Banner Iklan

Pekan Pengabdian PGMI UIN Malang Latih Guru SDN Sisir 4 Kota Batu Susun Modul Ajar Berbasis AI

M. Kholilur Rohman
11 Agustus 2026 • 20.02 WIB


Foto: Dokumentasi bersama 

MALANG | JATIMSATUNEWS.COM: Pemanfaatan teknologi kecerdasan buatan (Artificial Intelligence/AI) mulai masuk ke ruang pembelajaran sekolah dasar. Program Studi Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah (PGMI), Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan (FITK) UIN Maulana Malik Ibrahim Malang, menghadirkan pelatihan penyusunan modul ajar berbasis Computational Thinking (CT) dan AI bagi guru SDN Sisir 4 Kota Batu.

Kegiatan tersebut menjadi bagian dari Pekan Pengabdian PGMI yang mempertemukan dosen, mahasiswa, dan guru sekolah dalam pengembangan pembelajaran yang lebih adaptif terhadap perkembangan teknologi pendidikan.

Dalam pelatihan, tim dosen PGMI mendampingi para guru menyusun modul ajar dengan mengintegrasikan prinsip Computational Thinking dan pemanfaatan AI. Guru dikenalkan pada cara merancang alur pembelajaran, menyusun aktivitas berbasis pemecahan masalah, hingga menggunakan teknologi AI sebagai alat bantu dalam mengembangkan perangkat pembelajaran.

Pelatihan tidak hanya berlangsung dalam bentuk penyampaian materi. Para guru juga mencoba secara langsung sejumlah aplikasi AI yang dapat dimanfaatkan dalam proses penyusunan modul ajar.

Antusiasme peserta terlihat sepanjang kegiatan. Guru SDN Sisir 4 aktif berdiskusi dan mencoba berbagai fitur teknologi yang diperkenalkan. Bagi para pendidik, kemampuan memahami dan memanfaatkan teknologi menjadi semakin penting seiring perubahan kebutuhan pembelajaran dan karakter peserta didik.

Integrasi Computational Thinking dalam pembelajaran juga diarahkan untuk membiasakan siswa menghadapi persoalan secara sistematis. Sementara pemanfaatan AI dapat membantu guru mengembangkan bahan dan aktivitas pembelajaran secara lebih variatif, selama digunakan secara tepat dan tetap berada dalam kendali pendidik.

Pekan Pengabdian PGMI tidak hanya menyasar peningkatan kompetensi guru. Mahasiswa PGMI FITK UIN Malang juga diterjunkan langsung ke kelas untuk mendampingi dan mengajar peserta didik.

Keterlibatan mahasiswa tersebut memberikan ruang bagi mereka untuk menerapkan pengetahuan yang diperoleh selama perkuliahan dalam situasi pembelajaran yang nyata. Mereka berinteraksi langsung dengan siswa, merancang aktivitas pembelajaran, mengelola kelas, sekaligus menghadapi beragam karakter dan kebutuhan belajar peserta didik.

Pengalaman tersebut menjadi bagian dari proses pembentukan kompetensi calon guru. Mahasiswa tidak hanya belajar mengenai teori pembelajaran, tetapi juga memperoleh pengalaman dalam mengambil keputusan dan menyelesaikan persoalan yang muncul selama proses belajar mengajar.

Ketua tim pengabdian menyampaikan bahwa keterlibatan mahasiswa dalam Pekan Pengabdian PGMI merupakan bagian dari penerapan pembelajaran berbasis pengalaman (experiential learning). Melalui keterlibatan langsung di sekolah, mahasiswa memperoleh kesempatan mengembangkan keterampilan mengajar sekaligus memahami persoalan pendidikan dasar dari dekat.

Kolaborasi dosen, mahasiswa, dan guru dalam kegiatan tersebut mempertemukan tiga ruang pembelajaran sekaligus. Dosen membawa kapasitas akademik dan pengalaman, guru menghadirkan pengalaman praktis di sekolah, sedangkan mahasiswa memperoleh kesempatan belajar melalui pengalaman langsung.

Bagi SDN Sisir 4 Kota Batu, pelatihan tersebut menjadi ruang penguatan kompetensi guru dalam menghadapi perkembangan teknologi pendidikan. Sementara bagi mahasiswa PGMI, kegiatan memberikan pengalaman lapangan yang relevan dengan kesiapan mereka memasuki profesi keguruan.

Pekan Pengabdian PGMI FITK UIN Maulana Malik Ibrahim Malang diharapkan tidak berhenti pada pelatihan satu kali. Kolaborasi dengan sekolah mitra dapat dikembangkan melalui pendampingan dan berbagai kegiatan lain untuk memperkuat pembelajaran yang inovatif, berbasis teknologi, namun tetap menempatkan guru sebagai pengarah utama proses pendidikan.

Dari ruang kelas SDN Sisir 4 Kota Batu, pemanfaatan AI menjadi bagian dari proses belajar yang mempertemukan inovasi teknologi dengan pengalaman pedagogis. Pada saat yang sama, mahasiswa PGMI mendapat kesempatan menguji kompetensi keguruan secara langsung sebelum kelak terjun ke dunia pendidikan.

Komentar
komentar yang tampil sepenuhnya tanggung jawab komentator seperti yang diatur UU ITE
  • Pekan Pengabdian PGMI UIN Malang Latih Guru SDN Sisir 4 Kota Batu Susun Modul Ajar Berbasis AI

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Apa yang Anda pikirkan?