. Ia ditemani oleh Mia Putri Nabilah, S. Psi., sosok yang memiliki visi serupa dan menjadi partner dalam merintis komunitas ini dari awal. Dengan semangat kebersamaan, keduanya membangun Hero Human dengan visi yang sama: menghadirkan dampak positif yang berkelanjutan bagi masyarakat. Hero Human berdiri di atas dua pilar utama, yakni kemanusiaan dan pendidikan. Melalui komunitas Hero Human yang ia dirikan bersama Mia, Pramita menghadirkan ruang yang hangat dan aman bagi banyak orang. Dengan kelembutan sikap dan keteguhan prinsip, ia memadukan empati dengan aksi nyata, menjadikan kemanusiaan dan pendidikan sebagai jalan perjuangannya.

Pada pilar kemanusiaan, Hero Human berfokus pada kegiatan berbagi, pendampingan sosial, serta penguatan empati dan kepedulian terhadap sesama. Sementara itu, pilar pendidikan diwujudkan melalui edukasi, peningkatan kualitas sumber daya manusia, dan upaya membuka akses belajar yang lebih inklusif, khususnya bagi mereka yang membutuhkan.

Bagi Pramita, Hero Human bukan sekadar komunitas, melainkan ruang kolaborasi dan harapan. Bersama Mia, ia terus berupaya menjadikan Hero Human sebagai wadah yang menginspirasi masyarakat untuk berani peduli, belajar, dan berkontribusi menjadi “pahlawan” bagi sesama manusia melalui aksi nyata.

Pramita adalah gambaran pahlawan kemanusiaan masa kini tidak lantang bersuara, namun kuat dalam tindakan; tidak menuntut sorotan, tetapi konsisten menyalakan harapan bagi sesama.


Komentar
komentar yang tampil sepenuhnya tanggung jawab komentator seperti yang diatur UU ITE
  • Pramita Arga: Pahlawan Kemanusiaan Berhati Lembut

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Apa yang Anda pikirkan?

Trending Now