![]() |
Mahasiswa menunjukkan cara kerja AgriFlow kepada petani. Sesi demo penggunaan dan pengaturan laju aliran pupuk. |
JOMBANG | JATIMSATUNEWS.COM : Mahasiswa Kelompok Kuliah Kerja Nyata (KKN) 46 Universitas Pembangunan Nasional (UPN) "Veteran" Jawa Timur menyerahkan Teknologi Tepat Guna (TTG) bernama AgriFlow (Agricultural Fertilizer Flow System) kepada petani Dusun Mancilan, Desa Ngoro, pada Rabu (5/8/2026). Penyerahan ini merupakan bagian dari rangkaian program pengabdian masyarakat yang dijalankan kelompok selama masa KKN di desa tersebut.
AgriFlow dikembangkan untuk mempermudah penyaluran pupuk padat ke tanaman dengan mekanisme lebih terkontrol dan efisien daripada metode manual yang selama ini digunakan. Dengan desain sederhana tetapi fungsional, alat ini diharapkan memangkas waktu kerja, mengurangi kebutuhan tenaga, dan meningkatkan ketepatan pemupukan sehingga nutrisi tanaman lebih merata.
Serah terima AgriFlow di persawahan Dusun Mancilan. Perwakilan KKN 46 menyerahkan unit AgriFlow kepada perwakilan petani.
Penyerahan dilakukan secara simbolis oleh perwakilan KKN 46 kepada enam petani penerima yang hadir di lokasi persawahan. Selain penyerahan, tim mahasiswa mengadakan demonstrasi penggunaan, pelatihan pemeliharaan dasar, dan sesi tanya jawab untuk memastikan petani dapat langsung mengimplementasikannya. Materi pelatihan mencakup pengaturan laju aliran pupuk, teknik pemasangan pada alat penyebar, dan tips perawatan agar alat tahan lama.
Koordinator KKN menjelaskan bahwa inisiatif pembuatan AgriFlow lahir dari observasi lapangan terhadap kendala distribusi pupuk yang menyita waktu dan tenaga petani Dusun Mancilan. “Kami mendesain AgriFlow dengan prinsip sederhana, terjangkau, dan mudah dirawat agar bisa langsung diadopsi tanpa memerlukan keterampilan teknis tinggi,” ujarnya. Ia menambahkan bahwa program ini juga memberi kesempatan bagi mahasiswa menerapkan keilmuan teknik dan pertanian dalam konteks nyata.
Para petani penerima menyambut baik bantuan tersebut. Mereka berharap AgriFlow dapat meringankan beban kerja selama musim tanam dan berpotensi meningkatkan efisiensi pemupukan serta hasil panen. Untuk menjamin keberlanjutan, tim KKN berencana melakukan pemantauan berkala, mengumpulkan umpan balik pengguna, dan menyempurnakan desain bila diperlukan. Rencana replikasi ke dusun lain juga sedang dipertimbangkan.
Kehadiran AgriFlow di Dusun Mancilan menjadi contoh nyata
kolaborasi antara perguruan tinggi dan masyarakat untuk menghadirkan inovasi
tepat guna yang relevan dengan kebutuhan lokal. Program semacam ini diharapkan
mendorong adopsi teknologi sederhana di sektor pertanian, meningkatkan
kesejahteraan petani, dan memperkuat peran pengabdian masyarakat sebagai
jembatan transfer ilmu pengetahuan.
Penulis : Mahasiswa
KKN Kelompok 46 UPN “Veteran” Jawa Timur




Tidak ada komentar:
Posting Komentar
Apa yang Anda pikirkan?