Banner Iklan

Penutupan Dentistry Charity XVII, Ratusan Calon Dokter dan dokter FKG UNAIR Pemit Warga Sidogiri Pasuruan

Anis Hidayatie
10 Agustus 2026 • 07.57 WIB

 


Penutupan Dentistry Charity XVII, Ratusan Calon Dokter dan dokter FKG UNAIR di Sidogiri 

PASURUAN | JATIMSATUNEWS.COM: Kepedulian terhadap kesehatan gigi dan mulut sekaligus kondisi sosial masyarakat diwujudkan Fakultas Kedokteran Gigi (FKG) Universitas Airlangga (UNAIR) melalui Dentistry Charity XVII di Desa Sidogiri, Kecamatan Kraton, Kabupaten Pasuruan.

Kegiatan tahunan tersebut berlangsung selama empat hari, 6–9 Agustus 2026, dengan melibatkan sekitar 120 mahasiswa dan 55 dokter. Berbagai kegiatan digelar, mulai penyuluhan kesehatan gigi dan mulut, pemeriksaan serta pengobatan gigi gratis, hingga pembagian sembako dan dental kit kepada masyarakat yang membutuhkan.

Rangkaian kegiatan ditutup dengan acara penutupan yang dihadiri jajaran FKG UNAIR, pemerintah kecamatan dan desa, unsur TNI-Polri, tenaga pendidikan, serta tokoh masyarakat Desa Sidogiri.

Ketua Humas Dentistry Charity XVII, Jesslyn, mengatakan kegiatan sosial tersebut tidak hanya berfokus pada pelayanan kesehatan gigi dan mulut, tetapi juga berupaya memberikan manfaat langsung bagi masyarakat melalui bantuan sosial.

“Kita memberikan sembako 400 pcs, sudah dilaksanakan waktu pengobatan gratis Sabtu (8/8/2026) senilai Rp36.800.000 diserahkan saat penutupan kepada Kades Sidogiri,” ujar Jesslyn.

Menurutnya, bantuan tersebut merupakan bagian dari kepedulian civitas akademika FKG UNAIR terhadap masyarakat di lokasi kegiatan. Bantuan diharapkan dapat memberikan manfaat sekaligus memperkuat hubungan antara mahasiswa, tenaga medis dan masyarakat.

Dentistry Charity XVII menjadi salah satu agenda tahunan FKG UNAIR yang menggabungkan kegiatan pendidikan, pelayanan kesehatan dan pengabdian kepada masyarakat.

Sebanyak 88 mahasiswa turut terlibat dalam rangkaian kegiatan bersama 55 dokter. Para mahasiswa mendapatkan pengalaman langsung dalam memberikan edukasi dan pelayanan kepada masyarakat, sementara warga memperoleh akses pemeriksaan kesehatan gigi dan mulut secara gratis.

Selain pemeriksaan, masyarakat juga mendapatkan edukasi mengenai pentingnya menjaga kebersihan dan kesehatan gigi serta mulut. Kegiatan tersebut diharapkan mampu meningkatkan kesadaran masyarakat untuk melakukan perawatan gigi secara rutin.

Pelayanan kegiatan berada di bawah tanggung jawab Dokter Penanggung Jawab Pelayanan (DPJP), yakni Imam Safari Azhar, drg., M.Kes., Sp.Pros (K), CPDI; Nastiti Faradilla Ramadhani, drg., M.Kes., Sp.RKG; dan Oki Fadhila, drg., M.Kes.

Prosesi penutupan Dentistry Charity XVII berlangsung dengan rangkaian acara yang dimulai dari persiapan dan registrasi tamu, pembukaan, doa, sambutan Ketua Panitia, sambutan Ketua BEM FKG UNAIR, serta sambutan pimpinan FKG UNAIR.

Acara juga diisi sambutan perwakilan pemerintah kecamatan, penyerahan donasi secara simbolis, penyerahan plakat, laporan kegiatan, pemutaran after movie, doa penutup dan foto bersama.

Hadir dalam kegiatan tersebut Dekan FKG UNAIR Prof. Dr. Muhammad Luthfi, drg., M.Kes., Sekretaris Kecamatan Kraton H. Muhammad Syafi’i, Ps. Kasidokkes Polres Pasuruan Kota Aiptu Azharufdin AMK, SH, Wakil Komandan Koramil Serma Laode Mansyur, Babinsa Sidogiri Serda Saliman, serta Kepala Desa Sidogiri Ali Makki.

Selain itu, turut hadir Kepala SDN Sidogiri Endang Purwaningsih, S.Pd., M.Pd., Kepala SDN Ngempit Sri Astutik, S.Pd., Ketua Tim Penggerak PKK Desa Sidogiri Dewi Rodiyah, dan perwakilan Dinas Pendidikan Kabupaten Pasuruan Erwan Puryono.

Sementara dari unsur mahasiswa, kegiatan tersebut dipimpin Ketua BEM FKG UNAIR Hugo Rheino Razanria dan Ketua Panitia Almutashim Billah.

Dentistry Charity XVII menjadi gambaran bahwa pengabdian mahasiswa kedokteran gigi tidak berhenti di lingkungan kampus. Melalui kegiatan tersebut, mahasiswa bersama para dokter turun langsung ke tengah masyarakat untuk memberikan edukasi, pelayanan dan bantuan sosial.

" Terimakasih, kehadiran tim FKG UNAIR di Desa Sidogiri juga menjadi kesempatan untuk membangun kesadaran masyarakat bahwa kesehatan gigi dan mulut merupakan bagian penting dari kesehatan secara keseluruhan," ujar Kades Sidogiri Ali Makki.

Dengan berakhirnya rangkaian Dentistry Charity XVII, diharapkan manfaat kegiatan tidak berhenti setelah pelayanan selesai. Edukasi yang diberikan kepada masyarakat diharapkan dapat diterapkan secara berkelanjutan, khususnya dalam menjaga kebersihan gigi dan mulut serta membiasakan pemeriksaan gigi secara berkala.

Dentistry Charity XVII sekaligus menunjukkan bahwa kolaborasi antara perguruan tinggi, tenaga kesehatan, pemerintah desa dan masyarakat dapat menjadi kekuatan dalam menghadirkan pelayanan kesehatan yang lebih dekat dan mudah diakses warga.


Komentar
komentar yang tampil sepenuhnya tanggung jawab komentator seperti yang diatur UU ITE
  • Penutupan Dentistry Charity XVII, Ratusan Calon Dokter dan dokter FKG UNAIR Pemit Warga Sidogiri Pasuruan

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Apa yang Anda pikirkan?