Banner Iklan

Putri Pejuang Mas TRIP Sri Untari Kenang Pendidikan Gratis Anak Veteran

Anis Hidayatie
01 Agustus 2026 • 17.39 WIB

 

Putri pejuang Mas TRIP Sri Untari foto bersama Gubernur dan para pejabat di Taman Makam Pahlawan  Mas TRIP Malang.

MALANG | JATIMSATUNEWS.COM: Kamis syahdu di area Taman Makam Pahlawan Mas TRIP Malang. Mnjadi ajang refleksi  bagi putri pejuang Tentara Republik Indonesia Pelajar (TRIP) sekaligus tokoh masyarakat Jawa Timur, Dr. Sri Untari Bisowarno, M.AP.. Khidmat penghormatan dan tabur bunga kepada para pahlawan memantik Sri Untari membagikan kisah pribadi yang menggambarkan besarnya penghargaan negara terhadap keluarga pejuang pada masa lalu.

Putri pejuang Mas TRIP itu mengenang bahwa sejak duduk di bangku Sekolah Menengah Pertama (SMP) hingga Sekolah Menengah Atas (SMA), dirinya tidak pernah membayar Sumbangan Pembinaan Pendidikan (SPP) maupun biaya pendidikan lainnya.

"Waktu itu saya belum mengerti kenapa tidak pernah ditagih SPP. Ternyata ibu saya mendaftarkan saya ke sekolah sebagai anak pejuang, sehingga digratiskan penuh dari SMP sampai SMA," kenang Sri Untari usai mengikuti ziarah di Makam Pahlawan Mas TRIP 30 Juli 2026.

Menurut Ketua Umum Koperasi Setia Budi Wanita (SBW) Jawa Timur itu pada awalnya ia sempat merasa malu karena memperoleh perlakuan khusus dibandingkan siswa lainnya. Namun, seiring bertambahnya usia, ia memahami bahwa kebijakan tersebut merupakan bentuk penghargaan negara atas pengorbanan para pejuang yang mempertaruhkan jiwa dan raga demi kemerdekaan Indonesia.

Sri Untari menilai, penghormatan terhadap veteran dan pejuang kemerdekaan pada masa lalu benar-benar diwujudkan dalam kebijakan yang dirasakan langsung oleh keluarga mereka. Pendidikan gratis bagi anak-anak pejuang menjadi simbol kuat rasa terima kasih bangsa kepada para pahlawan.

"Zaman dulu penghargaan kepada para pahlawan itu terasa betul sampai ke anak-anaknya, ada budi pekertinya. Kalau sekarang, jangankan anak, cucunya pahlawan pun sering kali kurang mendapat perhatian," ujarnya.

Ia berharap nilai-nilai penghormatan terhadap jasa para pejuang dapat kembali ditumbuhkan di tengah masyarakat. Menurutnya, perjuangan tidak boleh berhenti hanya pada seremoni peringatan, tetapi harus diwujudkan dalam kepedulian terhadap sejarah serta penghargaan kepada keluarga pejuang.

Melalui kegiatan ziarah dan tabur bunga tersebut, Sri Untari juga mengajak seluruh anak cucu pejuang Mas TRIP untuk terus mengobarkan semangat perjuangan dengan menghidupkan doktrin "Perjuangan Kuteruskan Sampai Akhir Zaman" sebagai bentuk komitmen menjaga keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).

Ziarah dan tabur bunga tahunan di Makam Pahlawan Mas TRIP tahun ini berlangsung istimewa dengan kehadiran Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa, bersama jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Jawa Timur.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut Komandan Korem 083/Baladhika Jaya Kolonel Inf Wahyu Ramadhanus, Komandan Lanal Malang Kolonel Laut (P) Agus Haryanto, Kepala Bakorwil III Malang Asep Kusdinar, Kepala Dinas Sosial Provinsi Jawa Timur Restu Novi Widiani, serta Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Bakesbangpol) Jawa Timur Eddy Supriyanto.

Rombongan disambut langsung Ketua Umum PP Mas TRIP, Destri, bersama sekitar 500 hingga 750 anggota keluarga besar TRIP dari berbagai daerah, mulai Surabaya, Jakarta, hingga sejumlah wilayah di Jawa Timur.

Prosesi diawali dengan menyanyikan lagu-lagu perjuangan, penghormatan kepada arwah para pahlawan, pelaksanaan upacara, hingga tabur bunga di pusara para pejuang muda.

Suasana semakin emosional ketika panitia menampilkan replika kilas balik Pertempuran Jalan Salak pada tahun 1947 atau yang kini dikenal sebagai Jalan Mas TRIP. Rekonstruksi tersebut menggambarkan heroisme 35 pejuang pelajar yang gugur saat mempertahankan kemerdekaan Indonesia dari agresi militer Belanda.

Dalam sambutannya, Gubernur Khofifah menegaskan pentingnya menjaga ingatan sejarah bangsa serta meneladani nilai pengorbanan para pejuang sebagai fondasi membangun Indonesia yang kuat.

Sementara itu, Ketua Umum PP Mas TRIP, Destri, menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Provinsi Jawa Timur dan Forkopimda atas perhatian yang diberikan kepada keluarga besar Mas TRIP. Ia juga mengucapkan terima kasih kepada seluruh keluarga besar TRIP se-Indonesia yang telah berpartisipasi dalam rangkaian kegiatan sarasehan, temu kangen, ziarah, hingga napak tilas perjuangan.

Menurut Destri, seluruh rangkaian kegiatan tersebut bukan sekadar agenda tahunan, tetapi menjadi ikhtiar bersama untuk memastikan semangat patriotisme para pejuang pelajar tetap hidup dan diwariskan kepada generasi penerus bangsa. Ans


Komentar
komentar yang tampil sepenuhnya tanggung jawab komentator seperti yang diatur UU ITE
  • Putri Pejuang Mas TRIP Sri Untari Kenang Pendidikan Gratis Anak Veteran

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Apa yang Anda pikirkan?