Musang King, Durian Pilihan Ketua H. Makhrus Sholeh Disumbangkan saat Pelantikan 1.000 Pengurus HKTI Kabupaten Malang
MALANG | JATIMSATUNEWS.COM: Durian Musang King menjadi simbol harapan dan kebangkitan sektor pertanian dalam acara Pelantikan 1.000 Pengurus Himpunan Kerukunan Tani Indonesia (HKTI) Kabupaten Malang 14 Januari 2026 lalu
100 bibit durian premium tersebut merupakan sumbangan langsung dari Ketua HKTI, H. Makhrus Sholeh, sebagai bentuk dukungan nyata terhadap penguatan ekonomi petani lokal.
Musang King dikenal sebagai salah satu varietas durian dengan nilai jual tinggi di pasar nasional maupun internasional. Dengan harga mencapai sekitar Rp250 ribu per kilogram, satu buah durian Musang King berbobot rata-rata tiga kilogram dapat bernilai hingga Rp750 ribu.
Nilai ekonomi ini dinilai mampu menjadi peluang besar dalam meningkatkan pendapatan petani jika dikelola secara serius dan berkelanjutan.
H. Makhrus Sholeh di kebun durian miliknya OG Durian, Desa Wisata Petik Durian Sudimoro Kabupaten MalangH. Makhrus Sholeh menyampaikan bahwa pemilihan Musang King bukan sekadar simbol seremonial, melainkan pesan strategis agar petani dan pengurus HKTI di Kabupaten Malang berani beralih ke komoditas unggulan bernilai tinggi.
Menurutnya, ada 2 durian premium yakni Musang King dan Bawor yang memiliki potensi besar untuk menjadi tulang punggung baru pertanian hortikultura di daerah.
“Jika petani mampu mengembangkan varietas unggulan seperti Musang King dan Bawor secara masif dan terencana, maka peningkatan kesejahteraan petani akan sangat signifikan,” ujarnya saat wawancara khusus pada Jum'at 29/1/2026.
Lebih jauh, ia menaruh harapan besar agar Kabupaten Malang ke depan dapat menjadi sentral durian Musang King dan Bawor terbesar di Indonesia. Dengan kondisi agroklimat yang mendukung serta semangat kolaborasi antara petani, pemerintah, dan organisasi tani seperti HKTI, cita-cita tersebut dinilai sangat realistis untuk diwujudkan.
Pelantikan 1.000 pengurus HKTI Kabupaten Malang ini tidak hanya menjadi momentum konsolidasi organisasi, tetapi juga penegasan komitmen HKTI dalam mendorong pertanian modern, berdaya saing, dan berorientasi pada peningkatan kesejahteraan petani. Kehadiran durian Musang King dalam acara tersebut menjadi penanda bahwa pertanian bernilai tinggi adalah masa depan yang tengah diperjuangkan bersama. Ans




Tidak ada komentar:
Posting Komentar
Apa yang Anda pikirkan?