Banner Iklan

Tiga Juri Uji Kompetensi Finalis Duta FITK 2026, Seleksi Figur Representatif Fakultas

M. Kholilur Rohman
11 Agustus 2026 • 19.42 WIB

 

Foto: Pemaparan juri

MALANG | JATIMSATUNEWS.COM: Persaingan menuju Duta FITK 2026 memasuki tahap penentuan. Tiga juri menguji kemampuan, wawasan, karakter, komunikasi, dan potensi kepemimpinan para finalis dalam penjurian Grand Final Duta FITK 2026 yang berlangsung di Hall Lantai 5 Gedung Ir. Soekarno, Kamis (6/8/2026).

Penjurian menjadi salah satu tahapan penting untuk menentukan mahasiswa yang dinilai paling siap menjadi representasi Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan (FITK) UIN Maulana Malik Ibrahim Malang.

Tidak hanya mengukur kemampuan finalis dalam tampil di hadapan publik, proses penilaian diarahkan untuk melihat kapasitas mereka sebagai komunikator sekaligus figur yang mampu membawa nilai dan citra positif fakultas.

Tiga juri yang terlibat dalam penjurian tersebut yakni Faridatun Nikmah, M.Pd., Alitha Natriezia Rachmayanti Putri, S.E., dan Dandy Krisna Megantara. Kehadiran juri dengan latar belakang yang beragam diharapkan memberikan perspektif penilaian terhadap kemampuan setiap finalis secara lebih komprehensif.

Dalam proses tersebut, para finalis dituntut menunjukkan kemampuan komunikasi, keluasan wawasan, kepercayaan diri, karakter, serta kemampuan menyampaikan gagasan. Aspek-aspek tersebut menjadi bagian penting karena Duta FITK nantinya tidak hanya membawa gelar, tetapi juga menjalankan fungsi representasi fakultas.

Posisi Duta FITK memiliki tanggung jawab untuk menjadi penghubung komunikasi antara mahasiswa dan fakultas. Figur yang terpilih diharapkan mampu menyampaikan informasi mengenai berbagai kegiatan, potensi, maupun prestasi FITK kepada lingkungan kampus dan masyarakat secara positif.

Karena itu, kemampuan berbicara di atas panggung bukan menjadi satu-satunya ukuran. Finalis juga perlu menunjukkan kematangan personal, integritas, kemampuan berkomunikasi, serta kesiapan untuk terlibat dalam berbagai kegiatan dan membawa pesan positif fakultas.

Proses penjurian sekaligus menjadi ruang bagi para finalis untuk menunjukkan gagasan dan karakter masing-masing. Kompetisi tersebut diharapkan tidak hanya menghasilkan mahasiswa dengan kemampuan tampil yang baik, tetapi juga figur yang memiliki kapasitas untuk menjadi inspirasi bagi mahasiswa lainnya.

Duta FITK 2026 nantinya diharapkan dapat berperan dalam memperkenalkan potensi dan prestasi fakultas, membangun komunikasi yang lebih dekat dengan mahasiswa, serta ikut mendorong keterlibatan mahasiswa dalam berbagai aktivitas akademik maupun nonakademik.

Dengan demikian, penjurian Grand Final Duta FITK 2026 menjadi bagian dari proses memilih figur yang memiliki perpaduan antara kompetensi, karakter, wawasan, komunikasi, dan kepemimpinan.

Bagi FITK UIN Maulana Malik Ibrahim Malang, kehadiran Duta FITK diharapkan tidak berhenti pada simbol representasi. Mahasiswa terpilih diharapkan mampu menerjemahkan perannya melalui komunikasi, kreativitas, dan kontribusi nyata dalam membawa nama baik fakultas di lingkungan kampus maupun di ruang publik.

Komentar
komentar yang tampil sepenuhnya tanggung jawab komentator seperti yang diatur UU ITE
  • Tiga Juri Uji Kompetensi Finalis Duta FITK 2026, Seleksi Figur Representatif Fakultas

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Apa yang Anda pikirkan?